Home Blog Page 10

LAZ Assyifa Peduli Raih Penghargaan Kebencanaan, Tantangan dan Peluang Penguatan Peran Lembaga Amil Zakat Daerah

0

LAZ Assyifa Peduli kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan BAZNAS Award 2025 kategori LAZ Tim Kebencanaan Teraktif, khususnya untuk sub-kategori LAZ Kabupaten/Kota. Penghargaan ini diserahkan pada acara Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS di Jakarta, Kamis (28/8), sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan lembaga dalam menyalurkan bantuan bencana.

Meski mendapat penghargaan, Direktur LAZ Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim, M.A., mengakui bahwa lembaganya masih dalam proses pengembangan kapasitas dan layanan, terutama dalam bidang kebencanaan. “Kami menyadari masih banyak ruang untuk bertumbuh agar penyaluran dana bisa lebih optimal dan tepat sasaran,” ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen Assyifa Peduli untuk terus berbenah dan beradaptasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Tantangan yang dihadapi oleh LAZ Assyifa Peduli cukup kompleks, mengingat tingginya frekuensi bencana alam di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang, seperti gempa bumi, longsor, angin puting beliung, hingga banjir. Penanggung Jawab Program Kemanusiaan, Umar Aziz, menjelaskan bahwa koordinasi dengan relawan di lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam mendistribusikan bantuan yang sesuai kebutuhan riil penyintas.

Berbagai jenis bantuan yang disalurkan, mulai dari kebutuhan pokok hingga layanan pendampingan sosial untuk anak-anak korban bencana, mencerminkan pendekatan holistik dalam pemulihan bencana. Namun, upaya ini tentu memerlukan sumber daya yang memadai serta sinergi lintas sektor agar dampak yang dihasilkan bisa lebih maksimal dan berkelanjutan.

Dari sisi lembaga zakat nasional, Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menegaskan pentingnya peran lembaga amil zakat daerah seperti Assyifa Peduli dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan. “Kontribusi mereka sangat vital dalam memperluas jangkauan dakwah zakat yang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga membawa manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum bagi LAZ Assyifa Peduli untuk terus meningkatkan profesionalisme dan inovasi layanan, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan bencana yang semakin kompleks. Sinergi antara donatur, relawan, dan lembaga menjadi modal penting agar distribusi bantuan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

Menjaga Mutu Pendidikan, As-Syifa Boarding School Gelar Try Out UTBK Se- As-Syifa Raya

0

Subang (25/08/2025) — Dalam upaya menjaga mutu pendidikan secara merata di seluruh kampus serta mempersiapkan murid menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi sejak dini, As-Syifa Boarding School menyelenggarakan program Try Out UTBK rutin setiap bulan, dimulai sejak kelas 10.

Program ini diikuti oleh seluruh jenjang SMA, yaitu kelas 10, 11, dan 12, dan dilaksanakan dengan sistem evaluasi terstruktur yang berlangsung secara berkala di semua kampus As-Syifa. Setiap bulannya, murid dengan perolehan nilai tertinggi diumumkan dan diberikan penghargaan oleh lembaga.

Kegiatan ini diikuti oleh 1.794 murid jenjang SMAIT, MA, dan SMK dari empat kampus As-Syifa. Dari ribuan peserta, tiga santri berhasil meraih skor tertinggi pada periode ini, yaitu:

🎖 Muhammad Akmal Azzuhri, nilai 424 (Kelas 10 SMAIT As-Syifa Jalancagak)
🎖 Muhammad Faris Alhafiz, nilai 532 (Kelas 11 SMAIT As-Syifa Wanareja)
🎖 Althafunnisa Putrianedja, nilai 479 (Kelas 12 SMAIT As-Syifa Jalancagak)

Kepala Divisi Pendidikan dan Pondok Pesantren As-Syifa, Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM, menyampaikan kegiatan Ini adalah bentuk komitmen As-Syifa terhadap jaminan mutu pendidikan antar sekolah. Apapun pilihan sekolahnya, baik As-Syifa 1, As-Syifa 2, As-Syifa 3, dan As-Syifa 4, Insyaa Allah, kualitas dan standarnya tetap sama.

Beliau juga menegaskan bahwa pelaksanaan Try Out UTBK sejak kelas 10 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas akademik murid secara bertahap, sekaligus membiasakan mereka dalam atmosfer kompetisi sehat melalui sistem peringkat paralel antar kampus.

“Try Out ini adalah bagian dari pembinaan mutu internal. Murid dibiasakan menghadapi soal-soal UTBK sejak dini agar terbentuk kesiapan mental dan akademik yang optimal saat menghadapi UTBK sesungguhnya di kelas 12,” tambahnya.

Try Out UTBK ini akan terus dilaksanakan setiap bulan hingga menjelang pelaksanaan UTBK nasional setiap tahunnya. Selain menjadi sarana evaluasi rutin, program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar As-Syifa Boarding School dalam memperbesar peluang murid untuk mempersiapkan diterima di perguruan tinggi favorit sesuai pilihan para murid.

Semarak HUT RI ke-80, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah Gelar Porsenitas Pegawai

0

Subang (25/08/2025) — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menyelenggarakan kegiatan Porsenitas Pegawai yang berlangsung mulai tanggal 11 hingga 23 Agustus 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Kampus As-Syifa Jalancagak dan diikuti oleh seluruh pegawai dari berbagai unit dan divisi.

Pada tahun ini, sebanyak 10 cabang perlombaan digelar sebagai bagian dari agenda porsenitas. Cabang-cabang lomba tersebut meliputi:

  1. Sepakbola
  2. Futsal Putra
  3. Bola Voli Putra
  4. Bola Voli Putri
  5. Lari Cepat Putra
  6. Estafet Putra
  7. Badminton Putra
  8. Badminton Putri
  9. Tenis Meja
  10. Lomba Media Semarak Kemerdekaan

Ketua Panitia, Taryadi, S.H., menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme serta partisipasi aktif seluruh pegawai dalam setiap cabang lomba yang diselenggarakan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memeriahkan HUT RI ke-80, tetapi juga sebagai wadah mempererat ukhuwah antarpegawai. Melalui perlombaan ini, kita belajar bekerja sama, menjaga sportivitas, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam suasana yang penuh kegembiraan,” ujar Taryadi.

Setelah berlangsung selama hampir dua pekan, agenda Porsenitas resmi ditutup pada hari ini. Penutupan ditandai dengan pengumuman para pemenang dari masing-masing cabang lomba, di mana SMPIT As-Syifa Wanareja berhasil keluar sebagai juara umum dalam ajang Porsenitas 2025.

Penutupan ini sekaligus menjadi momen apresiasi atas semangat sportivitas yang ditunjukkan oleh seluruh peserta. Semoga semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus tumbuh dan menjadi energi positif dalam menjalankan tugas serta pelayanan di lingkungan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah.

As-Syifa Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Ketua Yayasan Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

0

Subang (17/08/2025) – Suasana khidmat menyelimuti seluruh area kampus As-Syifa pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Upacara digelar secara serentak di empat lokasi, yakni Kampus Jalancagak, Kampus Wanareja, Kampus Sagalaherang, dan Kampus Jalancagak 2.

Ribuan peserta yang terdiri dari santri, guru, pegawai, serta manajemen yayasan hadir dengan penuh antusiasme untuk memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Di Kampus Jalancagak, bertindak sebagai pembina upacara yaitu Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. KH. Lalu Agus Pujiartha, MA. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa kemerdekaan bangsa yang telah diraih sejak tahun 1945 bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk mengisi dan mempertahankannya dengan karya nyata.

“Kemerdekaan ini adalah anugerah Allah SWT. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dan akan terus disatukan dalam bingkai NKRI. Karena itu, kita harus merdeka bukan hanya secara politik, tetapi juga secara ekonomi, serta merdeka dalam akhlak dan moral,” tegas beliau.

Lebih lanjut, Ketua Yayasan mengingatkan bahwa langkah para pahlawan harus dilanjutkan oleh generasi penerus. “Kita sebagai pewaris kemerdekaan harus siap berjuang. Atas nama As-Syifa, kita bangga menjadi bagian dari perjalanan panjang kemerdekaan Republik Indonesia,” tambahnya.

Beliau juga menegaskan komitmen Yayasan As-Syifa dalam menjalankan amanah pendidikan. “Sebagaimana Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 tentang menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka, Yayasan As-Syifa bersinergi menyelenggarakan pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan iman serta takwa,” ujarnya.

Di akhir amanat, beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak melupakan doa bagi saudara-saudara Muslim di berbagai belahan dunia, khususnya di Palestina. “Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus peduli dan mendoakan saudara kita yang masih berjuang meraih kemerdekaan.”

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, dr. Sulaeman Omar S. Qush, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus pesan penting terkait kemerdekaan.

“Tahniyah dari hati saya dan semua orang di Palestina untuk kemerdekaan Indonesia. Dimana Indonesia mendapat pengakuan kemerdekaan pertama dari negara Palestina sebelum negara-negara lainnya. Kita harus mensyukuri kemerdekaan ini sebagai rahmat dan nikmat dari Allah SWT. Semoga Indonesia terus berjaya dan menjadi bangsa yang besar,” tutur beliau.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat di empat kampus tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan Indonesia, dan keberkahan Yayasan As-Syifa.

Dengan semangat HUT RI ke-80 ini, Yayasan As-Syifa meneguhkan tekad untuk terus mencetak generasi unggul yang beradab, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.

As-Syifa Gelar Jambore Raya 2025, Ajang Pembinaan Pramuka Menuju Generasi Tangguh dan Terampil

0

Subang (15/08/2025) — Sebagai bagian dari komitmen dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing tinggi, As-Syifa Boarding School sukses menggelar Jambore As-Syifa Raya (JAMBARA) 2025. Kegiatan perdana ini diselenggarakan oleh Divisi Pendidikan dan Pondok Pesantren As-Syifa dan menjadi program unggulan dalam pembinaan pramuka penggalang dan penegak di seluruh unit pendidikan As-Syifa.

Dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64, JAMBARA 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari unit SMPIT, SMAIT, MTs, MA, dan SMKIT yang tersebar di empat kampus yaitu Jalancagak, Wanareja, Sagalaherang, dan Jalancagak 2. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari satu malam di area Camping Ground T8 As-Syifa Jalancagak, dengan peserta putri mengikuti kegiatan pada 12–13 Agustus, dan peserta putra pada 14–15 Agustus 2025.

Mengusung tema “Tangguh, Terampil, dan Bersaudara dalam Ukhuwah Islamiyah”, JAMBARA menghadirkan pengalaman berkemah yang edukatif dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami. Kegiatan ini dirancang selaras dengan semangat Hari Pramuka Nasional, yakni “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Negara”, dengan pendekatan yang menyeluruh secara fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Kegiatan JAMBARA mencakup berbagai tantangan berbasis pos yang disusun berdasarkan indikator pencapaian Pramuka Garuda. Peserta diuji kemampuan teknis, kepemimpinan, kerja sama tim, dan tanggung jawab melalui kegiatan seperti Jelajah Tapak As-Syifa, Api Unggun dan Pentas Seni, serta berbagai lomba kekompakan dan fun games.

Aspek spiritual tidak luput dari perhatian. Shalat berjamaah, kultum tematik, dan pembiasaan nilai-nilai Islam menjadi bagian integrasi dari keseluruhan agenda. Hal ini selaras dengan filosofi pendidikan di As-Syifa, yakni membentuk pribadi yang utuh dan seimbang antara aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

Ketua Panitia JAMBARA 2025, Ustadz Edi Kurnia Konda, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun generasi pramuka yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. “Kami ingin peserta JAMBARA pulang dengan semangat baru untuk berkontribusi lebih baik, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.

JAMBARA juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah antarunit pendidikan di bawah naungan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Dimana dengan dukungan penuh dari pembina pramuka, sangga kerja kelas XI, serta tim logistik, kesehatan, keamanan, dan dokumentasi, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Melalui JAMBARA 2025, As-Syifa Boarding School menegaskan bahwa pembinaan karakter dan prestasi dapat berjalan beriringan. Setiap pengalaman yang diperoleh selama perkemahan menjadi bekal berharga dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan di tengah generasi muda.

JAMBARA bukan sekadar kegiatan pramuka, melainkan bagian dari upaya besar As-Syifa dalam mencetak pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Islam sebagai landasan hidup.

Perkuat Kapasitas Riset Dosen, STIQ As-Syifa Gelar Workshop SPSS dan Integrasi AI

0

Subang (14/8/2025) – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen dalam bidang penelitian kuantitatif, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) As-Syifa menyelenggarakan Workshop Pengolahan Data Kuantitatif dengan SPSS yang berlangsung di Kampus STIQ As-Syifa, Subang. Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, Ayu Desrina, M.Pd., kandidat doktor dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Workshop dibuka secara resmi oleh Ketua STIQ As-Syifa, Dr. Sofyan Puji Panata, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas akademik dosen, khususnya dalam membimbing mahasiswa dan menghasilkan karya ilmiah berbasis data.

“Meskipun mahasiswa kita mayoritas memilih metode kualitatif, pengetahuan dan praktik metode kuantitatif sangat penting,” ujar Dr. Sofyan. Beliau juga menambahkan bahwa penguasaan metode ini akan sangat relevan, terutama dengan rencana kehadiran program studi baru Manajemen Bisnis Syariah yang cenderung lebih banyak menggunakan pendekatan kuantitatif.” ujar Dr. Sofyan.

Pelatihan yang dipandu langsung oleh Ayu Desrina ini tidak hanya menyajikan teori statistik, tetapi juga fokus pada praktik penggunaan software SPSS secara langsung. Menariknya, peserta juga diperkenalkan dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam proses analisis data—menjadikan workshop ini selangkah lebih maju dalam mengikuti perkembangan teknologi riset modern.

“Para peserta sangat seru dan antusias mengikuti workshop ini. Kami berharap setelah workshop ini, para dosen tidak hanya memiliki pemahaman teoretis, tetapi juga bisa langsung mengaplikasikan ilmu ini dalam penelitian dan bimbingan skripsi,” tutur Ayu Desrina.

Selama workshop, para dosen dibimbing untuk menginstal, memahami, dan menggunakan berbagai fitur dalam SPSS, sekaligus melihat bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengolahan dan pembacaan data secara akurat.

Workshop ini diharapkan mampu menjadi fondasi penting bagi para dosen STIQ As-Syifa untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas, serta memberikan bimbingan skripsi yang lebih kuat secara metodologis kepada mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju pengembangan program studi berbasis sains sosial Islam yang lebih aplikatif dan berbasis data.