alshifacharity.com – As-Syifa Boarding School resmi meluncurkan Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Ajaran 2027/2028 melalui rangkaian Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang digelar di Aula Mubarok As-Syifa Jalancagak, Rabu–Kamis (22–23/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, menyatukan visi, serta membangun semangat kolaborasi dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul.
Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd., mengatakan bahwa keberhasilan PMB tidak hanya ditentukan oleh strategi, tetapi juga oleh kekuatan mental, kebersamaan, dan pertolongan Allah SWT. Melalui MABIT, seluruh tim diajak mengawali ikhtiar dengan tilawah Al-Qur’an, shalawat, zikir, dan doa.
“Menang itu bukan soal muda atau tua, tetapi soal mentalitas. Ketika mental kita kuat, insyaAllah kita mampu menghadapi setiap tantangan,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat dan tetap menghormati para guru. Menurutnya, kesuksesan lahir dari proses belajar yang terus-menerus serta kerja sama seluruh tim.
“Belajar sehebat apa pun, kita tidak akan mendapatkan semua ilmu yang ada. Orang sukses adalah mereka yang tidak pernah melupakan guru-guru yang telah mengantarkan kesuksesannya,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh unit memperkuat sinergi dalam menyukseskan PMB. Terinspirasi dari kekompakan tim Spanyol, ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki peran penting.
“Kontribusi tidak ditentukan oleh jabatan atau posisi. Kesuksesan adalah hasil kerja sama dan saling menopang dalam menjalankan amanah,” tegasnya.
Di tengah persaingan dunia pendidikan, Abdurahim Casim optimistis As-Syifa mampu terus berkembang dengan mengedepankan nilai dan inovasi.
“Belajar bukan hanya soal fasilitas, tetapi soal nilai. Keterbatasan bukan penghalang untuk maju, justru menjadi peluang untuk melahirkan kreativitas dan keunggulan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., mengajak seluruh peserta MABIT merenungkan hakikat kehidupan dunia sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Menurutnya, kehidupan yang singkat harus dimanfaatkan untuk memperbanyak amal dan memberikan kontribusi terbaik bagi agama, pendidikan, dan umat.
“Jangan sampai ketika kesempatan telah berakhir, barulah kita ingin memaksimalkan amal. Selama Allah masih memberikan waktu, mari kita manfaatkan setiap detik kehidupan ini untuk ikhtiar terbaik,” pesannya.

Beliau mengingatkan bahwa dunia hanyalah titipan Allah SWT yang diberikan sesuai kadar kemampuan setiap hamba. Karena itu, seluruh civitas As-Syifa harus menjaga keikhlasan dan tidak terlena oleh urusan dunia.
“Ambillah dunia secukupnya, jangan sampai kita tenggelam dalam gemerlapnya hingga kehilangan keberkahan,” ungkapnya.
Menghadapi PMB Tahun Ajaran 2027/2028, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha menekankan pentingnya mempercepat langkah dengan memperkuat dua hal utama, yaitu kedekatan dengan Al-Qur’an dan kepedulian kepada umat, khususnya saudara-saudara di Palestina.
“Mari kita mulai setiap aktivitas dengan Al-Qur’an dan jangan pernah berhenti peduli kepada Palestina melalui doa dan infak,” tuturnya.
Menutup sambutannya, beliau mengajak seluruh keluarga besar As-Syifa menyambut PMB dengan optimisme dan semangat kebersamaan.

“Mari kita sambut kejayaan As-Syifa Boarding School dengan seluruh kekhasan dan nilai-nilai yang kita miliki. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Launching Penerimaan Murid Baru As-Syifa Tahun Ajaran 2027/2028 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Melalui Launching PMB yang diawali dengan MABIT ini, As-Syifa menegaskan komitmennya untuk menjadikan proses penerimaan murid baru sebagai bagian dari dakwah pendidikan yang dibangun di atas nilai-nilai Al-Qur’an, kolaborasi, keikhlasan, dan ikhtiar terbaik demi melahirkan generasi muslim yang unggul.***



