Home Blog

ASFERA 2026 Resmi Ditutup, Konser Amal Palestina Bersama Nadhif Basalamah Jadi Puncak Acara

0

alshifacharity.com – Rangkaian kegiatan ASFERA 2026 resmi ditutup melalui Closing Ceremony bertajuk Konser Amal Palestina bersama Nadhif Basalamah yang digelar di GOR Gotong Royong Subang, Senin (21/4/2026).

Mengusung tema “The Rise of Unity: Ignite Your Destiny”, ASFERA 2026 mengajak generasi muda untuk menjadikan persatuan sebagai aksi nyata, sekaligus mendorong keberanian setiap individu dalam menentukan masa depan.

DJI 20260421085241 0440 D

Tema tersebut menjadi refleksi bahwa keberhasilan dan takdir besar tidak hadir secara instan, melainkan dibangun melalui keberanian mengambil peran dan tanggung jawab.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah TGH Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., Direktur As-Syifa Boarding School Abdurahim Casim, M.Pd., jajaran dewan pengurus Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, perwakilan Pemerintah Kabupaten Subang, seluruh civitas dan tenaga pendidikan As-Syifa Boarding School, panitia, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum ASFERA 2026, Aby Jeymal Yusuf, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan.

DSC05574

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik panitia, peserta, supervisor, guru-guru, serta sponsor yang telah bersama-sama menyukseskan ASFERA 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., menegaskan bahwa momentum penutupan ASFERA bukan hanya akhir dari sebuah agenda, melainkan perayaan perjalanan panjang pembelajaran.

DSC05598

Ia menyampaikan bahwa ASFERA 2026 merupakan bukti nyata kolaborasi, kerja keras, dan semangat persatuan seluruh elemen pendidikan As-Syifa.

“Hari ini bukan sekadar penutupan sebuah rangkaian kegiatan, tetapi perayaan dari proses panjang kerja keras, pengorbanan, dan semangat persatuan yang telah terbangun selama pelaksanaan ASFERA 2026,” ungkapnya.

Menurutnya, ASFERA telah berkembang menjadi kegiatan berskala nasional yang ke depan diharapkan mampu menembus level internasional dengan menghadirkan kompetisi, kolaborasi, serta pengalaman pembelajaran yang berharga.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para santri dari berbagai kampus As-Syifa Boarding School — As-Syifa Jalancagak, Wanareja, Sagalaherang, dan Jalancagak 2 — yang menjadi motor utama pelaksanaan kegiatan.

“Mereka tidak hanya peserta didik, tetapi telah bertransformasi menjadi pelaksana kegiatan profesional yang mampu mengelola agenda besar dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan santri dalam ASFERA merupakan bentuk pendidikan sesungguhnya, di mana para murid belajar langsung di medan nyata: bekerja dalam tim, berkomunikasi, menyelesaikan masalah, serta mengemban amanah.

Momentum penutupan ASFERA 2026 juga diisi dengan kegiatan kemanusiaan melalui Konser Amal Palestina. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan menegaskan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial dan kepedulian kemanusiaan.

Melalui kegiatan konser amal ini, panitia berhasil menghimpun donasi kemanusiaan sebesar Rp23.400.000 yang akan disalurkan untuk masyarakat Palestina.

DSC05614

ASFERA Concert yang ditutup dengan penampilan Nadhif Basalamah menjadi simbol berakhirnya rangkaian ASFERA 2026 dengan penuh kebersamaan, semangat persatuan, serta pesan kemanusiaan yang kuat.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan sebagai ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial bagi generasi muda.

Throwback Pendistribusian Qurban di Pedalaman Subang: Menghadirkan Bahagia yang Tak Pernah Terduga

0

alshifacharity.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, semangat berbagi kembali digaungkan. Namun sebelum melangkah ke tahun ini, mari sejenak menengok ke belakang, mengingat kembali jejak kebaikan yang pernah hadir di pelosok negeri.

Setiap tahunnya, Assyifa Peduli konsisten menyelenggarakan program Qurban di Pedalaman. Program ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang jarang tersentuh distribusi daging qurban, salah satunya di pedalaman Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Subang.

Throwback ke tahun sebelumnya, tim Assyifa Peduli menyambangi Desa Cupunagara, Kampung Bukanagara, sebuah wilayah yang jauh dari hiruk pikuk perayaan qurban. Di sana, momen Idul Adha tidak selalu identik dengan melimpahnya daging seperti yang banyak dirasakan di kota-kota besar. Minimnya pequrban membuat warga nyaris tak memiliki harapan untuk menikmati daging qurban setiap tahunnya.

Namun, kehadiran tim Assyifa Peduli membawa cerita berbeda.

Wajah-wajah haru dan bahagia terpancar saat distribusi dilakukan. Salah satunya datang dari Ibu Popon, warga setempat, yang mengungkapkan bahwa kampungnya hampir tidak pernah merasakan qurban.

“Saya belum dapat daging dari kemarin, karena di kampung ini siapa yang berqurban? Tidak ada. Alhamdulillah Assyifa Peduli selalu menyalurkan daging qurban dari donatur ke Bukanagara. Terima kasih banyak,” tuturnya dalam Bahasa Sunda.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua RT 01 Cibulao sekaligus perwakilan Desa Cupunagara, Bapak Sarif. Ia menyampaikan rasa syukur atas pemerataan distribusi yang dirasakan seluruh wilayah desa.

“Alhamdulillah, terima kasih para pequrban dan Assyifa Peduli yang selalu hadir di Kampung Bukanagara. Tahun ini, sebanyak 31 RT di Desa Cupunagara mendapatkan bagian daging qurban. Semoga menjadi ladang pahala bagi semua pihak yang terlibat.”

Cerita ini menjadi pengingat bahwa qurban bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan di tempat yang jarang tersentuh.

Qurban All

Qurban di Pedalaman Berlanjut di 2026

Melanjutkan komitmen tersebut, pada tahun 2026 ini Assyifa Peduli kembali menargetkan distribusi qurban ke wilayah pedalaman yang minim qurban. Tidak hanya di Subang, program ini juga akan menjangkau berbagai daerah di Jawa Barat, Sumatera, hingga Nusa Tenggara Timur.

Dari jejak tahun lalu, kita belajar satu hal: bahwa setiap titipan qurban mampu menjangkau mereka yang bahkan tidak pernah berharap, dan di sanalah makna qurban menjadi begitu nyata.

Mari lanjutkan kebahagiaan qurban di pedalaman bersama Assyifa Peduli dengan klik di sini.

 

RAT Kopontren As-Syifa Al-Khoeriyyah 2025 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi dan Kesejahteraan Anggota

0

alshifacharity.com – Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) As-Syifa Al-Khoeriyyah sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mubarok As-Syifa Al-Khoeriyyah ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah pengembangan koperasi ke depan.

Mengusung tema “Menguatkan partisipasi dan kolaborasi anggota koperasi, dari kita, oleh kita, untuk kita”, RAT tahun ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh anggota dalam membangun koperasi yang mandiri, transparan, dan berkelanjutan.

HMS09707 B scaled

Dalam sambutannya, Sekretaris Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, H. Budi Mulia, menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi seluruh elemen koperasi.

“selamat untuk seluruh unsur pengurus dan anggota kopontren As-syifa, semoga kedepan koperasi lebih berkembang lagi sehingga bisa memberikan manfaat bagi semuanya sesuai tema dari kita, oleh kita, untuk kita, ” ungkapnya.

Ia berharap Kopontren As-Syifa dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggotanya, sejalan dengan semangat kebersamaan yang diusung dalam tema RAT tahun ini.

HMS09718 scaled

Sementara itu, perwakilan Dewan Koperasi Daerah Kabupaten Subang, Hardoyo, S.E., dalam sambutannya menyoroti pentingnya Sisa Hasil Usaha (SHU) sebagai indikator utama keberhasilan koperasi.

“ciri koperasi sejahtera adalah SHU karena itu tujuan utama koperasi. Yaitu dari anggota oleh anggota dan hasilnya pun untuk anggota. Klo dilihat dari besaran modalnya koperasi as-syifa sungguh luar biasa, ” jelasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Kopontren As-Syifa memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang, terutama dengan dukungan modal yang kuat serta partisipasi aktif dari para anggotanya.

Selain agenda utama berupa laporan pertanggungjawaban pengurus dan pembahasan program kerja, kegiatan RAT juga berlangsung meriah dengan pembagian doorprize kepada para peserta. Momen ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan antusiasme anggota dalam mengikuti kegiatan koperasi.

Melalui penyelenggaraan RAT ini, Kopontren As-Syifa Al-Khoeriyyah diharapkan semakin solid dalam membangun sinergi antaranggota, serta mampu memperkuat perannya sebagai pilar ekonomi berbasis kebersamaan di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

Grand Opening As-Syifa Festival Raya 2026 Resmi Digelar, Bangkitkan Semangat Persatuan Generasi Masa Depan

0

alshifacharity.com – As-Syifa Boarding School resmi membuka rangkaian kegiatan As-Syifa Festival Raya (ASFERA) 2026 melalui Grand Opening yang berlangsung meriah di Kampus As-Syifa Boarding School Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat (12/04/2026).

Mengusung tema “The Rise of Unity: Ignite Your Destiny”, ASFERA tahun ini hadir sebagai ruang kolaborasi, kreativitas, serta pengembangan potensi generasi muda dalam semangat persatuan dan kebangkitan masa depan.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pimpinan lembaga pendidikan, civitas akademika, serta ratusan peserta dan tamu undangan.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Subang, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Imron Thomas Faturohman, ST., MM, menyampaikan apresiasi dan penghargaan dari Bupati Subang atas terselenggaranya ASFERA 2026.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Imron Thomas Faturohman, ST., MM
Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Imron Thomas Faturohman, ST., MM

Dalam sambutannya, ia menilai kegiatan ASFERA selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Subang serta semangat Subang Ngabret yang mendorong percepatan kemajuan daerah melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

“ASFERA menjadi ajang kolaborasi yang sangat baik. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal pembelajaran bagi generasi muda agar terus berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi hadirnya agenda talkshow inspiratif yang menghadirkan Rektor Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., sebagai narasumber utama.

” Lebih dari itu saya juga mengapresiasi hadirnya agenda talkshow yang InsyaAllah akan dihadiri oleh bapak rektor ITB, ” lanjutnya.

Melalui talkshow tersebut, peserta diajak memahami peran strategis generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus membangun peradaban yang berlandaskan ilmu pengetahuan, penguatan karakter, dan semangat persatuan.

Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM
Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM

Sementara itu, Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah As-Syifa, Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan peradaban Islam.

“Kita ini pemuda-pemuda masa depan. Kita adalah generasi pelanjut estafeta kebangkitan peradaban Islam yang lebih baik,” ungkapnya.

Rangkaian perlombaan ASFERA akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 12 hingga 21 April 2026, dalam beragam kompetisi akademik, seni, hingga olahraga.

Melalui ASFERA 2026, As-Syifa Boarding School berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, semangat kolaborasi, serta visi besar untuk masa depan bangsa dan peradaban.

Dari STIQ ke Institut: Langkah Besar As-Syifa Membangun Pendidikan Berbasis Al-Qur’an

0
alshifacharity.com – Perjalanan panjang STIQ As-Syifa kini memasuki fase baru. Perguruan tinggi yang berdiri sejak 2021 tersebut resmi bertransformasi menjadi Institut As-Syifa, sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan terpadu yang dikembangkan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan perluasan peran akademik. Jika sebelumnya hanya membuka Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, ke depan Institut As-Syifa akan menghadirkan berbagai program studi baru yang lebih beragam guna menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.
Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari cita-cita besar pengembangan pendidikan berbasis nilai Al-Qur’an yang berorientasi global.
“Kami memiliki mimpi menghadirkan Institut Internasional As-Syifa. Perjuangan pendidikan ini bukan perjuangan lokal. Dari Subang untuk Jawa Barat, dari Subang untuk Indonesia, dan dari Subang untuk dunia. InsyaAllah ke depan di tempat ini akan hadir Universitas As-Syifa,” ungkapnya.
HMS08810
Launching Institut As-Syifa dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan Islam di daerah.
Dalam sambutannya, Dirjen Pendidikan Islam menegaskan pentingnya visi besar dalam membangun lembaga pendidikan.
“Sebuah lembaga pendidikan harus memiliki visi dan mimpi bersama. Tanpa mimpi, lembaga tidak akan berani tumbuh besar. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan visi tersebut, termasuk bagi As-Syifa yang membawa nama Al-Qur’an sebagai ruh seluruh civitas akademikanya,” ujarnya.
HMS08909
Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Subang melalui Asisten Daerah Kabupaten Subang, H. Rahmat Effendi, S.Sos., M.Si.. , yang hadir mewakili Wakil Bupati Subang. Pemerintah daerah menilai kehadiran Institut As-Syifa menjadi langkah strategis dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keislaman.
“Kehadiran Institut As-Syifa merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap institusi ini mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Dengan dukungan tenaga pengajar berkualitas, sistem pendidikan terpadu, serta fasilitas yang representatif, Institut As-Syifa diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu berbasis Al-Qur’an yang mampu melahirkan generasi unggul dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan dunia.

LAZ Assyifa Peduli Apresiasi 10 Fundraiser Terbaik, Perkuat Semangat Kebaikan untuk Umat

0

alshifacharity.com – Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam menggerakkan kepedulian sosial, LAZ Assyifa Peduli memberikan apresiasi kepada 10 fundraiser terbaik. Mereka dinilai berhasil menjadi penghubung antara para donatur dengan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan manfaat yang luas bagi umat.

Pemberian penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung para fundraiser yang selama ini aktif di lapangan. Peran mereka tidak hanya sebatas menghimpun dana, tetapi juga sebagai jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian masyarakat dengan aksi nyata kemanusiaan.

Kepala Marketing Communication LAZ Assyifa Peduli, Ikhsan Nuryamin, menegaskan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap kontribusi para fundraiser.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Para fundraiser adalah ujung tombak dalam menyebarkan kebaikan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menariknya, para penerima penghargaan berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari guru, wali asrama, hingga dai. Hal ini menunjukkan bahwa semangat berbagi tidak dibatasi oleh profesi, melainkan tumbuh dari kepedulian dan keikhlasan setiap individu.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Bu Yuli, yang dikenal konsisten dalam mengajak orang lain untuk berbagi. Dengan pendekatan yang tulus, ia mampu membangun kepercayaan dan partisipasi banyak pihak dalam kegiatan sosial. Pengalamannya menjadi bukti bahwa ketulusan dapat melahirkan dampak yang besar bagi sesama.

Yuli Puspita Sari, salah satu Top 10 Fundraiser Ramadhan 1447 H:
Yuli Puspita Sari, salah satu Top 10 Fundraiser Ramadhan 1447 H:

Dalam upaya menjaga kualitas dan semangat para fundraiser, LAZ Assyifa Peduli secara rutin mengadakan pembinaan dan pelatihan. Program ini disesuaikan dengan momentum penting seperti Ramadhan, Qurban, dan Muharram, sehingga para fundraiser dapat lebih optimal dalam menjalankan perannya di setiap kesempatan.

Selain itu, motivasi juga terus diperkuat melalui pertemuan rutin mingguan yang menghadirkan Direktur Assyifa Peduli, Kamsi. Melalui sesi ini, para fundraiser mendapatkan dorongan semangat agar tetap istiqomah dalam berdakwah melalui aksi sosial dan kemanusiaan.

Melalui penghargaan ini, LAZ Assyifa Peduli berharap semangat berbagi semakin tumbuh dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat agar para fundraiser terus menebar kebaikan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tutup Ikhsan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya LAZ Assyifa Peduli dalam membangun ekosistem filantropi yang kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan, demi terciptanya kesejahteraan umat secara menyeluruh. (Red. Official As-Syifa)