Posts

alshifacharity.com | Dimulai sejak hari Minggu (25/10) Warga Patrol beserta unsur perangkat RT/RW, Instansi sekitar, Warga As-Syifa melaksanakan kegiatan kerja bakti berupa perbaikan dan Pengecoran jalan umum yang sudah berlubang dan rusak.
Jalan umum yang terhitung utama ini menghubungkan warga menuju jalan raya sudah sejak lama kondisinya berlubang, rusak dan unsur tanahnya terus menipis karena tergerus air hujan. Masyarakat sendiri dengan antusias dan bergotong royong melaksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat.


Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam hal ini mengeluarkan CSR membantu dalam proses perbaikan dan pengecoran jalan umum yang direncanakan akan berjalan selama 1 minggu kedepan. Mudah-mudahan dengan perbaikan jalan yang dilakukan ini, nantinya memudahkan warga dalam menjalankan aktifitas dan kesehariannya. [Humas-Assyifa

by : Abdullah Muadz
Bumi langit dan semua isi yang terkandung didalamnya termasuk diri kita adalah milik Allah SWT milik Allah, ayatnya begitu banyak silahkan buka Al-Qur’an lagi…

Manusia bukan pemilik, lahir ke dunia tanpa selembar benangpun, mati juga hanya membawa kain kafan. Tidak sepantasnya punya obsesi untuk memiliki sesuatu. Kebahagiaan dan kenikmatan tidak harus dengan jalan memiliki.

Yang paling menikmati rumah megah dan mewah mungkin para pembantunya..
Yang paling manikmati villa-vila mewah mungkin para penjaganya, ,
Yang paling menikmati gonta ganti mobil mungkin para da’i atau penceramah dengan jemputan panitianya. Jadi ketika kita bisa menikmati sesuatu tidak harus berfikir memiliki..

Berbagai kasus konflik dari yang kecil misalnya rebutan waris, sampai yang paling besar perang antar negara, sebagian besar sebabnya adalah soal kepemilikan..
Rusaknya persaudaraan, ributnya organisasi, pecahnya kongsi dagang, sebagian besar adalah karna soal kepemilikan, ,

Sebaliknya kebahagiaan banyak didapatkan sebagian besar oleh orang yang tidak memiliki apa apa.. lihat fakta sejarah. Kematian tragis dan mengenaskan atau kisah-kisah tragis sebagian besar adalah orang yang banyak memiliki apa apa.

Konflik pertama yang menjadi tragedi manusia angkatan pertama anak-anak Nabi Adam adalah soal kepemilikan. Penyakit hasad bisa menghanguskan semua amal kita, berasal dari paradigma yang salah soal kepemilikan.

Akankah kita lari dari fakta-fakta tersebut ? disisi lain ada manusia yang rela diatur oleh ideologi sosialis yang meniadakan sebagian besar hak kepemilikan. Ideologi sosialis memang bertentangan dengan islam karena menutup fitrah manusia yang ingin memiliki, tetapi itu adalah sebuah fakta pilihan untuk menekan kesenjangan, dengan cara diluar Islam. Terbukti dapat mengatasi kesenjangan dan meredam konflik masyarakatnya

Islam tidak membatasi hak kepemilikan, kecuali yang memang sudah dibatasi Allah SWT melalui kitab suciNya, karena itu adalah fitrah manusia ingin memiliki, sepanjang cara pendapatkannya, cara pengeluarannya, dan bagian-bagian kewajiban terhadap hartanya dipenuhi..

Tetapi Islam juga tidak menutup orang yang ingin mengambil jalan hidup sederhana seperti Rasulullaah membiarkan gaya hidup Abu Zar al-Ghifari. Sementara itu Rasulullaah sendiri sebagai kepala negara sampai akhir hayatnya mengambil jalan hidup sederhana. Padahal Beliau pernah menjadi pedagang sukses yang kaya raya, terbukti dengan emas kawin yang diberikan kepada Khodijah yang luarr biasa..

Tetapi setelah diutus menjadi rasul dan sekaigus menjadi publik figur, Beliau mencontohkan gaya hidup sederhana. Sebagai kepala negara beliau sering kelaparan, sering ganjal perut dengan batu pakai ikat pinggang, pernah solat rakaat berikutnya gak kuat berdiri karena menahan lapar, pernah puasa sunnah niatnya baru siang karena tidak makanan siang, , dll

Seorang Umar bin khottob mantan preman, harusnya tegar, tetapi bisa nangis tersedu ketika masuk kedalam rumah Rasulullah, kepala negara yang tidak punya apa-apa kecuali baju perang dan tiker dari pelepah kurma,

Rasulullah meninggal sebagai kepala negara tidak banyak mewariskan harta benda kepada anak anaknya. Sekedar memenuhi permintaan anaknya Fathimah untuk memiliki pembantu, untuk menumbuk tepung gandum, karena tangannya lecet, Beliaupun menolak.
Kita akan mendapat deretan cerita panjang orang-orang yang mencari kebahagiaan dengan jalan mengambil cara hidup sederhana. Masihkah kita ragu ?

Semakin banyak yang kita miliki, semakin banyak beban fikiran yang harus kita tanggung, baik untuk menjaga, melindungi, melengkapi, merawat, memelihara, menggunakan, membelanjakan, mangatur, memanfaatkan, membagi, mewariskan, mempertanggung jawabkan, dan segudang beban lainnya…

Kebahagiaan, kesedihan, itu ada dihati, semantara panca indra dan akal fikiran yang akan terus memberi masukan-masukan kepada hati untuk bisa mengolah sebagai bahan pertimbangan. Jika bahan masukannya lebih banyak beban-beban fikiran serta rangsangan Indra yang berhadapan dengan serba materi, maka bisa dipastikan hati akan tidak kuat mengolah untuk mencari rumus kebahagiaan yang sejati. Kareana semua akan menuntut, tanpa ada ujungnya…

Begitu mata melihat baju, maka fikiran yang berkembang memenuhi tuntutan baju mulai dari Mesin cuci, ember, sikat, gayung, keran, selang, mesin pompa air, sabun cuci, cairan pewangi, jemuran, jepitan, hanger, keranjang, sterika, meja sterika, lemari pakaian, kamper, jarum, benang, mesin jahit, motor pengerak mesin, listri dan seterusnya…. tanpa akhir, tanpa ujung, terus menuntut…

Jadi dimana letaknya kebahagiaan.. itu.???

Kesuksesan abadi adalah kesuksesan dunia dan akhirat. Barang siapa buta hatinya di dunia niscaya akan lebih buta di akhirat. Untuk itu, membangun diri harus dimulai dengan kesuksesan dunia. Desain sukses harus dimulai dengan …

1.       Kita dengan diri kita.

Yaitu dengan mengembangkan potensi spiritual, Emisonal, Intelektual, Fisik dan menguasaai Teknologi terapan pada berbagai bidang yang kita butuhkan. Kata kunci sukses pada wilayah ini adalah integritas, dan pada puncak sukses posisi kita pada wilayah ini berupa karakter Shalih.

Kata kunci : Spiritual, Emosional, Intelektual, Fisik, Integritas, Shalih.

2.       Kita dengan orang lain

Yaitu Bagaimana kemampuan kita dalam melakukan komunikasi untuk menyampaikan ide dan mempengaruhi mereka, Kenyamanan dan kesuksesan dengan orang lain dimulai dengan dari keluarga dan masyarakat sosial kita. Setelah lingkungan prima kita sukses, maka kita membangun tim  hingga memperoleh kesuksesan. Sukses tanpa proses regenerasi dan dakwah, maka akan berusia pendek.

Untuk sukses jangka panjang, maka kita memerlukan proses pembinaan sumber daya manusia, regenerasi, learning dan menyiapkan insfratruktur pendidikan yang kuat. Kata kunci kesuksesan pada wilayah ini  adalah bekerja dengan sinergi. Hidup ini harus sinergi dan menghasilkan sesuatu yang positif, dan puncak sukses posisi kita adalah sebagai pemimpin.

Kata kunci : Komunikasi, keluarga-Sosial, Tim, Regenerasi, Sinergi, Kepemimpinan.

3.       Kita dengan lembaga

Yaitu bagaimana kemampuan kita dalam bekerja dilembaga kita. Kita harus mampu mengelola system organisasi dan manajemen kelembagaan kita, yaitu arah dan strategis transformasi organisasi. Desain arah dan strategi akan berjalan jika kita memiliki sumber daya, sehingga kemampuan menyiapkan dan mengelola sumber daya yang kita butuhkan menjadi sangat vital. Dengan sumber daya yang berkualitas, kita melakukan kegiatan produksi yang dapat menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Setelah produk yang berkualitas kita miliki, maka kemampuan pemasaran untuk menjual produk menjadi indicator keberhasilan yang  penting. Inilah puncak nafiun lighairihi dari aspek kelembagaan.

Kata Kunci : Organisasi Sumber Daya, Produksi, Pemasaran, Teknologi, Profesional.

Mengubah kondisi menjadi peluang sukses

Sesungguhnya, bersama kesulitan itu adan kemudahan (QS.alam nasyrah,94:5-6). Kita harus mampu mengubah kondisi dan tantangan menjadi peluang. Kondisi yang diistilahkan dengan Change, Challenge, Complexity, Crowded, Un-Certanty, Conflict, kami beri nama dengan cincin millennium, karena bagaikan atmosfer yang melingkari bumi yang hanya dapat dilewati kecuali dengan kekuatan. Untuk meraih kesuksesan pada wilayah tersebut hingga memperoleh kesuksesan akhir, kita memerlukan mutu dan kekuatan dalam bekerja (QS.Ar-rahman,55:33).

Sukses bukanlah sesuatu yang mudah diperoleh, karena kondisi eksternal organisasi sangat menantang, sehingga diperlukan mutu kerja yang tinggi agar kita dapat meraih peluang yang kita harapkan. Ada kondisi eksternal yang terlihat adalah syaithan, penggoda abadi dan musuh sebenarnya manusia. Dia tidaki terlihat tetapi ada. Sebagaimana keberadaan Allah yang tidak terlihat tetapi ada. Hanya konsep Ihsan yang dapat meraih sukses, itulah kekuatan sipiritual yang menjadi dasar dari segala kekuatan kita.

Jadi, Model TRUSTCO adalah salah satu alternative untuk mendapatkan sukses dalam mengembangkan diri, penerapan tim, dan lembaga. Sebagai Kunci keseluruhan , untuk  mudah mengingat model TRUSTCO, selalu bekerjalan dengan :

·         Kerja Ikhlas ; Spiritual

·         Kerja Mawas ; Emosional

·         Kerja Cerdas ; Intelektual

·         Kerja Keras ; Fisik

·         Kerja Tuntas ; Profesional

Kata Kunci Sukses

True, kebenaran, Spiritual

Untuk mengembangkan manusia kita perlu menguatkan nilai, system nilai dan keyakinan yang kuat dalam dirinya. Landasan keyakinan yang paling kuat dapat digali dari nilai-nilai spiritual. Kerja Ikhlas.

Responsible, Tanggung jawab, Emosional

Banyak orang yang telah mengerti kebenaran, namun kita harus menumbuhkan tanggung jawab untuk membuat seseorang lebih sukses. Tanggung jawab merupakan puncak kesadaran emosi yang  harus dibangun. Hasilnya akan terbentuk pengendalian diri . Kerja Mawas.

Unique, Berbeda, Kreativitas, Intelektual

Kita harus membangun manusia diatas kekuatan intelektual untuk dapat menghasilkan konsep, ide yang baru, unik dan lebih menarik, sesuatu yang lebih efektif, efisien. Kerja Cerdas

Sacrifice, Pengorbanan, Fisik

Ide dan keyakinan belum dihitung sebagai kerja, karena puncak kerja pada amal. Seluruh konsep harus dapat diwujudkan dalam amal nyata.Puncak ilmu adalah amal, sehingga kita hrus beramal dan berkorban untuk mewujudkan cita-cita. Kerja Keras

Technology, Penerapan Ilmu, Teknologi

Kita memerlukan kemampuan penguasaan, penerapan dan pengembangan teknologi dalam berbagai bidang.Teknologi yang paling universal adalah manajemen, karena manusia sebagai Khalifah. Kerja Tuntas

Condition, Kondisi, keadaan lingkungan Sosial

Kondisi lingkungan social manusia penuh dengan tantangan, dinamis, tidak menentu, penuh persaingan, dan tidak dapat dipastikan. Kondisi inilah yang memaksa kita untuk melakukan amal dengan baik dan professional.

Opportunities, Peluang, Sukses Dunia Akhirat.

Untuk dapat mengubah kondisi menjadi peluang sesuai dengan cita –cita atau obsesi kita,maka diperlukan pribadi yang memiliki karakter TRUST di atas. Kita harus bekerja dengan standar mutu untuk meraih sukses

Sumber utama perubahan pribadi dapat berasal dari banyak hal, dua diantara nya adalah penderitaan (Khauf) dan ilmu (Informasi) serta keyakinan mendalam yang dapat menyadarkan seseorang untuk mendambakan sesuatu (Raja’) yaitu rasa takut-Cemas dan rasa harap-Bahagia.

Penderitaan yang berasal dari kekecewaan, kecemasan, kegagalan, kematian, hubungan yang putus dengan keluarga atau temen, sikap percaya yang di langgar, kelemahan pribadi yang disadari, ketawaran hati, kebosanan, ketidakpuasan, kesehatan yang lemah, kecacatan fisik, akibat keputusan yang buruk, kesepian, ketakutan, tekanan leuangan, ketidakamanan pekerjaan, ketidakseimbangan hidup.

Hal-hal tersebut diatas  akan mampu menyebabkan perubahan besar dalam diri seseorang. Umumnya potensi yang luar biasa akan muncul ketika dalam kondisi yang terdesak, semua akan mungkin. Jika kita tidak merasakan penderitaan, jarang kita termotivasi untuk melakukan hal-hal yang besar.

Rasa takut yang mendalam juga dapat mendorong seseorang untuk melakukan pekerjaan, dan kreativitas akan mumcul. Ingatlah Siksa neraka, bayangkan neraka itu ada dan siksa yang sangat pedih atas diri kita. Semuanya akan mampu menggerakan diri kita secara luar biasa.

Rasa harap juga mampu mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Ingatlah, ketika seorang remaja jatuh cinta, maka mereka siap berkorban. Bayangkan sekuat tenaga kita. Bahwa kita berharap bertemu dengan Allah swt di surge, dan relakan diri kita untuk siap berkorban demi memenuhi harapan yang kita nantikan. Semua tergantung kekuatan imajinasi kita, karena itulah nilai-nilai yang ghaib seperti surge dan neraka harus mampu kita hadirkan dengan utuh dalam  keyakinan dan mimpi kita. Miliki kekuatan untuk perubahan.

Mari Ber-Qurban, Mari Bahagiakan sesama, Bersama As Syifa Peduli ” Berbagi Kepedulian Menebar Senyuman”.

Rincian Donasi Tebar Qurban Peduli :

Domba :

Type A                  : Berat (Kg) : 23 – 24 Kg   Harga : Rp. 2.250.000 = Domba Bertanduk

Type Standar     : Berat (Kg) : 25 – 28 Kg   Harga : Rp. 2.425.000 = Domba Bertanduk

Type Premium : Berat (Kg) : 29 – 32 Kg   Harga : Rp. 2.575.000 = Domba Bertanduk

Type Super         : Berat (Kg) : 33 – 35 Kg   Harga : Rp. 3.075.000 = Domba Bertanduk

Type Istimewa : Berat (Kg) : 36 – 38 Kg   Harga : Rp. 3.425.000 = Domba Bertanduk

 

Sapi :

Type A                  : Berat (Kg) : 200 – 250 Kg              Harga : Rp. 15.750.000 = Sapi PO / Cross

Type Standar     : Berat (Kg) : 251 – 300 Kg              Harga : Rp. 17.750.000 = Sapi PO / Cross

Type Premium : Berat (Kg) : 301 – 350 Kg              Harga : Rp. 18.750.000 = Sapi PO / Cross / Bali

Type Super         : Berat (Kg) : 351 – 400 Kg              Harga : Rp. 21.250.000 = Sapi PO / Cross / Bali

Type Istimewa : Berat (Kg) : 401 – 450 Kg              Harga : Rp. 23.250.000 = Sapi PO / Simental / Limousin

 

*) biaya donasi di atas sudah termasuk biaya operasional perawatan, penyembelihan dan pendistribusian

 

Salurkan Donasi Qurban anda melalui Rekening :

  • BSM Kcp. Subang No Rek : 7020373061 a.n As Syifa Peduli
  • BNI Cab. Subang No Rek : 0300169422 a.n As Syifa Peduli

 

Konfirmasi Donasi via SMS ke : 085624703801

Mari kita meriahkan HUT RI yang ke 70 dengan berbagai perlombaan diantaranya:

akan dilaksanakan hari:

Senin, 17 Agustus 2015

Jam : 07.00 – selesai

Tempat : Area Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah

Jenis Perlombaan

1. Translate Brosur As-Syifa  (Arab & Inggris)

2. Futsal

3. Paper Craft

4. Bakiak

5. Seni Bela Diri

6. Panjat Pinang

7. Bola Tangan

8. Masukan Benang ke Jarum

9. Memasukan belut ke botol

10. Cerpen & Puisi

11. Lagu Nasional & Bebas

Dan Menangkan Hadiah menarik

 

Diikuti Oleh Seluruh Guru & Karyawan

Sukseskan HUT RI ke 70 (keluarga Besar As-Syifa Al-Khoeriyyah)

Hari/Tanggal : Rabu, 29 Juli 2015 M / 13 Syawal 1436 H

Waktu              : 08.00 s/d selesai

Tempat            : Halaman SMAIT Putra (Samping Gor)

Tema                : Family Gathering Keluarga Besar Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah “Culinary Festival”

http://alshifacharity.com/

SUBANG – di tahun 2015 ini, Unit Aytam As-Syifa menggulirkan program santunan Yatim secara reguler di tiga desa, yakni Tambakmekar, Tambakan, dan Kumpay. Untuk launching perdana program tersebut, pada hari Ahad (19/04), sebanyak 35 anak Yatim Se-Desa Tambakan mendapatkan santunan. Selain mendapat santunan, mereka juga mendapatkan materi keislaman, games menarik, dan kegiatan outing lainnya. Dalam acara tersebut, masyarakat yang hadir mendapatkan kesempatan memerikan kesehatannya di Posko Layanan Kesehatan Gratis.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama As-Syifa Peduli, Pemerintah Desa Tambakan,Muslimat NU Desa Tambakan, Klinik As-Syifa Medika, dan Radio Elshifa FM. Untuk kegiatan berikutnya, insya Allah akan dilaksanakan di Desa Tambakmekar. Bagi para dermawan yang berminat menjadi donatur kegiatan ini bisa langsung menghubungi Sekretariat As-Syifa Peduli di sambungan telepon 0260-471047, kontak person: Mulyono di 085659679598.