Home Blog Page 4

Perluas Kerja Sama Strategis, As-Syifa Boarding School Subang Kunjungi Universitas Pertahanan Republik Indonesia dan Perkuat Monitoring Alumni

0

Bogor, 20 Februari 2026 — As-Syifa Boarding School Subang terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan lulusan unggul yang mampu menembus perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan. Komitmen ini diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN), yang dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi capaian alumni.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat UNHAN ini menjadi bagian dari penguatan kerjasama kelembagaan sekaligus upaya membangun ekosistem pembinaan yang selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi berbasis pertahanan dan kepemimpinan nasional.

Kunjungan resmi ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN)
Kunjungan resmi ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN)

Rombongan dipimpin oleh Ketua Yayasan, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA dan disambut oleh Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas UNHAN Marsama Dedy Ghazi Elsyaf. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada penguatan sinergi kelembagaan, khususnya dalam penyelarasan pola pembinaan siswa dengan standar pendidikan di UNHAN.

Sebagai bagian dari pendekatan berbasis data dan keberlanjutan mutu, As-Syifa juga melakukan monitoring terhadap alumni yang saat ini menempuh studi di UNHAN. Evaluasi meliputi capaian akademik, kedisiplinan, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kampus semi-militer. Hingga saat ini, dua alumni As-Syifa tercatat berhasil menembus Fakultas Kedokteran UNHAN, menjadi indikator konkret keberhasilan sistem pembinaan yang terintegrasi.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen As-Syifa dalam memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya mampu masuk ke perguruan tinggi unggulan, tetapi juga bertahan, berkembang, dan berprestasi.

Selain itu, diskusi strategis juga mengarah pada penguatan kesiapan siswa dalam menghadapi Seleksi Masuk Universitas Pertahanan, yang menuntut kesiapan menyeluruh akademik, fisik, mental, serta karakter kepemimpinan.

Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menegaskan bahwa kolaborasi aktif dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun jalur sukses lulusan.

“Kami tidak sedang menyiapkan siswa untuk sekadar lulus, tetapi untuk memenangkan kompetisi masa depan. Masuk ke perguruan tinggi unggulan adalah titik awal yang lebih penting adalah bagaimana mereka mampu bertahan, unggul, dan mengambil peran strategis bagi bangsa.”

Ia menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis evaluasi ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi pendidikan di lingkungan As-Syifa.

“As-Syifa hadir bukan hanya sebagai sekolah, tetapi sebagai ekosistem pembinaan. Kami memastikan setiap lulusan memiliki arah, kapasitas, dan karakter untuk menjadi pemimpin masa depan.”

Kunjungan ini menegaskan langkah strategis As-Syifa dalam memperkuat akses lulusan ke perguruan tinggi unggulan melalui kolaborasi langsung dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Di tengah seleksi masuk PTN yang semakin kompetitif, pendekatan ini menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memastikan lulusan tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga memiliki kesiapan akademik, karakter, dan arah yang jelas dalam menempuh pendidikan tinggi.

Awali Ramadan 1447 H, 900 Jamaah Ramaikan Pembukaan Pesantren Ummahat ke-22 di As-Syifa

0

alshifacharity.com – Awal Ramadan 1447 H kembali menjadi momentum penguatan spiritual melalui gelaran Pesantren Ummahat yang memasuki pelaksanaan ke-22 pada tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, Jumat hingga Ahad, 20–22 Februari 2026, bertempat di Aula Erdogan, As-Syifa Jalancagak. Pesantren Ummahat menjadi sarana untuk memperkuat semangat ibadah, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, meningkatkan sedekah, menghadiri majelis ilmu, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

‎Hari pertama kegiatan dihadiri sekitar 900 peserta dari Majelis Taklim se-Subang Selatan dan Cijambe. Sejak pagi hari, para jamaah telah memadati lokasi acara meskipun cuaca mendung disertai hujan rintik-rintik. Turut hadir Camat Jalancagak, Ketua MUI Kecamatan Jalancagak, Kepala KUA Jalancagak, Kepala Desa Tambak Mekar, serta didampingi Sekretaris Yayasan, Direktur Pembinaan Ummat, dan Manajer Departemen Syiar Pembinaan As-Syifa.

Tamu Undangan dan Peserta Pembukaan Pesantren Ummahat ke-22
Tamu Undangan dan Peserta Pembukaan Pesantren Ummahat ke-22

Dalam sambutannya, Sekretaris Yayasan, Ustadz H. Budi Mulia, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang terus meningkat setiap tahun. Ia menegaskan bahwa Pesantren Ramadan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum memperbaiki diri dan menguatkan iman.

“Pesantren Ramadan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, menguatkan iman, dan menyiapkan generasi penghafal Al-Qur’an yang akan menjadi kebanggaan umat. Semoga Allah menjaga langkah kita, melimpahkan kesehatan, serta memberkahi setiap ikhtiar yang kita lakukan,” ujarnya.

‎Kepala Desa Tambak Mekar, Dede Rohendi, S.Pd.I., juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi As-Syifa dalam menjadikan desa sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan Al-Qur’an.

“Pesantren Ummahat ini adalah sarana untuk menguatkan kembali iman dan semangat ibadah kita. Mudah-mudahan Ramadan tahun ini lebih baik dari Ramadan sebelumnya, dan Tambak Mekar semakin dikenal sebagai pusat pendidikan dan kebaikan,” ungkapnya.

‎Sementara itu, Camat Jalancagak, Saepudin, S.Sos., M.A.P., mengapresiasi berbagai kegiatan keagamaan di Desa Tambak Mekar yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai pelaksanaan Pesantren Ummahat di awal Ramadan merupakan langkah tepat untuk membangun semangat ibadah sejak dini.

“Alhamdulillah, saya merasa bangga dengan semangat ibu-ibu dalam mengikuti pengajian. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkembang, pesertanya semakin bertambah, dan membawa keberkahan bagi masyarakat. Mari kita manfaatkan momentum Ramadan ini untuk meningkatkan iman dan kebersamaan,” tuturnya.

Penyampain materi oleh Ustadzah Hj. Edah Suedah
Penyampain materi oleh Ustadzah Hj. Edah Suedah

‎Dalam sesi materi, Ustadzah Hj. Edah Suedah menyampaikan pentingnya mempersiapkan bekal pendidikan dalam keluarga sebagai fondasi utama membentuk generasi yang berkualitas. Ia menegaskan bahwa mendidik anak bukanlah perkara mudah, terlebih di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Pendidikan yang dimulai dari rumah dengan landasan iman, akhlak, dan keteladanan menjadi kunci dalam membangun karakter anak.

‎Beliau juga mengingatkan bahwa setiap orang tua berharap anak-anaknya menjadi investasi kebaikan di dunia dan akhirat. Anak yang sholeh dan sholehah bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

“Kita berharap anak-anak kita menjadi bekal kita di dunia dan akhirat. Maka tugas kita adalah mendidik mereka dengan iman, ilmu, dan akhlak sejak dalam keluarga,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, ia menjelaskan peran strategis seorang muslimah, baik dalam lingkup rumah tangga sebagai istri dan ibu, dalam kehidupan bermasyarakat, maupun dalam pengabdian kepada Allah SWT.

“Sebaik-baik muslimah adalah yang mampu berkontribusi dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, serta tetap teguh dalam pengabdian kepada Allah SWT,” tegasnya.

Selain rangkaian materi keagamaan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan layanan pemeriksaan EKG/ Kesehatan, bazar, serta promo-promo menarik. Dengan partisipasi yang besar dan dukungan berbagai pihak, Pesantren Ummahat 1447 H diharapkan menjadi wasilah kebaikan serta penguat ukhuwah bagi masyarakat Subang Selatan dan sekitarnya. (Red. Official As-Syifa)

Dari As-Syifa ke Jerman, Ujian Bersama Constructor University Buka Peluang Beasiswa 100%

0

alshifacharity.com – Sebanyak 38 siswa dari SMAIT As-Syifa Jalancagak, SMAIT As-Syifa Wanareja, dan MA As-Syifa Sagalaherang mengikuti ujian beasiswa Constructor University yang digelar di Aula SMK-IT As-Syifa, Sabtu (14/02). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret internasionalisasi pendidikan pesantren berbasis sains dan teknologi.

Ujian tersebut terselenggara melalui kolaborasi strategis As-Syifa dengan Edutolia Education, mitra resmi berbagai universitas luar negeri yang telah menyelenggarakan program serupa di sejumlah kota di Indonesia.

Ustadz Abdurahim Casim, M.Pd. CHRM., Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa proses ini adalah bagian dari tahapan menjadi warga dunia.

“Teman-teman dibentuk bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk menjadi pemimpin masa depan. Bermimpilah besar dan persiapkan diri sejak sekarang,” pesannya di hadapan para peserta.

Baca juga selengkapnya di As-Syifa Boarding School Perluas Jejaring Pendidikan Global melalui Kemitraan Strategis dengan Universitas Turki

Fokus pada Sains, Teknologi, dan Bisnis

Dalam ujian kali ini, peserta dapat memilih tiga rumpun program utama, yakni Natural Science and Research, Computer Science and Engineering, serta Business and Social Science. Ujian berlangsung selama 90 menit dengan model soal analitis dan berbasis penalaran.

Fokus pada bidang sains, teknologi, dan bisnis disebut sebagai respons terhadap kebutuhan peradaban masa depan, sekaligus membuka peta jalan karier global bagi para siswa.

Ujian beasiswa Constructor University yang digelar di Aula SMK-IT As-Syifa
Ujian beasiswa Constructor University yang digelar di Aula SMK-IT As-Syifa

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Heri Sugianto, M.Pd. CHRM., Wakil Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rekonsiliasi antara tradisi pesantren dan modernitas global.

“Kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman tidak berseberangan dengan kemajuan teknologi dan sains dunia. Justru nilai itu menjadi kompas bagi para santri untuk tampil sebagai global scholars,” ujarnya.

Ia menambahkan, As-Syifa tengah membangun narasi baru bahwa pesantren mampu menjadi kawah candradimuka bagi calon ilmuwan dan pemimpin masa depan yang kuat secara spiritual sekaligus kompetitif secara intelektual di panggung internasional.

Tagline “Dari As-Syifa untuk Dunia” disebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen ideologis bahwa pendidikan hari ini diarahkan untuk kontribusi global di masa depan.

Kemitraan dengan Constructor University dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kualitas pendidikan As-Syifa. Universitas swasta yang berbasis di Bremen, Jerman, itu dikenal memiliki standar akademik tinggi dan reputasi kuat di Eropa.

“Dengan menghadirkan ujian resmi di lingkungan pesantren, kami membawa standar pendidikan Jerman langsung ke jantung As-Syifa. Ini membuktikan kualitas kurikulum dan pembinaan santri telah sejajar dengan standar internasional,” jelasnya.

Selain Jerman, As-Syifa juga memperluas jejaring global dengan sejumlah perguruan tinggi Turki seperti Kastamonu University, Uskudar University, dan Anadolu University.

Di dalam negeri, penguatan akademik dilakukan melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung serta SEAQIS.

As-Syifa juga mengonfirmasi tengah mematangkan desain Pre-University Program, yakni kelas persiapan khusus menuju perguruan tinggi luar negeri. Program ini akan mengadaptasi model internasional seperti Studienkolleg, Foundation Program, hingga Advanced Placement, namun tetap diselaraskan dengan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Tujuannya adalah memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara budaya dan mental sebelum memasuki kampus dunia.

Akses Beasiswa hingga 100 Persen

Program beasiswa yang ditawarkan mencapai hingga 100 persen pembiayaan. Hal ini menjadi wujud komitmen inklusif dalam membuka akses pendidikan kelas dunia tanpa hambatan finansial.

Melalui kegiatan ini, As-Syifa menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan berbasis pesantren yang progresif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Dari 38 peserta yang mengikuti seleksi, diharapkan lahir generasi yang mampu menembus universitas dunia dan kembali berkontribusi untuk Indonesia. (Red. Official As-Syifa)

As-Syifa Boarding School Perluas Jejaring Pendidikan Global melalui Kemitraan Strategis dengan Universitas Turki

0

Jakarta — As-Syifa Boarding School Subang terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan berwawasan global melalui langkah-langkah strategis di tingkat internasional. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang As-Syifa dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, relevan, dan mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter kebangsaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan dua perguruan tinggi terkemuka asal Turki, yakni Kastamonu University dan Uskudar University, pada Jumat, 30 Januari 2026, di Jakarta.

Penandatanganan MoU pertama dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, bersama Kastamonu University. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan jalur internasional bagi peserta didik As-Syifa Boarding School Subang, khususnya dalam membuka peluang pendidikan lanjutan di luar negeri. Salah satu poin strategis dalam kesepakatan tersebut adalah pembukaan admission pathway bagi lulusan As-Syifa untuk melanjutkan studi ke Turki. Melalui skema ini, para lulusan mendapatkan akses yang lebih terstruktur, terarah, dan kompetitif menuju perguruan tinggi internasional.

As-Syifa Boarding School Sukses Jalin Kemitraan Global
Penandatanganan MoU Kemitraan dengan Universitas Turki

Selain jalur penerimaan mahasiswa, kolaborasi dengan Kastamonu University juga mencakup pengembangan pendidikan dan riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peluang pertukaran akademik. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional yang lebih luas bagi peserta didik dan tenaga pendidik, sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan As-Syifa Boarding School Subang.

Masih pada hari yang sama, pukul 13.00 WIB, As-Syifa Boarding School Subang melanjutkan agenda penandatanganan MoU dengan Uskudar University. Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Edutolia, Jakarta. Kerja sama dengan Uskudar University membuka peluang pengembangan berbagai program akademik dan profesional, di antaranya program short course dan sertifikasi internasional bagi guru dan dosen. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup riset bersama, publikasi ilmiah, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas budaya.

Kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pendidik As-Syifa agar semakin adaptif terhadap perkembangan global, sekaligus memperkaya wawasan akademik dan profesional mereka. Dengan demikian, proses pendidikan yang berlangsung di As-Syifa Boarding School Subang dapat terus berkembang selaras dengan standar pendidikan internasional.

Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA, menegaskan bahwa penguatan jejaring internasional ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan peserta didik agar mampu berkompetisi di tingkat global tanpa kehilangan jati diri dan nilai karakter keislaman.

“As-Syifa Boarding School Subang kami arahkan sebagai boarding school berkelas internasional. Santri tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan dan karakter, tetapi juga wawasan global, keberanian berpikir terbuka, serta kesiapan untuk berinteraksi dan berkiprah di level dunia. Kemitraan dengan universitas-universitas di Turki ini menjadi bagian penting dari visi tersebut,” ujarnya.

As-Syifa Boarding School Sukses Jalin Kemitraan Global
Kerja sama dengan Kastamonu University dan Uskudar University

Kerja sama dengan Kastamonu University dan Uskudar University semakin melengkapi jejaring internasional As-Syifa Boarding School Subang yang telah lebih dahulu terbangun. Sebelumnya, As-Syifa telah menjalin kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan dunia, antara lain Bolu Abant Izzet Baysal University di Turki, Albukhary International University di Malaysia, Al-Azhar University Kairo di Mesir, International University of Africa, serta sejumlah lembaga pendidikan dan keislaman internasional lainnya.

Jejaring global tersebut menegaskan posisi As-Syifa Boarding School Subang sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga terhubung dan diakui secara internasional. Kerja sama lintas negara ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang terbuka, inklusif, dan berorientasi masa depan.

“Jejaring internasional yang kami bangun bukan sekadar kerja sama formal. Ini adalah ikhtiar nyata agar lulusan As-Syifa Boarding School Subang memiliki karakter yang kuat, kompetensi global, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Dampak dari penguatan jejaring global tersebut telah dirasakan secara nyata. Hingga saat ini, alumni As-Syifa Boarding School tercatat telah melanjutkan studi dan pengabdian di sedikitnya 14 negara di kawasan Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Hal ini menjadi bukti bahwa ekosistem pendidikan yang dikembangkan As-Syifa Boarding School Subang mampu mengantarkan lulusannya untuk berkiprah di tingkat global, sekaligus tetap membawa nilai-nilai keislaman dan karakter luhur dalam setiap peran yang dijalani.

Dua Penghargaan Nasional Tegaskan Konsistensi Assyifa Peduli

0

Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi LAZ Assyifa Peduli. Lembaga ini menorehkan penghargaan nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025 yang digelar oleh Institut Fundraising Indonesia (IFI), Selasa (27/01/2026), di Hotel Lorin, Sentul, Bogor.

Penghargaan yang diraih meliputi Kategori Fundraising Infak/Sedekah Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota serta Platform Fundraising Digital LAZ Terbaik. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi Assyifa Peduli dalam membangun sistem penghimpunan dana yang adaptif, inovatif, dan berdampak.

Penghargaan nasional dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025
Penghargaan dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025

Staf Marketing Komunikasi LAZ Assyifa Peduli, Elfa Nurfadilah, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan.

“Alhamdulillah, Assyifa Peduli mengawali tahun ini dengan mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Proses acara berlangsung khidmat dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami bersama lembaga-lembaga lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa capaian ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik dan membuka jalan lebih luas bagi kebermanfaatan program.

“Semoga Assyifa Peduli terus dipercaya para donatur dan semakin mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Penghargaan sebagai Pengingat Amanah Bersama

Direktur Assyifa Peduli, H. Kamsi, M.T., memandang penghargaan nasional ini bukan sekadar prestasi, melainkan amanah besar yang harus dijaga secara kolektif.

“Ini adalah bentuk kepercayaan publik dan hasil kerja bersama seluruh tim, doa para donatur, serta dukungan masyarakat. Bukan hasil kerja individu, melainkan ikhtiar kolektif,” tuturnya.

Menurutnya, capaian ini menjadi pengingat agar Assyifa Peduli terus meningkatkan kualitas layanan dan dampak program.

“Penghargaan ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk melangkah lebih jauh. Kami akan terus memperluas jangkauan penerima manfaat, memperkuat sistem fundraising, dan memastikan setiap amanah donasi benar-benar berdampak,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan harapan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem kebaikan Assyifa Peduli.

“Semoga kami tetap istiqamah menjaga amanah, donatur diluaskan rezekinya, dan penerima manfaat diberi kekuatan untuk bangkit dan mandiri. Setiap rupiah yang dititipkan semoga menjadi kebaikan yang terus mengalir,” pungkasnya.

IFA Dorong Fundraising yang Akuntabel dan Berkelanjutan

Dalam kesempatan tersebut, Pembina IFA, Arifin Purwakantana, menjelaskan bahwa penghargaan nasional dalam ajang Indonesia Fundraising Award merupakan bentuk apresiasi bagi para pegiat fundraising yang berkontribusi dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, zakat, dan wakaf.

“Penghargaan ini adalah upaya IFA memberi semangat agar profesi fundraising terus berkembang dan diakui setara dengan profesi lainnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan penghimpunan dana harus sejalan dengan pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas.

“Fundraising yang baik bukan hanya soal jumlah dana, tetapi juga bagaimana donatur dilayani dan kepercayaan dijaga,” tegasnya.

Melalui pencapaian ini, LAZ Assyifa Peduli semakin meneguhkan komitmennya untuk terus berinovasi, menjaga integritas, serta menghadirkan program filantropi yang berkelanjutan demi kemaslahatan umat.

Bersama ITB, As-Syifa Persiapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

0

Bandung, 21/01/2025 — Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi pendidikan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) guna memperkuat sinergi lintas jenjang pendidikan.

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Rektor ITB, Jalan Ir. H. Juanda No. 153, Bandung, dihadiri oleh jajaran pimpinan ITB, di antaranya Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., Direktur Persiapan Bersama Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si., Direktur Kemitraan ITB Dr. Ir. Endra Gunawan, S.T., M.Sc., serta Kepala Subdirektorat Penjaringan Mahasiswa Sarjana (PSMS) ITB Irvan Christiawan, S.T.

Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
Pertemuan As-Syifa dengan ITB, persiapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Rombongan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dipimpin oleh Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Ustadz Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM, bersama para kepala sekolah jenjang SMA, MA, dan SMK dari empat kampus As-Syifa. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, menegaskan kesamaan visi dalam membangun pendidikan unggul yang berkelanjutan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai peluang kerja sama strategis, antara lain penguatan pembinaan akademik dan karakter, pengembangan talenta dan minat bakat peserta didik, pembinaan prestasi sains dan riset, penjajakan program pra-universitas, serta peluang kolaborasi dalam pengembangan program internasional dan inovasi pendidikan. Sinergi ini dipandang sebagai langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.

Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
Pertemuan As-Syifa dengan ITB, persiapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara menegaskan bahwa pencapaian visi Indonesia Emas 2045 memerlukan kolaborasi kuat antar lembaga pendidikan.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai dengan menyiapkan generasi muda yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, dan memiliki integritas. Sinergi pendidikan sejak jenjang awal hingga perguruan tinggi menjadi kunci utama,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Abdurahim Casim menyampaikan bahwa As-Syifa memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang bangsa.

“Visi Indonesia Emas 2045 menuntut kesiapan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, berdaya saing, dan memiliki kepemimpinan. As-Syifa berkomitmen membangun pembinaan talenta secara berkelanjutan melalui sinergi dengan perguruan tinggi unggulan seperti ITB,” Ungkapnya

Melalui silaturahmi ini, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dan ITB menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan unggul sebagai fondasi lahirnya generasi emas Indonesia 2045. Kolaborasi strategis ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan nasional dan pembangunan bangsa di masa depan.