alshifacharity.com – Suasana haru mewarnai kegiatan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah pada Jumat (7/8/2026). Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan secara simbolis manfaat jaminan sosial kepada ahli waris pegawai Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah yang telah meninggal dunia, sekaligus menyalurkan santunan kepada 15 anak yatim melalui program Employee Volunteering.
Direktur SDM dan Organisasi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Lulu Ludiawaty, S.Psi., M.M., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim BPJS Ketenagakerjaan Cabang Subang di As-Syifa. Menurutnya, keikutsertaan seluruh pegawai dalam BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar memenuhi kewajiban lembaga untuk mendaftarkan pekerja, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap kesejahteraan pegawai beserta keluarganya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial menjadi ikhtiar yayasan dalam memberikan rasa aman kepada seluruh pegawai. Meskipun semua berharap tidak terjadi musibah, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan, keamanan, dan ketenangan bagi pegawai dalam menjalankan tugasnya.
“Perlindungan ini menjadi jaminan bagi pegawai dalam menghadapi berbagai risiko yang tidak diharapkan. Meskipun kita berharap semuanya berjalan baik, BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa aman dan ketenangan. Penyerahan santunan hari ini juga menjadi bukti nyata manfaat perlindungan tersebut,” ujarnya.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Subang, Moch Rifi Januar Nugraha, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Ia berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut menjadi kolaborasi yang semakin erat dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja.

Menurutnya, Yayasan As-Syifa merupakan salah satu pondok pesantren yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2012 dan secara konsisten mengikutsertakan pegawainya dalam empat program BPJS Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan bahwa program tersebut memberikan perlindungan yang menyeluruh, mulai dari Jaminan Hari Tua hingga manfaat santunan kematian serta beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang telah memenuhi persyaratan masa kepesertaan.
“Program ini bukan hanya mempersiapkan pekerja menghadapi masa pensiun, tetapi juga memberikan perlindungan kepada keluarga apabila peserta berpulang lebih dahulu. Dengan demikian, para pegawai dapat bekerja dengan lebih tenang karena mengetahui keluarganya tetap mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Penyerahan manfaat kepada ahli waris menjadi bukti nyata bahwa program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan saat pekerja masih aktif, tetapi juga menghadirkan kepastian dan keberlangsungan hidup bagi keluarga yang ditinggalkan. Manfaat yang diserahkan meliputi Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang memenuhi persyaratan.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan santunan kepada 15 anak yatim melalui program Employee Volunteering. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Rangkaian penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan yang diikuti oleh pegawai Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai program perlindungan ketenagakerjaan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga manfaat beasiswa bagi anak peserta.
Melalui sinergi ini, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dan BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan yang diberikan bukan hanya menjadi hak pekerja, tetapi juga menjadi bentuk kepastian dan ketenangan bagi keluarga ketika menghadapi berbagai risiko kehidupan.



