Home Blog Page 104

JELANG PUASA AS SYIFA ADAKAN KEGIATAN TARHIB RAMADHAN 1436 H

0

IMG_2933Suasana halaman asrama As Syifa Boarding School menjadi ramai, saat berlangsungnya kegiatan Tarhib Ramadhan 1436 H, Selasa (16/6/2015). Bersamaan dengan kegiatan tersebut diikuti dengan Tabligh Akbar yang diisi dengan Taushiyah oleh Ustd. Muhammad Rizal (Pele) Wamena, pemenang juara 2 AKSI Indosiar 2013. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut bulan ramadhan, sekaligus sebagai syiar bagi dakwah Islam.

Dalam kegiatan Tabligh Akbar ini selain diisi dengan Taushiyah, juga diisi dengan penampilan seni dan kreatifitas murid As Syifa Boarding School, dan pembagian door prize menarik bagi peserta.

Malam sebelumnya dilaksanakan Pawai Obor yang diikuti oleh seluruh civitas akademika As Syifa Boarding School, serta masyarakat sekitar. Peserta pawai mengenakan kostum bervariasi sesuai dengan kreasi mereka masing-masing, namun tetap syar’i. Pawai obor ini mengambil rute keliling desa di sekitar As Syifa yaitu Desa Tambakmekar dan Desa Tambakan.

Pawai yang kental dengan suasana Ramadhan tersebut juga diisi dengan pembagian Jadwal Imsakiyah Ramadhan, serta diiringii dengan berbagai macam tetabuhan dan nyanyian menyambut Ramadhan.

Acara pawai obor ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Tambakmekar, Bpk Ferry Budianto, S.Pd.I., M.M., yang ikut mendampingi kegiatan keliling desa ini hingga selesai. Tidak lupa juga Ferry mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan meningkatkan amalan ibadah kepada Alloh SWT dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Sementara itu Ketua Ansyithoh Ramadhan As Syifa, Ustd. Farhan Muhammad, LC berharap semoga dengan kegiatan ini menjadi momentum yang baik terutama saat menjalani Ramadhan dengan mengisinya seoptimal mungkin dengan segala amalan kebaikan dan menjauhkan diri dari hal yang sia-sia.

(NIS/ Humas)

FAMILY GATHERING SMP IT AS SYIFA BOARDING SCHOOL

0

IMG_20150616_142016Guna mempererat tali silaturahmi antar guru dan karyawan, SMP IT As Syifa Boarding School Subang mengadakan acara Family Gathering di taman wisata kolam renang Tirta Alam Segalaherang, Selasa (16/06). Acara tersebut diikuti sekitar 150an guru dan anggota keluarganya.

Menurut Ustd. Heri Sugianto, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMP IT As Syifa, diadakannya acara tersebut selain untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga guru, juga sebagai sarana refreshing (penyegaran) di tengah kesibukan mengajar.

Ustd. Heri menambahkan, bahwa sebagai guru selain kewajiban sebagai pengajar juga sekaligus sebagai pendidik, yang berkewajiban mendidik murid dengan akhlak dan budi pekerti yang baik. Oleh karena itu dalam mengajar juga perlu dijaga niat yang tulus dan ikhlas agar hasilnyapun baik. Insya Alloh dengan niat dan cara yang baik akan menghasilkan juga lulusan yang baik, sholeh dan sholehah.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua 1 Yayasan As Syifa Al Khoeriyyah, Ustd. H. Sudiman berpesan bahwa yayasan memberikan segala macam kemudahan bagi optimalisasi potensi guru baik dari sisi akademik maupun kreatifitas. Untuk itu ia berharap segala bentuk komunikasi yang menunjang bagi terciptanya SDM guru yang handal harus terus diupayakan dan di tumbuhkan dengan baik.

Lebih lanjut Ustd. Sudiman menjelaskan bahwa dalam melaksanakan aktifitas mengajar, para guru juga diharapkan senantiasa menjaga dan menjalankan apa yang sudah diamanahkan oleh Yayasan, yaitu Lima Budaya As Syifa. Dengan menjaga dan menjalankan 5 budaya tersebut, akan muncul internalisasi As Syifa pada diri setiap civitas akademika.

Family Gathering tersebut berlangsung meriah. Selain diisi dengan acara berenang dan bermain di berbagai wahana yang ada, juga pembagian door prize, tukar kado, dan pemberian kenang-kenangan bagi guru yang menyelesaikan tugasnya di As Syifa. Acara ini ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama.

(NIS/ Humas Yys)

GEMILANG WISUDA SMP IT AS SYIFA BOARDING SCHOOL 2015

0

Bertempat dIMG_20150614_105558_1434254197156i Gedung Olah Raga (GOR) As Syifa Wisuda Murid SMPIT As Syifa Boarding School Subang dilaksanakan pada Sabtu & Ahad (13-14/06). Wisuda yang merupakan agenda tahunan bagi kelulusan murid kelas XI ini berjalan dengan lancar dan cukup meriah, serta penuh syukur. Mengambil tema Gemilang Generasi Berilmu dan Berakhlakul Karimah.

Wisuda kali ini memang berbeda dengan wisuda sebelumnya, karena menghadirkan 2 tokoh nasional yang memberikan Orasi Ilmiah, yaitu Ustd. Abu Ridho dan Ustd. Nurhasan Zaidi. Kedua tokoh ini khusus memberikan motivasi kepada para wisudawan-wisudawati sebagai bekal bagi mereka setelah lulus dari SMP IT As Syifa.

Ustd. Nurhasan Zaidi S.Sos.I yang juga salah satu pengurus Ormas PUI (Persatuan Ummat Islam) Jawa Barat menyampaikan pesan bahwa Pesantren seperti As Syifa ini hendaknya mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan republik ini. Hal ini tidak lepas dari sejarah bangsa kita di mana para pejuang kemerdekaan kebanyakan dari pesantren. Untuk itu diperlukan percepatan pendidikan di Pesantren sehingga mampu mengungguli sekolah-sekolah umum lainnya, sehingga dari sini akan lahir banyak manusia yang menjadi pemimpin bagi bangsa ini.

Ustd. Nurhasan juga berharap dengan banyak tumbuhnya pesantren di mana-mana semoga akan tumbuh kader-kader dakwah yang akan memberikan kontribusi positif bagi negara, mewarnai bangsa dengan nilai-nilai relijius yang kuat.

Acara ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Yayasan As Syifa Al Khoeriyyah, dan para pejabat pemerintah lainnya. Selain diisi dengan Sidang Wisuda juga diberikan berbagai penghargaan bagi murid berprestasi dalam As Syifa Award, serta diisi dengan Parade Tahfidz dan Pidato 3 bahasa, yaitu Bahasa Arab, Inggris dan Indonesia. Di akhir acara diisi dengan foto bersama, bersalam-salaman dan ramah tamah antara Guru, Murid dan Orang Tua.

(NIS/ Humas Yys)

Sukses Akhirat

0

End of Mind

Dunia adalah tempat menanam, barangsiapa ingin mendapatkan sukses negeri akhirat, maka harus menyiapka diri ketika di dunia. Pada QS Al Mukminuun,23:1-11, diterangkan ciri-ciri orang mukmin shalih yang akan mendapatkan sukses negeri akhirat, yaitu memiliki ciri-ciri sewaktu di dunia adalah sebagai berikut :

1.       Kekuatan Spiritual

Orang yang akan masuk surge hanyalah orang yang khusuk dalam shalatnya. Dia akan memiliki kemampuan imajinasi positif untuk membayangkan bahwa : Allah itu ada, surga itu ada, neraka itu ada, malaikat itu ada, siksa padang mahsyar itu ada, siksa kubur itu ada, dan perjumpaan dengan Allah itu sesuatu yang pasti. Nilai-nilai asasi yang harus dimilki seseorang agar memiliki kekuatan spiritual meliputi :

·         Keseluruhan akidah (salimul ‘aqidah-rukun iman)

·         Kebenaran ibadah (shahihul ibadah-rukun islam)

·         Sifat ihsan dalam bentuk kekokohan akhlak (matinul khuluq).

Ihsan adalah engkau menyembah (percaya dan mengabdikan diri) kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, sekalipun engkau tidak melihat-Nya, sungguh Dia melihatmu. (Hadist Shahih Muslim No.2)

2.       Amal Shalih

Orang yang akan masuk surga hanyalah orang yang menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak memiliki manfaat.(laghwi). Jadi, dia selalu melakukan pekerjaan, baik amal maupun ucapannya selalu produktif dan bermanfaat. Seorang muslim harus dapat bekerja dengan konsep efektivitas, efisiensi, dan optimal. Untuk dapat bkerja dengan konsep tersebut, maka seorang muslim harus memiliki wawasan yang luas (mutsaqaful fikr) terhadap berbagai disiplin ilmu yang diperlukan.

Seorang muslim harus mampu memanfaatkan seluruh sumber daya dan memperbaiki system secara terus menerus untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dalam bekerja dan melakukan teknoligi transformasi  dari input (sumber daya) mampu melakukan optimalisasi teknik. Seluruh proses kegiatan dan amal dikalkulasikan untung ruginya, dengan cermat, tidak ada nilai nilai yang mubazir. Seorang muslim harus mampu melakukan sinergisitas dalam memanfaatkan potensi yang ada.

Dengan menerapkan tehnik manajemen untuk memperoleh nilai-nilai efektivitas,efisiensi dan optimalisasi, maka kerja akan dapat memberikan berkah untuk diri dan pelanggan. Pelanggan dalam beramal dapat berupa keluarga, oranglain, lembaga, atau masyarakat. Konsep produksi dan kerja dalam islam dapat menggunakan teknologi yang menghindarkan nilai mubazirm yaitu prinsip produksi dengan :

·         High profit production

·         High utilities production.

·         Zero defect production

·         Low cost production

·         Low reject rate production.

Dengan demikian, konsep menjauhi perkataan dan perbuatan mubazir dapat terwujud. Jadi, untuk beramal shalih dan mendapatkan produktivitas tanpa mubazier, maka diperlukan kemempuan manajemen diri (munazham fi syu’nihi) dan manajemen waktu (haritsun ‘ala waqtihi).

3.       Kepekaan Sosial.

Orang yang masuk surga hanyalah orang yang menunaikan zakat. Orang paling baik adalah orang yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain (nafiun lighairihi), dan kemampuan seseorang  membayar zakat adalah wujud bermanfaatnya seseorang bagi orang lain. Orang yang mampu menunaikan zakat dengan baik hanyalah mereka yang memiliki kepekaan sosisal yang tinggi, memiliki harta dan memiliki kekuatan spiritual. Untuk itu seorang muslim harus mampu hidup dengan kecukupan agar dapat memberi berkah kepada orang lain (Qadirun ala kasbi). Untuk mampu hidup dengan baik, maka kita harus membekali diri dengan berbagai keterampilan hidup (life skill) sesuai dengan wilayah zaman saat kita hidup.

Kita hidup harus mau peduli dan memiliki empati kepada orang lain, keluarga, tim, dan seluruh anggota dalam berorganisasi. Kita harus mampu merasakan bagaimana perasaan sahabat dan anggota tim kita. Orang yang dapat melayani sepenuh hati kepada tamu, orang tua, anak, istri,sahabat, masyarakat hanyalah mereka yang memilki kepekaan bathin yang tinggi . Kemampuan komunikasi kepada seluruh orang yang bersama kita menjadi keharusan untuk dimilki.

Kepekaan social dapat diasah dengan intensitas bergaul bersama orang yang berstatus lebih rendah dari pada kita secara kontinyu. Jika kita selalu melihat hanya pada sekumpulan orang yang berstatus di atas kita, maka kepekaan social akan menjadi berkurang. Untuk itu, kita harus memilki konsep yang kita tanamkan dalam diri tentang pelayan sepenuh hati, pelayanan yang penuh kasih. Ingat, kita masuk surga karena justru karena adanya yatim piatu, kesulitan orang, dan kesengsaraan orang. Dengan kondisi buruk itulah kemudian kita beramal dan diterima Allah SWT.

4.       Kredibilitas Moral

Oramg yang akan masuk surga hanyalah orang yang dapat menjaga dan meyalurkan kebutuhan seksualnya dengan benar, memiliki pasangan hidup yang sah dan tidak berzina.Prediksi masa depan penyakit seksual dan moral semakin meningkat. Ini merupakan indicator kegagalan seseorang dalam mengendalikan dorongan kebutuhan seksual yang begitu hebat. Bahwa kesuksesan seseorang tidak dipengaruhi oleh kekuatan intelktual mereka.

Melainkan kekuatan emosional dan moral mereka. Orang yang cerdas adalah mereka yang dapat mengendalikan hawa nafsunya dan mampu berpikir ke depan hingga pasca kematian, dan tidak hanya berangan-angan tentang masa depan (Hadist). Untuk dapat sukses dalam kredibilats moral, maka kita membutuhkan kemampuan bermujahadah terhadap diri sendiri, kemampuan disiplin diri, dan pengendalian diri (mujahiduna li nafsihi)

5.       Memenuhi Amanah : Kepemimpinan Sosial

Orang yang akan masuk surga hanyalah orang yang dapat memenuhi apa yang telah diamanahkan kepadanya. Amanah adalah sesuatu yang harus dikerjakan bukan karena kemauan diri sendiri  saja, melainkan sudah menjadi kebutuhan standar sosial. Seseorang yang bekerja dikantor, tentunya mendapatkan amanah mengelola keuangan.

Seseorang yang ditunjuk menjadi pemimpin, dia akan mendapatkan amanah untuk mengelola sumber daya demi kemakmuran rakyatnya. Seseorang yang ingin mendapatkan sukses akhirat, maka harus mampu memenuhi  apa yang diamanahkan kepadanya, ini adalah nilai-nilai kepemimpinan social. Untuk dapat memenuhi amanah, maka sangat diperlukan disiplin tinggi dan penuh kesadaran. Seseorang akan dapat menjaga amanahnya dengan baik jika memiliki soliditas moral dan spiritual. Ingat, bahwa salah satu ciri orang munafik yaitu apabila dia diberi amanah dia ingkar, dan orang munafik tempatnya dikerak neraka

6.       Memenuhi Janji (Integritas)

Orang yang akan masuk surga hanyalah mereka yang dapat memenuhi janjinya dengan baik. Janji adalah sesuatu harus dikerjakan karena konsekuensi terhadap apa yang telah disetujui atau diikrarkan oleh diri nya sendiri. Ingat, salah satu ciri orang munafik adalah apabila berkata (janji) maka dia berbohong. Seseorang yang ingin mendapatkan sukses akhirat maka harus mampu memenuhi apa yang telah ia janjikan. Untuk dapat memenuhi janji, maka sangat diperlukan pengetahuan dan prediksi cukup tinggi, yaitu apakah dia sanggup melaksanakannya atau tidak.

Janjihanya dapat dipenuhi jika kita memeiliki kebiasaan disiplin tinggi. Janji dapat dipenuhi dengan baik jika melakukan janji dengan penuh kesdaran. Iman kita mengalami kondisi naik turun, Rasulullah Saw mengatakan “al imanu yazid way ankus”, sehingga kita harus mampu dan selalu menyegerakan janji kita untuk dapat selalu konsisten terhadap apa yang kita janjikan, Seseorang akan dapat menjaga janjinya dengan baik jika memiliki soliditas moral dan spiritual.

Kata kunci yang harus kita miliki adalah integritas diri, yaitu kesatuan antar keyakinan, ucapan dan tindakan. Integritas merupakan wujud dari sehatnya prinsip moral, sifat keutamaan yang tidak membusuk, terutama dalam hubungan dalam kebenaran dan perlakuan adil, kejujuran, ketulusan, dan keikhlasan. Integritas merupakan landasan kepercayaan, dan kepercayaan diperlukan untuk memperoleh kesuksesan dalam tim dan organisasi.

7.       Konsisten : Program Menjaga Mutu Amal

Orang yang akan masuk surge hanyalah orang yang mampu memelihara (Istiqomah) shalat. Untuk mendapatkan sukses dengan mutu tinggi, maka kita harus bekerja secara konsisten atau memiliki karakter : “Small, Continuous, and improvement” Bekerja memulai dari yang kecil-kecil, tetapi secara terus menerus  dan sambil meningkatkan diri untuk mencapai kualitas prima. Dalam manajemen kita mengenal tehnik benchmarking, yaitu suatu tehnik untuk mendapatkan sukses, maka lembaga atau seseorang harus mencari model (qudwa) secara terus menerus. Lembaga atau diri kita dapat dibandingkan dengan lembaga model sapai kita kuasi, dari proses penguasaan menuju proses penerapan yang kita sebut sebagai benchlearning. Dengan adanya program benchmarking dan benchkearning, kita akan meniru model (qudwah) yang telah kita pilih.

ANSYITHOH RAMADHAN 1436 H / 2015 M YAYASAN AS-SYIFA AL-KHOERIYYAH

0

NAMA DAN TEMA PROGRAM

Untuk Ramadhan Tahun 1436 H / 2015 M, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menamakan program kegiatannya dengan nama “ Indahnya Ramadhan di Bumi Peradaban”.

Adapun tema besarnya adalah : “Berbagi Sepenuh Hati, Raih Keberkahan Ilahi

Sebuah refleksi dari Firman Allah SWT :

MAKSUD DAN TUJUAN PROGRAM

“Indahnya Ramadhan di Bumi Peradaban” merupakan program sosial-kemasyarakatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah yang memiliki maksud :

  1. Terselenggaranya kegiatan sosial-keagamaan yang berkenaan dengan momentum bulan suci Ramadhan
  2. Terhimpunnya segenap sumber daya kebajikan dari berbagai kalangan, baik perusahaan, pemerintah maupun perorangan.
  3. Terdistribusikannya segenap potensi yang terhimpun, baik berupa benda, barang, maupun fasilitas pendukung lainnya secara sinergis, terarah, dan tepat sasaran.

Adapun program “Indahnya Ramadhan di Bumi Peradaban”bertujuan untuk :

  1. Menumbuhkembangkan solidaritas dan kesetiakawanan sosial ditengah-tengah masyarakat, baik korporasi, komunitas, maupun individu agar menjadikan Ramadhan sebagai milik bersama.
  2. Menguatkan budaya ta’awun (saling membantu) dalam bentuk pelibatan langsung (partisipatif) dari seluruh pihak agar dapat dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat.

Menstimulasi masyarakat penerima manfaat agar memperoleh energi positif dalam meningkatkan kepekaan sosial sehingga mampu menggerakkan dan mendayagunakan potensinya untuk berbagi dengan sesama dikemudian hari.

JENIS DAN BENTUK PROGRAM

  1. TARHIB RAMADHAN

1. Jalan Sehat Sambut Ramadhan

2. Tabligh Akbar

3. Mendistribusikan Buletin Ramadhan dan Jadwal Imsakiyah

– Target penerima manfa’at : Minimal 2500 Orang

– Waktu Pelaksanaan : Senin, 27 Sya’ban 1436 H / 15 Juni 2015 M

 

  1. IFTHOR JAMA’I

Peserta Iftor Jama’I :

  1. Komunitas anak yatim
  2. Dhuafa
  3. Pekerja informal
  4. Lansia, dll

Target penerima manfaat :

30.000 orang di 100 titik kegiatan di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat

Waktu pelaksanaan :

Tanggal 3 – 20 Ramadhan 1436 H / 20 Juni – 7 Juli 2015 M

 

  1. HADIAH AL-QURAN ( Hadiah-Qu )
  • Target penerima manfaat :

Minimal 1500 Mushaf untuk 100 titik komunitas penerima manfaat di kabupaten Subang.

  • Waktu pelaksanaan:

Disesuaikan dengan kegiatan Ansyithah Ramadhan.

 

  1. PESANTREN UMMAHAT ( Majlis Ta’lim )
  • Peserta :

Komunitas perempuan / Majelis ta’lim ummahat

– Target penerima manfaat :

Minimal 30 komunitas perempuan/ majelis ta’lim Ummahat Se-Wilayah Subang Selatan.

  • Waktu pelaksanaan :

Tanggal 2 – 4 Ramadhan 1436 H/ 19 – 21 Juni 2015 M

 

  1. PESANTREN SANLATIF
  • Peserta : Pelajar usia TK – SD
  • Target : Minimal 100 peserta
  • Waktu : Tanggal 5 – 7 Ramadhan 1436 H/ 22 – 24 Juni 2015 M

 

  1. PESANTREN TARUNA
  • Peserta : Pelajar usia SMP – SMA/ Sederajat
  • Target : Minimal 100 peserta
  • Waktu : Tanggal 9 – 11 Ramadhan 1436 H/ 26 – 28 Juni 2015

 

  1. MADRASAH RAMADHAN
  • Peserta :

Keluarga besar & masyarakat umum

 

  • Waktu pelaksanaan :

Tanggal 14 Sya’ban – 22 Ramadhan 1436 H/ 1 Juni – 9 Juli 2015 M

 

  • Tempat :

Masjid As-Suwaidy, Masjid An-Nur, Masjid AD-Duha, Masjid Umar bin Al-Khattab

 

  1. ELSHIFA RAMADHAN CHANNEL

 – Wilayah jangkauan :

Subang, Lembang, Sumedang, Indramayu, Cikampek, dan Purwakarta.

 

  • Waktu pelaksanaan :

Tanggal 25 Sya’ban s/d 30 Ramadhan 1436 H

  1. TARAWIH KELILING (TARLING)

 

  • Target peserta : masyarakat umum
  • Frekuensi : 7 Kali
  • Waktu pelaksanaan : Tanggal 5 – 20 Ramadhan 1436 H / 22 Juni – 7 Juli 2015 M

 

  1. KADO LEBARAN

 

      • Peserta sasaran                 : Yatim dan Dhuafa
      • Target penerima : minimal 3500 orang

Waktu pelaksanaan : Tanggal 21-29 Ramadhan 1435 H / 19-27 Juli 201

5

 11. PESANTREN EKSEKUTIF

  • Peserta                 : Pelajar usia SMP – SMA/ Sederajat
  • Target : Minimal 100 peserta
  • Waktu : Tanggal 16 – 18 Ramadhan 1436 H/ 3 – 5 Juli 2015

As Syifa adakan Training Of Trainer (ToT) METODOLOGI KARANTINA SEBULAN HAFAL AL QURAN

0

Yayasan As Syifa Al Khoeriyyah kembali mengadakan sebuah pelatihan untuk meningkatkan kulitas SDM. Di bawah koordinasi As Syifa Boarding School, kegiatan ini diselenggarakan selama 2 hari berturut-turut, yaitu Senin – Selasa (8-9/ 06/ 2015).

Menurut Ust. Suryono, S.Pd., selaku penanggungjawab program, bahwa pelatihan ini adalah sarana untuk meningkatkan kualitas SDM yang unggul terutama bagi Guru Tahfidz Quran. Untuk itu kemampuan dan pemahaman akan Metodologi Pembelajaran Menghafal Al Qur’an menjadi satu hal yang penting dikuasai.

Lebih lanjut, Ust. Suryono menjelaskan bahwa di pelatihan kali ini akan memberikan bekal tentang pengajaran Tahfidzul Quran dengan Metodologi Karantina Al Qur’an. Dengan sistem karantina ini diharapkan setiap smesternya mendorong murid untuk mencapai target Tahfidz minimal 10 juz setelah lulus SMP/ SMA IT As Syifa Boarding School.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Profesi SDM Guru Tahfidz dalam memberikan pembinaan menghafal al Qur’an, serta mempersiapkan Guru Tahfidz dalam menghadapi pelaksanaan sistem pengajaran Al Qur’an tahun ajaran 2015-2016. Adapun program ini dibimbing sepenuhnya oleh Asatidz dari Yayasan Karantina Tahfidz Nasional (YKTN) pimpinan Ust. Ma’mun Al Qurtuby (alhafidz).

(*NIS/ Humas Yys)