Bogor, 20 Februari 2026 — As-Syifa Boarding School Subang terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan lulusan unggul yang mampu menembus perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan. Komitmen ini diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN), yang dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi capaian alumni.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat UNHAN ini menjadi bagian dari penguatan kerjasama kelembagaan sekaligus upaya membangun ekosistem pembinaan yang selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi berbasis pertahanan dan kepemimpinan nasional.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Yayasan, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA dan disambut oleh Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas UNHAN Marsama Dedy Ghazi Elsyaf. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada penguatan sinergi kelembagaan, khususnya dalam penyelarasan pola pembinaan siswa dengan standar pendidikan di UNHAN.
Sebagai bagian dari pendekatan berbasis data dan keberlanjutan mutu, As-Syifa juga melakukan monitoring terhadap alumni yang saat ini menempuh studi di UNHAN. Evaluasi meliputi capaian akademik, kedisiplinan, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kampus semi-militer. Hingga saat ini, dua alumni As-Syifa tercatat berhasil menembus Fakultas Kedokteran UNHAN, menjadi indikator konkret keberhasilan sistem pembinaan yang terintegrasi.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen As-Syifa dalam memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya mampu masuk ke perguruan tinggi unggulan, tetapi juga bertahan, berkembang, dan berprestasi.
Selain itu, diskusi strategis juga mengarah pada penguatan kesiapan siswa dalam menghadapi Seleksi Masuk Universitas Pertahanan, yang menuntut kesiapan menyeluruh akademik, fisik, mental, serta karakter kepemimpinan.
Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menegaskan bahwa kolaborasi aktif dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun jalur sukses lulusan.
“Kami tidak sedang menyiapkan siswa untuk sekadar lulus, tetapi untuk memenangkan kompetisi masa depan. Masuk ke perguruan tinggi unggulan adalah titik awal yang lebih penting adalah bagaimana mereka mampu bertahan, unggul, dan mengambil peran strategis bagi bangsa.”
Ia menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis evaluasi ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi pendidikan di lingkungan As-Syifa.
“As-Syifa hadir bukan hanya sebagai sekolah, tetapi sebagai ekosistem pembinaan. Kami memastikan setiap lulusan memiliki arah, kapasitas, dan karakter untuk menjadi pemimpin masa depan.”
Kunjungan ini menegaskan langkah strategis As-Syifa dalam memperkuat akses lulusan ke perguruan tinggi unggulan melalui kolaborasi langsung dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Di tengah seleksi masuk PTN yang semakin kompetitif, pendekatan ini menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memastikan lulusan tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga memiliki kesiapan akademik, karakter, dan arah yang jelas dalam menempuh pendidikan tinggi.
