Home Blog Page 78

Keteladanan Nabi Ibrahim – KH. Abdullah Muadz, M. Sc.

0



Idul Adha adalah momentum kecintaan Allah pada hamba-Nya yang terpilih, Ibrahim AS.

Cinta yang Allah hadirkan begitu istimewa, begitu berbeda dengan cinta yang diberikan oleh makhluk. Tentu menjadi kekhususan bagi Nabi Ibrahim as hingga tersematkan baginya julukan “Khalilullah”, yakni kekasih Allah.

Penasaran kisah lengkapnya? Yuk, simak bentuk cinta Allah kepada Nabi Ibrahim dalam link berikut ini :

https://youtu.be/2Az7RDoFKcY

Selamat menyaksikan sahabat, semoga menjadi pengingat bagi diri kita semua. :)

FOLLOW SOSIAL MEDIA ELSHIFA.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU!

Facebook: https://www.facebook.com/elshifa.tv
Instagram: https://www.instagram.com/elshifatv/
Telegram: https://telegram.me/elshifatv
Twitter : https://twitter.com/elshifatv
Official Website: http://elshifa.tv

source

PARLEMEN REMAJA – HANA SAUSAN JUPRIYANTO

0



Andai saya menjadi legislator, apa yang akan saya lakukan dalam menjaga lingkungan hidup?

Tahukah kamu? Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar dengan 2/3 wilayahnya berupa perairan.

Dalam daerah otonomi seluas lebih dari 5 juta ha, 133 ribu diantaranya merupakan “daerah hijau” yang menjadi paru-paru terbesar di dunia.

Ironisnya, zamrud khatulistiwa ini juga tercatat sebagai pencemar sampah global nomor 2 tertinggi setelah China.

Indonesia mampu memproduksi sampah domestik hingga 65 juta ton setiap harinya, dengan 14% diantaranya sampah plastik, dan 9% lainnya berupa sampah kertas.

Yang lebih mengerikannya lagi sekitar 24% dari sampah-sampah tersebut luput dari pengelolaan dan menimbun begitu saja.

Hal Ini tentu memerlukan kebijakan cerdas dari orang-orang berenang seperti pemerintah.

Lantas, andai saya menjadi legislator sosok dibalik kebijakan-kebijakan yang mendasari setiap pembangunan nasional,

Menjadi legislator merupakan suatu amanah besar agar dapat menjadi penyambung lidah bagi ratusan juta manusia dari Sabang hingga Merauke

Meski demikian sehebat apapun saya, masih tetap mustahil untuk dapat menciptakan perubahan seorang diri.

Oleh karena itu Saya bersedia membuka hati dan telinga lebar-lebar untuk setiap aspirasi, salah satunya dengan tiga upaya berikut :

Pertama, berkomitmen pada diri sendiri untuk menyisihkan setidaknya 20 menit dari waktu saya setiap harinya, berbaur dalam forum-forum diskusi di sosial media,

Apa saja sih isu lingkungan yang sedang dipermasalahkan di masyarakat agar dapat segera dievaluasi

Yang kedua, saya sangat memahami kondisi geografis Indonesia yang tidak selalu memungkinkan terjadinya komunikasi langsung antara penduduknya

Oleh karena itu saya bersedia membuka diri bagi siapa saja yang ingin mengirimkan surat baik elektronik maupun Tulis secara personal.

Siapapun berhak menyampaikan aspirasi dengan dilindungi undang-undang kebebasan berpendapat Demi Indonesia yang lebih baik.

Ketiga, melihat potensi besar yang dimiliki anak muda saat ini perlu adanya wadah yang siap menampung karya dari buah pikir mereka, oleh karena itu saya menginginkan adanya peningkatan frekuensi penyelenggaraan lomba-lomba semacam esay, surat, opini dan sebagainya.

Selain efektif dalam meningkatkan minat literasi metode ini juga dapat menambah aspek ide-ide cemerlang anak bangsa melalui karya yang terkumpul.

Terakhir, saya pribadi ingin mengajukan dua macam RUU :

Peratama, RUU pemboikotan air mineral dalam kemasan,

Sebagai gantinya pemerintah akan bertanggung jawab dalam pengadaan kran air layak minum di setiap rumah dan sepanjang jalan umum,

Hal ini selain efektif dalam mengurangi limbah plastik juga dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi seluruh rakyat Indonesia

Dua, RUU program pengawasan “From Future to Nature” guna mengurangi penggunaan kertas harapannya program ini dapat menumbuhkan stigma kertas sebagai barang mewah yang tidak boleh sembarang digunakan

Pada akhirnya tidak ada yang bisa saya lakukan dalam menjaga lingkungan hidup seandainya saya menjadi legislator

Akan tetapi bersama kamu, kita bahkan bisa membalik bumi jika kita sama-sama menginginkan

Sekian,

Saya Hana Sausan Jupriyanto, Dapil IX Jawa Barat dari SMA IT As-Syifa Boarding School Subang, SALAM PERUBAHAN, Semoga kita bisa sama-sama saling menjaga.

YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA ELSHIFA.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU!

Facebook: https://www.facebook.com/elshifa.tv
Instagram: https://www.instagram.com/elshifatv/
Telegram: https://telegram.me/elshifatv
Twitter : https://twitter.com/elshifatv
Official Website: http://elshifa.tv

source

Mati Listrik, Gunakan Lilin Hingga Berujung Kebakaran

0

photo 2019 08 04 22 33 31

Musibah menimpa salah satu pegawai Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Satu unit rumah milik Aldy Kustyandi, bagian Staff IT, di Desa Kumpay, Jalancagak, Subang, ludes terbakar. Beruntung api tak meluas ke rumah tetangga serta tidak ada korban jiwa, hanya orang tua Aldy yang mengalami trauma. Saat ini Aldy beserta keluarga mengungsi di Plat Guest House As-Syifa. Kebakaran terjadi pada Ahad (4/8/2019) malam sekitar pukul 22:27, api diduga berasal dari lilin yang menyala untuk penerangan rumah lantaran terjadi padam aliran listrik, buntut dari gangguan teknis di PLN yang terjadi di Jakarta hingga Jawa Barat.

photo 2019 07 30 08 53 19
Petugas Damkar saat melakukan pemadaman di lokasi tadi malam

Peristiwa kebakaran terjadi saat Aldy dan keluarga tengah tertidur dan meninggalkan lilin dalam kondisi menyala diletakkan diatas meja. Saat tersadar, api sudah membesar dan melalap rumahnya. Tidak hanya rumah yang habis, api juga turut menghanguskan dua unit motor, dokumen berharga seperti surat rumah, ijazah dan surat penting lainnya. “Panas pisan sigana nyampe velg motor cuma jadi sakeupeul –red: segumpal tangan” ujar Andry, salah satu pegawai As-Syifa saat menggambarkan kondisi di lokasi kejadian usai membantu proses evakuasi, Senin Pagi (5/8/2019).

photo 2019 08 05 08 42 08
Pak Aldy (berbaju hijau) dibantu sejumlah pegawai As-Syifa saat evakuasi puing-puing bangunan yang terbakar

Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah bersama Ketua II Bid. Dakwah dan Sosial, Sekretaris dan Bendahara, beserta rombongan beberapa kepala bagian kesekretariatan dan pegawai As-Syifa lainnya pun turut bergotong royong membantu proses evakuasi. Semoga Pak Aldy dan keluarga senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan, dimudahkan dalam urusannya serta diganti dengan yang lebih baik. Aamiin.

Khoirunnaas anfauhum linnaas. Mari bantu bangun kembali rumah Pak Aldy, klik: http://bit.ly/BantuPakAldy

photo 2019 08 05 08 42 09 photo 2019 08 05 08 42 04 2 photo 2019 08 05 08 42 03

Guru Besar Kemenag RI: Hafidz & Hafidzah itu Istimewa

0

IMG 9306

Subang – Sebanyak 76 Mahasantri mengikuti Wisuda XI Lembaga Tahfizh dan Ilmu Al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa Tahun 2109 yang digelar di Gelanggang Olahraga As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (27/07/2019).

Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, KH. Abdullah Muadz dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Wisudawan/ti atas pencapaiannya selama masa belajar di LTIQ dan apresiasinya kepada Orangtua/ Wali mahasantri yang telah mempercayakan pendidikan putra/putrinya di LTIQ As-Syifa.

“Teruslah muroja’ah, jangan putus belajar dan asah terus kemampuan, pakai Alqur’an dalam keseharian sehingga setelah ini Mahasantri bisa menjadi Problem Solver dalam pesatnya perkembangan zaman yang demi waktu akan semakin banyak tantangan serta permasalahan”, Ujar beliau dalam lanjutan sambutannya.

Sambutan kedua disampaikan oleh H. Deden Ahmad Nasrullah, Lc, selaku Kepala Bagian Pondok Pesantren di Kementrian Agama Kabupaten Subang. Dalam sambutannya H. Deden Ahmad Nasrulloh menyampaikan bahwa salah satu program dari Kemenag adalah “SADESA” dimana harapannya di Kabupaten Subang setiap satu desa minimal mencetak satu orang penghafal Al-Quran.

Sambutan lainnya disampaikan oleh H. Nana Mulyana selaku Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Subang mewakili Bupati Subang. Nana Mulyana menyampaikan bahwa pemerintah Subang telah menerbitkan salah satu kebijakan melalui Peraturan Bupati (PERBUP) tentang “Subang Mengaji” dimana harapannya setiap jam 6 sore sampai jam 8 malam di masyarakat Subang riuh dengan suara-suara lantunan ayat suci Al-Quran. Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Subang telah menerbitkan kebijakan Gerakan Shalat Dzuhur Berjamaah untuk para pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Subang. “Setiap 10 menit sebelum adzan dzuhur berkumandang di kantor pemerintahan Kabupaten Subang akan berbunyi sirene yang menandakan bahwa seluruh pegawai untuk menghentikan segala aktifitasnya dan segera berangkat ke mesjid.” Ujarnya.

IMG 8473

Pada kegiatan wisuda kali ini menghadirkan salah satu Guru Besar di Kementrian Agama Republik Indonesia yaitu Prof. DR. Ahsin Sakho Muhammad, Lc, M.A. Selain guru besar Kemenag RI, beliau juga merupakan Dosen Institut Ilmu Al-Quran Jakarta. Dalam orasinya Prof. DR Ahsin menyampaikan bagaimana mulia dan istimewanya Al-Quran serta istimewanya para penghafal Al-Quran. “Otak seorang penghafal Al-Quran itu akan selalu “hangat” ibarat mesin mobil yang selalu di hangatkan setiap pagi, bagaimana jadinya sebuah mobil yang tidak dihangatkan mesinnya dalam periode tertentu maka akan cepat rusak”, ujarnya.

Kegiatan Wisuda XI ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah KH. Abdullah Muadz, M.Sc, Jajaran Pengurus Yayasan As-Syifa, Perwakilan Pemda Subang, Perwakilan Kemenag Kab. Subang, Kepala Desa Tambakmekar, Ketua MUI Tambakmekar serta tentunya para orang tua/ wali mahasantri Wisudawan/wati.

Kegiatan wisuda di tutup dengan pemberian penghargaan kepada masing-masing 3 orang mahasantri putra dan putri berprestasi, yang dipersembahkan oleh As-Syifa Peduli.

[av_horizontal_gallery ids=’15549,15548,15551,15552,15556,15555,15554,15553′ height=’30’ size=’large’ links=’active’ lightbox_text=” link_dest=” gap=’large’ active=’enlarge’ initial=” control_layout=’av-control-default’ id=” av_uid=’av-q62ihm’]

#Assyifa
#LTIQAssyifa
#GenerasiQuran

SIT Alamy Lakukan Studi Banding Manajemen Dapur ke As-Syifa

0

photo 2019 07 24 13 46 01

Rabu pagi (24/7/2019) Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menerima kunjungan studi banding dari Yayasan Robithoh yang membawahi SDIT & SMPIT Alamy. Rombongan yang hadir diantaranya Ketua Umum Yayasan Robithoh, Ust. Nurul Fatoni, Ketua Bidang Pendidikan Robithoh, Ust. Totong yang didampingi jajaran pengurus dan staff yayasan.

Kunjungan manajemen ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari manajemen dapur dan catering yayasan khususnya dalam penyajian makan bagi murid-murid di As-Syifa. Kehadiran Yayasan Robithoh disambut baik oleh perwakilan pengurus yayasan yakni Kabag. Rumah Tangga, Eny Nurjanah serta Kanit. Dapur, Yeyen Yeni.

photo 2019 07 24 13 45 57 photo 2019 07 24 13 54 08

As-Syifa telah mendapat sejumlah kunjungan studi banding Yayasan dan Sekolah, dengan tujuan manajemen yang sama. Hal ini lantaran As-Syifa dinilai sebagai yayasan yang memiliki efektifitas dan efisiensi dalam hal pelayanan, termasuk layanan menyediaan makan bagi murid dan seluruh warga As-Syifa. Hal ini tentu menjadi dorongan bagi kami pihak yayasan untuk mempertahankan serta senantiasa meningkatkan kualitas di segala aspek.

photo 2019 07 24 13 54 12

Dukung Pembentukan Mukmin yang Sehat Jasmani & Rohani melalui Layanan Kesehatan Gratis

0

photo 2019 07 24 13 35 25

Setelah bakti sosial kesehatan gratis dilaksanakan oleh Klinik As-Syifa di Jalancagak, kini giliran tim klinik Wanareja yang terjun langsung ke tengah masyarakat. Baksos kali ini telah dilaksanakan pagi tadi (Rabu, 24/7/2019) di Balai Musyawarah RW. 02 Dusun Belendung, Desa Belendung, Kecamatan Cibogo, Subang. Seperti tercantum dalam Hadits yang diriwayatkan Ahmad, ath-Thabrani dan ad-Daruqutni, bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”. Nilai inilah yang menjadi salah satu prinsip dasar bagi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam menjalankan roda kelembagaannya. Sebagai salah satu Lembaga yang mengutamakan kiprahnya dalam bidang Dakwah dan Sosial, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk ikut berkontribusi di masyarakat dalam membangun masyarakat yang sehat. Jika jasadiyyahnya sehat, insyaa Allah ruhiyahnya pun sehat dengan menjadikan insan muslim berwawasan, berkarakter mukmin serta bisa bermanfaat bagi ummat.

Kegiatan tersebut ini dihadiri oleh Kepala Dusun Belendung, Agus, mewakili Pemerintahan Desa Belendung. “Alhamdulillah, masyarakat bener-bener terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini, mudah-mudahan bisa berlanjut lagi”. Ungkap Agus.

photo 2019 07 24 13 35 34 photo 2019 07 24 13 35 26

Dari kegiatan ini diharapkan dapat lebih mempererat sialturrahim antara Yayasan dengan masyarakat sekitar, serta tentu keberadaan Klinik As-Syifa tidak hanya dirasakan oleh warga internal kampus As-Syifa, namun lebih luas dan turut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang sehat jasmani dan teguh rohani.