Mengenal Pendidikan Pesantren Modern, SDIT Baiturrahman Bekasi Kunjungi As-Syifa Boarding School

Share This Post

Subang – Penguatan ekosistem pendidikan tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarlembaga. Semangat tersebut terlihat dalam kunjungan silaturahmi SDIT Baiturrahman Bekasi ke As-Syifa Boarding School Jalancagak, Sabtu (3/10/2026), yang mempertemukan dua lembaga pendidikan untuk berbagi perspektif tentang pembentukan generasi berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Kunjungan yang telah memasuki kali ketiga ini diikuti antusias oleh keluarga besar SDIT Baiturrahman Bekasi. Ratusan peserta yang terdiri dari siswa, wali murid, serta para ustaz dan ustazah sebagai pendamping hadir di Kampus As-Syifa Jalancagak 1, menjadikan pertemuan tersebut sebagai momentum bersama untuk mengenal lebih dekat atmosfer pendidikan pesantren, kehidupan santri, serta nilai-nilai yang dibangun dalam lingkungan pendidikan As-Syifa.

photo 2026 10 03 15 19 51

Bagi SDIT Baiturrahman Bekasi, kunjungan ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas wawasan pendidikan sekaligus mempersiapkan kesinambungan pembinaan siswa pada jenjang berikutnya. Kepala SDIT Baiturrahman Bekasi, Idayu Retno Palupi, S.Sos., mengatakan bahwa pengalaman melihat langsung kehidupan pesantren penting untuk membangun pemahaman yang lebih utuh di kalangan siswa dan orang tua.

“Di sini bisa menjadi keberkahan dan kebaikan bagi kami. Salah satu tujuan silaturahmi saat ini adalah mengenalkan bahwa model pesantren merupakan model pendidikan yang relevan untuk pendidikan di era modern. Insyaallah, di pesantren anak-anak aman,” ungkap Idayu.

Ia berharap nilai-nilai yang selama ini ditanamkan di lingkungan SDIT Baiturrahman dapat menemukan kesinambungan melalui pendidikan pesantren. Menurutnya, pengalaman belajar dalam lingkungan pesantren dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk tumbuh melalui perpaduan pembelajaran, pembiasaan, kemandirian, dan kehidupan bersama

“Kami mengharapkan apa yang sudah kami bangun di sekolah kami bisa berlanjut pada pendidikan pesantren. Dengan kunjungan ini, kami bisa melihat secara langsung seperti apa pendidikan pesantren. Ternyata pesantren tidak semenyeramkan yang dibayangkan,” tambahnya.

photo 2026 10 03 15 19 56 2

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPIT As-Syifa, Firman Sistiawan, S.Pd., Gr., menyambut kunjungan tersebut sebagai bagian dari silaturahmi sekaligus ruang untuk memperkenalkan lebih dekat lingkungan pendidikan As-Syifa kepada keluarga besar SDIT Baiturrahman Bekasi.

“Alhamdulillah, ini adalah jalan terbaik dari Allah SWT sehingga kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi di As-Syifa. Terima kasih atas kunjungan dan kepercayaan memilih As-Syifa sebagai salah satu pesantren dari sekian banyak pesantren yang ada di Jawa Barat yang ingin dikenal lebih dalam,” tuturnya.

Interaksi antarsiswa menjadi bagian penting dalam kunjungan tersebut. Rombongan mengikuti school tour yang dipandu siswa As-Syifa yang juga sebagai Badan Eksekutif Murid (BEM). Para siswa mengenalkan lingkungan SMPIT Putra dan SMPIT Putri, fasilitas pendidikan, serta gambaran kehidupan santri sehari-hari. Pada saat yang sama, para santri As-Syifa mendapatkan ruang untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab secara langsung.

Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd., menilai pertemuan antarlembaga pendidikan seperti ini memberikan manfaat dua arah.

“Bagi kami, silaturahmi seperti ini bukan hanya tentang mengenalkan fasilitas sekolah, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman dan inspirasi secara langsung tentang lingkungan pendidikan dan kehidupan santri,” ujarnya.

photo 2026 10 03 15 19 50

Menurut Abdurahim, ketika santri diberikan kesempatan untuk menjadi pemandu, proses pendidikan berlangsung di luar kelas. Mereka belajar menyambut tamu, berkomunikasi, memimpin kelompok, bertanggung jawab, sekaligus membangun kepercayaan diri. “

Anak-anak yang berkunjung mendapatkan pengalaman, sementara santri kami mendapatkan ruang untuk mempraktikkan nilai-nilai kepemimpinan yang mereka pelajari,” katanya.

Selain siswa, wali murid, dan guru pendamping, kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Pendidikan SIT Baiturrahman Bekasi, Irwan Trianto, S.Pd.I., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDIT Baiturrahman Bekasi, Kokom Komariah, S.Pd. Pertemuan As-Syifa dan SDIT Baiturrahman Bekasi ini diharapkan menjadi bagian dari hubungan antarlembaga yang terus berkembang, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perubahan zaman tanpa kehilangan fondasi ilmu, karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai keislaman.

Jadwal Adzan Subang

Jadwal Adzan Subang

Subuh-
Dzuhur-
Ashar-
Maghrib-
Isya-
spot_img

Postingan Populer

Study Tour SDIT Al-Kamil Majalengka Ke Ponpes As-Syifa Sagalaherang : Vibesnya Sakinah & Cocok jadi Sekolah Rujukan

Rabu (02/10), Ponpes As-Syifa Sagalaherang menerima rombongan study tour dari SDIT Al-Kamil, Majalengka. Rombongan yang terdiri dari 170 orang yang diikuti siswa jenjang kelas...

Apakah Mengadu Domba ( Namimah ) itu ?

Mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak adalah salah satu faktor yang menyebabkan terputusnya ikatan dan yang menyulut api kebencian serta permusuhan...