Jakarta — As-Syifa Boarding School Subang terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan berwawasan global melalui langkah-langkah strategis di tingkat internasional. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang As-Syifa dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, relevan, dan mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter kebangsaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan dua perguruan tinggi terkemuka asal Turki, yakni Kastamonu University dan Uskudar University, pada Jumat, 30 Januari 2026, di Jakarta.
Penandatanganan MoU pertama dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, bersama Kastamonu University. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan jalur internasional bagi peserta didik As-Syifa Boarding School Subang, khususnya dalam membuka peluang pendidikan lanjutan di luar negeri. Salah satu poin strategis dalam kesepakatan tersebut adalah pembukaan admission pathway bagi lulusan As-Syifa untuk melanjutkan studi ke Turki. Melalui skema ini, para lulusan mendapatkan akses yang lebih terstruktur, terarah, dan kompetitif menuju perguruan tinggi internasional.

Selain jalur penerimaan mahasiswa, kolaborasi dengan Kastamonu University juga mencakup pengembangan pendidikan dan riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peluang pertukaran akademik. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional yang lebih luas bagi peserta didik dan tenaga pendidik, sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan As-Syifa Boarding School Subang.
Masih pada hari yang sama, pukul 13.00 WIB, As-Syifa Boarding School Subang melanjutkan agenda penandatanganan MoU dengan Uskudar University. Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Edutolia, Jakarta. Kerja sama dengan Uskudar University membuka peluang pengembangan berbagai program akademik dan profesional, di antaranya program short course dan sertifikasi internasional bagi guru dan dosen. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup riset bersama, publikasi ilmiah, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas budaya.
Kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pendidik As-Syifa agar semakin adaptif terhadap perkembangan global, sekaligus memperkaya wawasan akademik dan profesional mereka. Dengan demikian, proses pendidikan yang berlangsung di As-Syifa Boarding School Subang dapat terus berkembang selaras dengan standar pendidikan internasional.
Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA, menegaskan bahwa penguatan jejaring internasional ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan peserta didik agar mampu berkompetisi di tingkat global tanpa kehilangan jati diri dan nilai karakter keislaman.
“As-Syifa Boarding School Subang kami arahkan sebagai boarding school berkelas internasional. Santri tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan dan karakter, tetapi juga wawasan global, keberanian berpikir terbuka, serta kesiapan untuk berinteraksi dan berkiprah di level dunia. Kemitraan dengan universitas-universitas di Turki ini menjadi bagian penting dari visi tersebut,” ujarnya.

Kerja sama dengan Kastamonu University dan Uskudar University semakin melengkapi jejaring internasional As-Syifa Boarding School Subang yang telah lebih dahulu terbangun. Sebelumnya, As-Syifa telah menjalin kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan dunia, antara lain Bolu Abant Izzet Baysal University di Turki, Albukhary International University di Malaysia, Al-Azhar University Kairo di Mesir, International University of Africa, serta sejumlah lembaga pendidikan dan keislaman internasional lainnya.
Jejaring global tersebut menegaskan posisi As-Syifa Boarding School Subang sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga terhubung dan diakui secara internasional. Kerja sama lintas negara ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang terbuka, inklusif, dan berorientasi masa depan.
“Jejaring internasional yang kami bangun bukan sekadar kerja sama formal. Ini adalah ikhtiar nyata agar lulusan As-Syifa Boarding School Subang memiliki karakter yang kuat, kompetensi global, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Dampak dari penguatan jejaring global tersebut telah dirasakan secara nyata. Hingga saat ini, alumni As-Syifa Boarding School tercatat telah melanjutkan studi dan pengabdian di sedikitnya 14 negara di kawasan Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Hal ini menjadi bukti bahwa ekosistem pendidikan yang dikembangkan As-Syifa Boarding School Subang mampu mengantarkan lulusannya untuk berkiprah di tingkat global, sekaligus tetap membawa nilai-nilai keislaman dan karakter luhur dalam setiap peran yang dijalani.
