Bandung, 21/01/2025 — Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi pendidikan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) guna memperkuat sinergi lintas jenjang pendidikan.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Rektor ITB, Jalan Ir. H. Juanda No. 153, Bandung, dihadiri oleh jajaran pimpinan ITB, di antaranya Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., Direktur Persiapan Bersama Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si., Direktur Kemitraan ITB Dr. Ir. Endra Gunawan, S.T., M.Sc., serta Kepala Subdirektorat Penjaringan Mahasiswa Sarjana (PSMS) ITB Irvan Christiawan, S.T.

Rombongan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dipimpin oleh Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Ustadz Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM, bersama para kepala sekolah jenjang SMA, MA, dan SMK dari empat kampus As-Syifa. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, menegaskan kesamaan visi dalam membangun pendidikan unggul yang berkelanjutan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai peluang kerja sama strategis, antara lain penguatan pembinaan akademik dan karakter, pengembangan talenta dan minat bakat peserta didik, pembinaan prestasi sains dan riset, penjajakan program pra-universitas, serta peluang kolaborasi dalam pengembangan program internasional dan inovasi pendidikan. Sinergi ini dipandang sebagai langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.

Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara menegaskan bahwa pencapaian visi Indonesia Emas 2045 memerlukan kolaborasi kuat antar lembaga pendidikan.
“Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai dengan menyiapkan generasi muda yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, dan memiliki integritas. Sinergi pendidikan sejak jenjang awal hingga perguruan tinggi menjadi kunci utama,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Abdurahim Casim menyampaikan bahwa As-Syifa memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang bangsa.
“Visi Indonesia Emas 2045 menuntut kesiapan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, berdaya saing, dan memiliki kepemimpinan. As-Syifa berkomitmen membangun pembinaan talenta secara berkelanjutan melalui sinergi dengan perguruan tinggi unggulan seperti ITB,” Ungkapnya
Melalui silaturahmi ini, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dan ITB menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan unggul sebagai fondasi lahirnya generasi emas Indonesia 2045. Kolaborasi strategis ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan nasional dan pembangunan bangsa di masa depan.




