(0260) 470680

0853 2010 0607

Senin s.d Sabtu. 07.00 - 16.00

Subang, Jawa Barat

Dari As-Syifa ke Jerman, Ujian Bersama Constructor University Buka Peluang Beasiswa 100%

Share This Post

alshifacharity.com – Sebanyak 38 siswa dari SMAIT As-Syifa Jalancagak, SMAIT As-Syifa Wanareja, dan MA As-Syifa Sagalaherang mengikuti ujian beasiswa Constructor University yang digelar di Aula SMK-IT As-Syifa, Sabtu (14/02). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret internasionalisasi pendidikan pesantren berbasis sains dan teknologi.

Ujian tersebut terselenggara melalui kolaborasi strategis As-Syifa dengan Edutolia Education, mitra resmi berbagai universitas luar negeri yang telah menyelenggarakan program serupa di sejumlah kota di Indonesia.

Ustadz Abdurahim Casim, M.Pd. CHRM., Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa proses ini adalah bagian dari tahapan menjadi warga dunia.

“Teman-teman dibentuk bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk menjadi pemimpin masa depan. Bermimpilah besar dan persiapkan diri sejak sekarang,” pesannya di hadapan para peserta.

Baca juga selengkapnya di As-Syifa Boarding School Perluas Jejaring Pendidikan Global melalui Kemitraan Strategis dengan Universitas Turki

Fokus pada Sains, Teknologi, dan Bisnis

Dalam ujian kali ini, peserta dapat memilih tiga rumpun program utama, yakni Natural Science and Research, Computer Science and Engineering, serta Business and Social Science. Ujian berlangsung selama 90 menit dengan model soal analitis dan berbasis penalaran.

Fokus pada bidang sains, teknologi, dan bisnis disebut sebagai respons terhadap kebutuhan peradaban masa depan, sekaligus membuka peta jalan karier global bagi para siswa.

Ujian beasiswa Constructor University yang digelar di Aula SMK-IT As-Syifa
Ujian beasiswa Constructor University yang digelar di Aula SMK-IT As-Syifa

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Heri Sugianto, M.Pd. CHRM., Wakil Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rekonsiliasi antara tradisi pesantren dan modernitas global.

“Kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman tidak berseberangan dengan kemajuan teknologi dan sains dunia. Justru nilai itu menjadi kompas bagi para santri untuk tampil sebagai global scholars,” ujarnya.

Ia menambahkan, As-Syifa tengah membangun narasi baru bahwa pesantren mampu menjadi kawah candradimuka bagi calon ilmuwan dan pemimpin masa depan yang kuat secara spiritual sekaligus kompetitif secara intelektual di panggung internasional.

Tagline “Dari As-Syifa untuk Dunia” disebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen ideologis bahwa pendidikan hari ini diarahkan untuk kontribusi global di masa depan.

Kemitraan dengan Constructor University dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kualitas pendidikan As-Syifa. Universitas swasta yang berbasis di Bremen, Jerman, itu dikenal memiliki standar akademik tinggi dan reputasi kuat di Eropa.

“Dengan menghadirkan ujian resmi di lingkungan pesantren, kami membawa standar pendidikan Jerman langsung ke jantung As-Syifa. Ini membuktikan kualitas kurikulum dan pembinaan santri telah sejajar dengan standar internasional,” jelasnya.

Selain Jerman, As-Syifa juga memperluas jejaring global dengan sejumlah perguruan tinggi Turki seperti Kastamonu University, Uskudar University, dan Anadolu University.

Di dalam negeri, penguatan akademik dilakukan melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung serta SEAQIS.

As-Syifa juga mengonfirmasi tengah mematangkan desain Pre-University Program, yakni kelas persiapan khusus menuju perguruan tinggi luar negeri. Program ini akan mengadaptasi model internasional seperti Studienkolleg, Foundation Program, hingga Advanced Placement, namun tetap diselaraskan dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Tujuannya adalah memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara budaya dan mental sebelum memasuki kampus dunia.

Akses Beasiswa hingga 100 Persen

Program beasiswa yang ditawarkan mencapai hingga 100 persen pembiayaan. Hal ini menjadi wujud komitmen inklusif dalam membuka akses pendidikan kelas dunia tanpa hambatan finansial.

Melalui kegiatan ini, As-Syifa menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan berbasis pesantren yang progresif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Dari 38 peserta yang mengikuti seleksi, diharapkan lahir generasi yang mampu menembus universitas dunia dan kembali berkontribusi untuk Indonesia. (Red. Official As-Syifa)

Jadwal Adzan Subang

Jadwal Adzan Subang

Subuh-
Dzuhur-
Ashar-
Maghrib-
Isya-
spot_img

Postingan Populer

Study Tour SDIT Al-Kamil Majalengka Ke Ponpes As-Syifa Sagalaherang : Vibesnya Sakinah & Cocok jadi Sekolah Rujukan

Rabu (02/10), Ponpes As-Syifa Sagalaherang menerima rombongan study tour dari SDIT Al-Kamil, Majalengka. Rombongan yang terdiri dari 170 orang yang diikuti siswa jenjang kelas...

Apakah Mengadu Domba ( Namimah ) itu ?

Mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak adalah salah satu faktor yang menyebabkan terputusnya ikatan dan yang menyulut api kebencian serta permusuhan...