Subang — Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menerima kunjungan silaturahmi dari Dinar Khoirur Rozikin dalam rangka membahas pengembangan bisnis dan investasi pada sektor usaha yayasan. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kampus As-Syifa Jalancagak, Selasa (29/09/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Chief Operating Officer (COO) Dinar Khoirur Rozikin, Abuss Al-Halimi, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan penerimaan Yayasan As-Syifa terhadap kunjungan tersebut.
“Terima kasih telah menerima kunjungan kami untuk bersilaturahmi. Silaturahmi ini atas rida dari Allah SWT. Insyaallah hubungan dengan As-Syifa sudah terjalin dengan baik, karena ini adalah bisnis dari Magnet Rezeki dan kemarin Ust. Nasrullah sudah mengisi di As-Syifa,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan pandangan mengenai tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan berbasis pesantren, khususnya terkait perubahan minat masyarakat dalam menempuh pendidikan di pesantren.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap jumlah santri yang memilih untuk mondok dan pada akhirnya turut memengaruhi keberlangsungan pondok pesantren di Indonesia.
Dalam konteks tersebut, ia menjelaskan pentingnya pengembangan unit bisnis yang sesuai sebagai salah satu upaya membangun kemandirian dan memperkuat keberlangsungan ekonomi lembaga pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur As-Syifa Islamic Philanthropy H. Kamsi, ST, MT. menyampaikan bahwa As-Syifa terbuka terhadap gagasan pengembangan ekosistem baru di bidang investasi yang dapat mendukung penguatan kemandirian yayasan.
“Selamat datang di As-Syifa. Menarik untuk membangun ekosistem baru dalam investasi. Selain itu, ekosistem yang dibangun di As-Syifa adalah wakaf produktif,” tuturnya.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar wawasan mengenai pengalaman, peluang, serta strategi dalam membangun dan mengembangkan ekosistem bisnis yang dapat mendukung kemandirian dan keberlanjutan lembaga.
Melalui silaturahmi dan diskusi tersebut, diharapkan dapat terbuka peluang sinergi yang mendukung pengembangan dan kemandirian Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah di masa mendatang.***



