alshifacharity.com – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menggelar Media Gathering 2026 sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi bersama insan media dalam mendukung pengembangan berbagai program lembaga. Kegiatan yang berlangsung di Ostrich Subang, Jumat (28/8/2026) tersebut mengusung tema “Menyatukan Frekuensi, Menguatkan Sinergi.”
Manajer Marketing dan Media, Niki Kosasih, S.H., mengatakan Media Gathering 2026 dirancang sebagai ruang untuk menyatukan persepsi dan membangun kolaborasi yang lebih kuat antara As-Syifa dengan media.

Menurutnya, penguatan sinergi tersebut menjadi penting karena media memiliki peran strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi sekaligus memperkenalkan berbagai program As-Syifa kepada masyarakat.
“Pertemuan kali ini sengaja temanya menyatukan frekuensi, dan menguatkan sinergi. Kita ingin mengoptimalkan peran media dalam mendukung As-Syifa ke depan dalam membangun, membina, dan melayani masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan sosial.”
Dalam Media Gathering 2026, As-Syifa memperkenalkan berbagai program dari sejumlah lini yang dimiliki As-Syifa. Di bidang pendidikan, terdapat pemaparan mengenai program Dikdasmen dan Affiliate PMB As-Syifa Boarding School, serta program pendidikan Institut As-Syifa dan pengembangannya menuju Universitas As-Syifa.
Selain itu, turut diperkenalkan program Affiliate Umroh As-Syifa Tour and Travel serta program As-Syifa Islamic Philanthropy (AIP) sebagai bagian dari penguatan bidang sosial dan filantropi.
“Untuk pertemuan hari ini kita bungkus semua programnya, mulai dari pendidikan, dakwah, sosial, kemudian unit bisnis. Kita akan coba bangun sinergi yang lebih kuat.”
Menurut Niki, keberagaman program tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bersama media, baik dalam aspek publikasi, branding, pemasaran, maupun dukungan terhadap program-program sosial.

Memperkuat pesan tersebut, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan As-Syifa.
Ia menegaskan bahwa keberadaan As-Syifa tidak ditujukan untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan untuk memberikan kebermanfaatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat.
“Keberadaan As-Syifa bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu. Tapi betul-betul kita ada untuk semuanya, insyaallah seluas-luasnya.”
TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha menjelaskan bahwa arah pengembangan As-Syifa tetap berfokus pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial. Ketiga bidang tersebut menjadi bagian dari ikhtiar yayasan dalam membangun, membina, dan melayani masyarakat.
“Fokus kita saat ini belum berubah. Yang pertama pendidikan, yang kedua dakwah, yang ketiga sosial.”

Dalam bidang pendidikan, As-Syifa terus mendorong peningkatan kualitas agar mampu berkembang dari tingkat lokal dan nasional menuju tingkat internasional. Salah satu langkah yang sedang dikembangkan adalah penerapan International Baccalaureate (IB).
“Kita ingin As-Syifa, khususnya pendidikannya, betul-betul dikenal, membawa nama baik Subang, Jawa Barat, dan Indonesia.”
Pengembangan pendidikan tinggi juga menjadi bagian dari visi jangka panjang yayasan melalui pengembangan Institut As-Syifa menuju cita-cita hadirnya Universitas As-Syifa.
Sebagai bentuk nyata penguatan kolaborasi, Media Gathering 2026 juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak-pihak terkait. Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Selain penandatanganan MoU, As-Syifa memberikan apresiasi melalui Media Award kepada sejumlah media yang dinilai memiliki kontribusi dalam mendukung publikasi dan kolaborasi program As-Syifa.
Lima penghargaan diberikan kepada Jabarpress untuk kategori Best Media Coverage Award, Pasundan Ekspres untuk Media Dedication Award, Pena News untuk Media Collaboration Award, Kota Subang untuk Digital Media Excellence Award, dan Tinta Hijau untuk Media Impact Award.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi insan media sekaligus menjadi dorongan untuk membangun hubungan yang semakin erat antara As-Syifa dan media.
Melalui Media Gathering 2026, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berharap terbangun ekosistem kolaborasi yang semakin kuat dengan insan media, sehingga berbagai program di bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan unit bisnis dapat dikenal lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.***



