Home Blog Page 23

Juleha Terlatih Jamin Hewan Kurban disembelih Sesuai Syariat Berprinsip ASUH

0

Ketua Pelaksana Kegiatan Syiar Dzulhijjah 1445 Hijriyah di lingkungan As-Syifa yang sekaligus sebagai Ketua DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Subang mengatakan tahun ini Juleha menurunkan 23 orang tim Juleha terlatih serta diikuti oleh sekitar 15 peserta magang untuk membantu penyembelihan hewan kurban.

Mereka disebar di sembilan lokasi yang tiga tempat diantaranya itu adalah As-Syifa Jalancagak, As-Syifa Wanareja dan As-Syifa Sagalaherang, sisanya menyebar di masyarakat Subang untuk syiar bagaimana penyelenggaraan ibadah uddhiyah yang sesuai dengan syariat Islam.

Profesionalisme tim jagal yang sesuai syariat punya peran yang penting dalam menyembelih hewan kurban untuk memberikan jaminan ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Inilah salah satu komitmen As-Syifa Peduli kepada para pequrban dan donatur dalam menjaga kehalalan dan kualitas daging kurban yang didistribusi melalui proses yang higienis.

“Kami tim Juleha itu dibekali bagaimana kita memilih hewan kurban yang baik dan sesuai, kemudian juga kami dibekali bagaimana kita menghandling hewan dari hidup sampai kemudian kita siapkan untuk disembelih dengan proses yang cepat dan seminim mungkin menyiksa hewan,” Jelas ustaz Andi.

Juleha juga menjaga adab Ihsan dalam penyembelihan, Jadi kita memastikan tidak ada namanya hewan yang dalam keadaan hidup sudah dipotong-potong dan sebagainya, semua berjalan dengan baik secara sistematis sehingga menjamin proses yang sesuai syariat insyaa Allah.

“Saya berharap mudah-mudahan syiar sembelih halal ini bisa tersebar ke seluruh pelosok, dan saya harap As-Syifa itu bisa menjadi percontohan untuk proses penanganan manajemen kurban di Subang khususnya dan di Indonesia secara umumnya.” imbuh beliau.

Ini Rangkaian Syiar Dzulhijjah 1445 Hijriyyah di As-Syifa

0

Program Syiar Dzulhijjah pada Hari Raya Idul Adha tahun 1445 Hijriyyah ini bertema “Ketika Cinta Berkurban”. Rangkaian kegiatannya sudah dimulai sejak Mei lalu dengan kegiatan syiar Dauroh Manajemen Kurban yang mengundang para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Subang. Tujuannya untuk mensyiarkan proses penanganan kurban yang sesuai syariat dan higienis secara offline dan online dengan berbagai macam bahasan seputar ibadah Dzulhijjah. Kemudian Pelaksanaan Sholat Idul Adha di seluruh kampus As-Syifa dan dilanjutkan dengan Penyembelihan Hewan Kurban.

Ketua Panitia Syiar Dzulhijjah Andi Subastian, S.IP menjelaskan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan As-Syifa ini dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Senin dan Selasa (17-18/06/2024). Dimulai dari penyembelihan hewan kurban dari pekurban santri yang telah diedukasi sebelumnya tentang bagaimana pentingnya berkurban.

“Kemudian mereka (santri ikhwan) kami ajarkan juga bagaimana menyembelih sendiri hewan kurbannya. Kami juga hari ini menyembelih puluhan ekor hewan kurban untuk didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Subang dengan target cakupan lebih dari 10.000 penerima manfaat.” kata ustaz Andi.

Beliau juga mengungkapkan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha ini agar menjadi momen kita semua berempati kepada saudara-saudara kita di Negara Palestina.

“Semoga di bulan Dzulhijjah ini kita yang bisa berkurban bisa menjadi momentum agar kita berempati kepada saudara-saudara kita di Palestina. Oleh karenanya untuk distribusi hewan kurban juga kita tidak melewatkan Palestina sebagai salah satu wilayah penerima manfaat seperti yang memang dilakukan di setiap tahunnya” terangnya.

Setelah dua hari penyembelihan hewan kurban di RPH As-Syifa, rangkaian kegiatan di hari berikutnya yaitu pemotongan di RPH bogor yang bekerjasama dengan vendor untuk jenis daging kurban yang akan diolah dalam bentuk daging rendang kalengan, yang merupakan salah satu program distribusi As-Syifa Peduli untuk jangka panjang.

Ketua Dewan Pembina Ingatkan Perjuangan di Palestina Pada Momentum Idul Adha 1445 H

0

Salat Id pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyyah di lingkungan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah diikuti oleh seluruh keluarga besar As-Syifa, mulai dari para santri, pegawai hingga para alumni dan wali santri yang sengaja datang untuk mengikuti salat berjamaah di As-Syifa. Salat Id dilaksanakan di tiga Kampus As-Syifa yakni, lapangan Aula Mubarok Kampus As-Syifa Jalancagak 1 dan 2, halaman SMAIT Kampus As-Syifa Wanareja dan Parkiran Utama Ponpes Sagalaherang, pada Senin (17/06/2024).

Dalam khutbahnya, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. H. Lalu Agus Pujiartha, M.A. mengingatkan kepada seluruh jamaah tentang perjuangan rakyat Palestina yang berkorban sampai saat ini terutama saudara-saudara muslimin kita di kota suci tersebut. Semoga Allah SWT kembalikan kemerdekaan Palestina.

“Hari ini kita disadarkan kembali bahwa kejayaan islam, negara, bahkan yayasan kita ini adalah bukti pengorbanan dari umat Islam. Oleh karena itu pada momentum yang berbahagia ini kita jangan lupa ada saudara kita yang berduka di Palestina, mari kita doakan para pejuang Islam kita, semoga mereka selalu diberikan keberkahan dan kekuatan oleh Allah SWT. Selamat hari raya Idul Adha 1445 hijriyah” himbau Beliau.

Kemudian, dalam nasihat yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, dr. Suleiman Omar S. Qush disebutkan pesan mulia kepada seluruh jamaah yang hadir dan menyimak secara online, untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah, mulai dari nikmat yang paling sederhana karena mungkin nikmat sederhana yang kita rasakan saat ini belum tentu didapat oleh rakyat Palestina.

“Mari kita syukuri nikmat yang kita dapat saat ini, nikmat keamanan, nikmat berlimpah makanan, dan nikmat lainnya yang saudara-saudara kita di Palestina belum tentu merasakan bahkan nikmat makan sekalipun. Mari kita doakan semoga Allah SWT segera berikan kemerdekaan kepada rakyat Palestina.” kata dr. Suleiman.

Salat ‘id diakhiri dengan mushafahah dan pembagian hadiah dari dr. Suleiman untuk jamaah anak-anak.

NYALA HARAPAN DAN DO’A UNTUK PALESTINA DI MOMEN WISUDA KE-XV LTIQ AS-SYIFA

0

dr. Suleiman tiada hentinya mengingatkan kita untuk senantiasa ingat dan mendo’akan saudara muslim kita di Palestina yang sampai saat ini masih terus di bombardir oleh Israel. Dalam momen wisuda ke-XV LTIQ As-Syifa, beliau menyampaikan perihal kondisi saudara muslim yang porak poranda akibat serangan brutal tanpa pandang bulu Israel terhadap warga Palestina.

“Saya mau mengingatkan para hadirin, perang Palestina di Gaza hingga saat ini sudah 9 bulan masih terjadi, banyak syahid, banyak luka dan kehancuran lembaga tahfiz, rumah sakit dan bangunan saudara dan anak-anak kita di Palestina. Saya minta dari semua hadirin, jangan lupa selalu doakan untuk mujahidin Palestina. Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan mereka kekuatan, kesabaran dan sakinah atas hati-hati mereka, hingga Allah berikan kemenangan insyaa Allah.”

Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap Palestina, di tengah prosesi wisuda dilakukan do’a bersama khusus untuk kemenangan bumi Palestina. Panitia juga melengkapi dekorasi lokasi wisuda dengan bendera Palestina dan penggunaan syal Palestina oleh para Senator Sidang Wisuda. Para peserta wisuda seraya mengibarkan bendera Palestina sambil bertakbir. Di akhir, wisudawan juga memberikan donasi sebesar Rp 2.000.000,- untuk Palestina yang disalurkan melalui As-Syifa Peduli.

WISUDA KE-XV LTIQ AS-SYIFA, LAHIRKAN RATUSAN PENGHAFAL QUR’AN

0

Prosesi wisuda Mahasantri Lembaga Tahfizh Ilmu Qur’an (LTIQ) As-Syifa Angkatan ke-XV dilaksanakan pada Sabtu (8/6/2024) di Aula Erdogan Ma’had LTIQ As-Syifa Jalancagak. Acara ini dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah beserta jajaran pengurus dan pimpinan, unsur muspika Jalancagak, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya. Para hafizh dan hafizhah yang diwisuda pada tahun 2024 ini sebanyak 141 wisudawan yakni 34 mahasantri ikhwan dan 107 mahasantri akhwat yang berasal dari seluruh daerah di nusantara.

Dalam sambutan H. Asnawi selaku PLH Kemenag Kabupaten Subang disebutkan bahwa pihaknya mengaku bangga dan mengapresiasi As-Syifa khususnya dengan kehadiran LTIQ yang setiap tahun melahirkan para penghafal Qur’an. Menurut beliau, LTIQ turut berkontribusi terhadap Pendidikan agama dan ilmu Qur’an khususnya untuk masyarakat Kabupaten Subang.

“Kami atas nama pemerintah, kemenag mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan Pendidikan yang ada di lembaga As-Syifa ini. Kita akui As-Syifa terkenal kemana-mana, saya berkunjung dinas ke Aceh saja rekan disana bisa tau pondok As-Syifa Subang.” Cerita H. Asnawi.

Beliau menilai, hal itu lantaran As-Syifa telah berjalan dengan baik dan sudah melahirkan para alumni hebat dan berkualitas, sehingga dikenal masyarakat luas.
“Oleh sebab itu, mari kita jaga As-Syifa ini, Yayasan yang berdiri wakaf ummat dan dikelola ummat juga untuk kebermanfaatan ummat, yuk sama-sama kita bersinergi supaya As-Syifa terus berjalan dengan baik. As-Syifa ini merupakan asset, karena dari pondok ini akan menghasilkan orang-orang yang hebat.” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dr. Suleiman Omar S. Qush menyatakan siap mendukung Pendidikan agama dan ilmu Al-Qur’an khususnya bagi masyarakat Subang dan seluruh generasi muda di nusantara umumnya yang ingin belajar dan menjadi penghafal Qur’an di LTIQ As-Syifa.

“Sejak tahun kemarin saya sudah jelaskan tentang siapa (yang ingin) masuk LTIQ, insyaa Allah bisa gratis, saya harap semua orang bisa memahami bahwa As-Syifa Al-Khoeriyyah itu adalah wakaf ummat Islam, untuk kebaikan Umat Islam di Indonesia. Maka jika ada nanti ada banyak santri yang ingin jadi penghafal Qur’an insyaa Allah saya siap untuk memfasilitasi kebutuhannya di LTIQ As-Syifa.” Jelas Beliau.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Untuk Smpit As-Syifa Boarding School Jalancagak

0

Senin (03/06/2024) Kepala SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak hadir memenuhi undangan Bupati Kabupaten Subang melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2024.

As-Syifa dinilai sebagai salah satu sekolah yang telah menerapkan sistem dengan maksud untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik.

Senada dengan ungkapan yang dituturkan Ustaz Gigih Pamungkas, Kepala SMPIT As-Syifa Jalancagak. Beliau mengatakan bahwa penghargaan adiwiyata ini merupakan penghargaan bagi seluruh warga As-Syifa khususnya SMPIT As-Syifa Jalancagak yang telah peduli dan berusaha untuk menjaga lingkungan di sekolah.

“Tentu kita berharap penghargaan ini bukan hanya sebatas penghargaan saja, melainkan benar-benar bisa  peduli, menjaga dan merawat lingkungan dengan harapan lingkungan menjadi indah, bersih dan kita berkontribusi terhadap keberlangsungan alam itu sendiri”. Ungkap Ustaz Gigih.

As-Syifa menjadi salah satu dari 34 sekolah di berbagai wilayah di Kabupaten Subang, yang mendapat predikat Sekolah Berbudaya Lingkungan.