Jakarta, 2 September 2026 — As-Syifa Boarding School Subang memasuki babak baru dalam perjalanan transformasi pendidikan menuju standar global. Setelah sebelumnya ditetapkan sebagai bagian dari Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi, As-Syifa kembali mengambil langkah strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).
Kerja sama ini menjadi bagian penting dari proses transformasi penguatan ekosistem pendidikan As-Syifa Boarding School, khususnya dalam persiapan kandidasi dan otorisasi Kurikulum International Baccalaureate (IB) serta mempersiapkan Kampus As-Syifa Boarding School Wanareja sebagai International Islamic Boarding School pertama di Subang.
Status sebagai Sekolah Garuda dan program pendampingan selama dua tahun dari Pemerintah menjadi fondasi penting bagi As-Syifa untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan. Dalam konteks tersebut, program persiapan otorisasi IB menjadi bagian integral dari proses transformasi dan penguatan standar pendidikan As-Syifa, sekaligus menjadi ikhtiar untuk memastikan bahwa pengembangan sekolah berjalan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.
Kandidasi IB tidak dipandang semata sebagai upaya memperoleh pengakuan internasional, tetapi sebagai proses transformasi menyeluruh yang mencakup kurikulum, kualitas pembelajaran, kapasitas pendidik, tata kelola, budaya sekolah, asesmen, hingga pengembangan peserta didik agar memiliki kompetensi dan perspektif global.
Bagi As-Syifa, proses tersebut tetap ditempatkan dalam kerangka pendidikan Islam yang menjadi identitas utama lembaga. Internasionalisasi pendidikan diarahkan untuk membentuk generasi yang mampu bersaing secara global, namun tetap memiliki akhlak, adab, kecintaan terhadap Al-Qur’an, kepemimpinan, serta karakter sebagai seorang Muslim.

Dr. H. Lalu Agus Pujiartha menegaskan bahwa cita-cita tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah untuk menghadirkan pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara nasional, tetapi juga mampu berkontribusi di tingkat global.
“Yang ingin kita bangun bukan hanya sekolah yang bertaraf internasional, tetapi International Islamic Boarding School yang memiliki karakter kuat. Anak-anak kita harus mampu bersaing dan berkolaborasi di tingkat global, tetapi tetap membawa identitas sebagai seorang Muslim, memiliki adab, akhlak, kemampuan Al-Qur’an, dan jiwa kepemimpinan,” tegasnya
Karena itu, persiapan Kampus As-Syifa Wanareja sebagai International Islamic Boarding School menjadi langkah lanjutan yang terintegrasi dengan agenda transformasi tersebut. Kampus ini diproyeksikan menjadi salah satu ekosistem pendidikan yang memadukan standar pendidikan internasional dengan kekuatan pendidikan Islam berbasis boarding school.
Kolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia diharapkan dapat memberikan pendampingan strategis dalam mempersiapkan As-Syifa menuju tahapan kandidasi dan otorisasi IB, sekaligus memperkuat kesiapan kelembagaan dalam membangun standar pendidikan yang memiliki relevansi dan daya saing internasional.
Langkah ini juga sejalan dengan visi As-Syifa Boarding School sebagai “Sekolah Calon Pemimpin yang Berakhlak, Hafiz dan Berprestasi.” Dengan fondasi tersebut, internasionalisasi tidak hanya dimaknai sebagai upaya membawa peserta didik untuk belajar dan berkiprah di dunia global, tetapi juga sebagai ikhtiar menghadirkan pendidikan Islam berkualitas dunia dari Subang untuk Indonesia dan dunia.
Penandatanganan MoU antara As-Syifa Boarding School dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia dengan demikian menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan transformasi As-Syifa melanjutkan penguatan yang telah dibangun melalui Program Sekolah Garuda, sekaligus mempersiapkan fase baru menuju pendidikan Islam berstandar internasional.***



