Home Blog Page 20

Ketua Dewan Pembina As-Syifa, dr. Suleiman terima Penghargaan dari Pemkab Subang pada Momen Hari Santri

0

Alhamdulillah, Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, dr. Suleiman Omar S. Qush, dianugerahi penghargaan dalam momen peringatan Hari Santri Nasional oleh Pemerintah Kabupaten Subang. dr. Suleiman melalui As-Syifa dinilai berperan aktif dan berkontribusi besar terhadap pembangunan di kabupaten Subang khususnya dalam bidang pendidikan dan pondok pesantren. Penghargaan ini diserhahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, dan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Yayasan As-Syifa dalam mengembangkan pendidikan ponpes yang unggul di Kabupaten Subang.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Subang juga memberikan penghargaan kepada dua orang santri As-Syifa atas nama ananda Renjiro Syed Faqieh dan Alvaro Haneev Ambalia. Kedua santri ini telah mengharumkan nama Kabupaten Subang di Jawa Barat dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) Tingkat Provinsi Jabar, mewakili Kabupaten Subang. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas pembinaan dan pengembangan potensi yang konsisten di Ponpes As-Syifa, baik dari segi akademik maupun non-akademik.

Acara peringatan Hari Santri Nasional tahun 2024 di Kabupaten Subang yang berlangsung di Alun-Alun Subang ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai lembaga pendidikan.

Study Tour SDIT Al-Kamil Majalengka Ke Ponpes As-Syifa Sagalaherang : Vibesnya Sakinah & Cocok jadi Sekolah Rujukan

0

Rabu (02/10), Ponpes As-Syifa Sagalaherang menerima rombongan study tour dari SDIT Al-Kamil, Majalengka. Rombongan yang terdiri dari 170 orang yang diikuti siswa jenjang kelas 4 & 5 SD, dewan guru dan orang tua yang disambut langsung oleh Wakil Mudir Kyai Muflih, S.Ag., CT. beserta seluruh jajaran pengasuh Ponpes As-Syifa Sagalaherang.

Acara dimulai dengan perkenalan lingkungan pesantren, kurikulum khas, program unggulan dan prestasi Ponpes As-Syifa Sagalaherang. Kepala Badan Penyelenggaraan SDIT Al-Kamil, Ustadz Dede S Putu Arga, S.Pd, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada para siswa tentang kehidupan pesantren sekaligus menggali referensi pengelolaan lembaga dan penyusunan kurikulum khas.

“ Masha Allah, ketika kami pertama datang, Vibesnya sakinah positif sekali, bersih, nyaman dan cocok menjadi sekolah rujukan. adapun tujuan berkunjung ke Ponpes As-Syifa Sagalaherang selain untuk rujukan dalam penyelenggaran sekolah sekaligus penyusunan kekhususan kurikulum khas As-Syifa yang dapat kami duplikasi, dan kegiatan ini juga bermaksud memperkenalkan bahwa pesantren itu keren dan asyik ” ungkapnya.

Ustadzh Eva Ratifah, S.Pd, selaku Kepala SDIT Al-Kamil menambahkan bahwa harapanya para siswa SDIT Al-Kamil yang semakin banyak berkesempatan melanjutkan jenjang pendidikan di Ponpes As-Syifa Sagalaherang melihat As-Syifa merupakan sekolah yang masuk ranking 100 besar sekolah nasional dengan segudang prestasi.

Santri Ponpes As-Syifa Dibekali Wawasan Internasional oleh Native Speaker dari Mesir dan Yordania

0

Sagalaherang, 24 September 2024 – Selasa (24/9) lalu Pondok Pesantren Assyifa Sagalaherang kedatangan dua tokoh internasional, yakni Dr. Muhammed Anshary dari Mesir yang kini menetap di Amerika Serikat dan Dr. Najii Alqobailat dari Yordania dalam agenda kunjungan eksklusif ke kampus 3 As-Syifa. Momen ini tentu jadi kesempatan yang istimewa, dengan menjadikan kedua tokoh ini sebagai Native Speaker dalam acara pelatihan Bahasa Arab untuk para santri serta sebagai pengisi tausiyah singkat yang sarat manfaat. Keduanya berbagi pengalaman dan wawasan mengenai dunia akademik Islam di Mesir, Yordania, dan negara-negara lain. Dua Syaikh ini disambut dengan antusias oleh para santri yang bersemangat mendapatkan wawasan baru dalam kajian bahasa dan keislaman dari sumber aslinya.

Acara ini dihadiri pula oleh Ketua Yayasan As-Syifa Alkhoeriyyah, DR. KH. Lalu Agus Pujiartha, M.A., serta Mudir Pondok Pesantren Assyifa Sagalaherang, Kiyai Farhan Muhammad, Lc. Dalam sambutannya, KH. Lalu Agus menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap masa depan para santri.

“Kehadiran Native Speaker dari Mesir dan Yordania ini adalah kebanggaan besar bagi Yayasan As-Syifa. Ini merupakan kesempatan emas bagi para santri untuk mendapatkan pengalaman langsung dari ahli bahasa Arab dan studi Islam internasional. Semoga ini menjadi jalan bagi santri yang bercita-cita belajar ke Timur Tengah,” ungkap beliau dengan penuh semangat.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Assyifa Sagalaherang dalam menjalin kerjasama dengan komunitas internasional dan memberikan pendidikan berkualitas kepada santri. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Arab santri, tetapi juga menjadi motivasi besar dan pembuka jalan menuju impian para santri yang ingin melanjutkan studi di Timur Tengah, yang telah lama menjadi pusat peradaban Islam.

Kunjungan Edukasi SMPIT Assyifa Jalancagak 2 ke BBGP dan Museum Geologi Bandung

0

Bandung, 17 September 2024 – Murid kelas 8 SMPIT Assyifa Boarding School Jalancagak 2 melaksanakan kegiatan kunjungan edukasi ke Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat dan Museum Geologi, Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman belajar di luar kelas dan memberikan pemahaman lebih mendalam tentang materi pelajaran secara interaktif.

Dalam kunjungan ke BBGP Jawa Barat, para murid mengikuti praktikum terkait pelajaran IPA, khususnya materi asam basa dan sel tumbuhan. Praktikum ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam memahami konsep-konsep ilmiah yang telah dipelajari di kelas. Dengan bimbingan para ahli dari BBGP, mereka tidak hanya diajak untuk mengamati, tetapi juga berpartisipasi dalam eksperimen yang melibatkan penggunaan indikator asam basa serta pengamatan struktur sel tumbuhan.

Sedangkan dalam kunjungan ke Museum Geologi, para murid mendapatkan kesempatan untuk mempelajari lebih dalam tentang sejarah kehidupan di bumi, termasuk hewan dan manusia purba, serta proses-proses geologi yang membentuk bumi. Mereka juga diperkenalkan pada berbagai jenis batuan, mineral, dan fosil yang menjadi saksi bisu perkembangan planet ini selama jutaan tahun. Pameran di museum memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana makhluk hidup berevolusi dan bagaimana perubahan geologi memengaruhi kehidupan di Bumi.

Ustaz Wandiansyah, M.Si., selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkaya pengetahuan siswa dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan. “Wisata edukasi ini dirancang agar siswa bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai topik atau materi pelajaran dengan pendekatan yang berbeda dari pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid dapat merasakan manfaat nyata dari belajar di luar kelas dan mendapatkan perspektif baru dalam mempelajari ilmu pengetahuan. Kunjungan edukasi semacam ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar yang lebih tinggi di kalangan murid.

Kunjungan Study Tour SDIT Baiturrahman Bekasi ke SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja

0

Sabtu pagi (14/09), SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja menerima kunjungan rombongan study tour dari SDIT Baiturrahman Bekasi, Jawa Barat. Rombongan yang terdiri dari 240 orang, termasuk guru, orang tua, serta siswa dan siswi kelas 6, disambut langsung oleh Kepala SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, Ustadz Arif Rahman, S.Pd, beserta para wakil kepala sekolah.

Acara dimulai dengan school tour, di mana para tamu disuguhi penampilan ekstrakurikuler serta pameran karya murid SMPIT As-Syifa Wanareja. Kepala SDIT Baiturrahman Bekasi, Ibu Idayu Retno Palupi, S.Sos, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada para siswa tentang kehidupan pesantren yang asyik dan keren.

“Kedatangan kami di sini membawa harapan besar, yaitu agar alumni SDIT Baiturrahman tertarik melanjutkan pendidikan ke pesantren. Kami ingin murid-murid tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter mandiri, berakhlak mulia, dan taat kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Kunjungan study tour ini merupakan bagian dari program tahunan SDIT Baiturrahman, di mana tujuan kunjungan adalah pesantren-pesantren yang berada di Pulau Jawa.

Di akhir sambutannya, Ibu Idayu menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari SMPIT As-Syifa Wanareja. “Terima kasih banyak kepada SMPIT As-Syifa Wanareja atas sambutannya yang luar biasa. Semoga As-Syifa semakin maju, berkembang, dan semakin banyak murid yang berprestasi, aamiin,” tutupnya.

Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Terima Sertifikat Tanah Wakaf Elektronik Pertama dari Kantor Pertanahan Subang.

0

Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menjadi lembaga pertama di kabupaten Subang yang secara resmi menerima sertifikat tanah wakaf elektronik yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kab. Subang H. Andi Kadandio Aleppudin, A.Ptnh., M.Si bertempat di Ruang Humas As-Syifa, Selasa (03/09/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Dr. KH. Lalu Agus Pujiartha, MA selaku Ketua Yayasan menerima secara langsung rombongan dari kantor pertanahan kabupaten Subang dan menyampaikan rasa syukur dan bangga karena As-Syifa menjadi lembaga pertama yg menerima sertifikat wakaf elektronik di Subang.

” Kami tentunya merasa bersyukur As-Syifa menjadi lembaga pertama di kabupaten Subang yg menerima ertifikat wakaf elektronik, ini sebagai bukti komitmen kami menjaga amanah wakaf ummat serta mendukung program pemerintah yakni digitalisasi sertifikat yang digalakan oleh Kementerian ATR/BPN RI ” pungkasnya

Adapun dokumen yg diserahkan pada kesempatan tersebut sebanyak 3 sertifikat wakaf elektronik yang merupakan tanah wakaf yang digunakan untuk komplek Pendidikan dan Pondok Pesantren As-Syifa kampus Sagalaherang yang saat ini di huni oleh hampir seribuan santri dari berbagai penjuru Indonesia.

Digitalisasi sertifikat ini merupakan salah satu fokus Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat transformasi digital. Sertifikat elektronik ini juga diharapkan untuk meningkatkan keamanan data dan privasi dalam layanan sehingga masyarakat akan mendapatkan kepastian hukum dan lebih nyaman dengan layanan-layanan di ATR/BPN.

“ Program sertifikat elektronik ini merupakam hal terpenting dilakukan karena dapat mengurangi risiko akibat kehilangan, pencurian, kerusakan karena bencana, kebakaran, dan bencana lainnya. Dan juga dari sisi pemerintah memudahkan untuk pengelolaan data, menghemat biaya transaksi, dan juga meningkatkan kerahasiaan dan keamanan data, ”tambah H. Andi