alshifacharity.com – SMPIT As-Syifa Jalancagak 2 Putra menggelar Wisuda Tahfidz Angkatan Pertama Genomic sebagai momentum syukur atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus peneguhan komitmen lembaga dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Guru, Musyrif, Orang Tua/ Wali Santri, serta para wisudawan. Momen ini menjadi hari istimewa bagi para santri yang telah menempuh perjalanan panjang dalam menghafal Kalamullah di tengah aktivitas pendidikan dan pembinaan karakter di lingkungan boarding school.
Bagi As-Syifa, wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni atas pencapaian jumlah hafalan. Lebih dari itu, wisuda merupakan bentuk penghargaan terhadap proses pendidikan yang menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan karunia Allah SWT yang telah mengiringi perjalanan As-Syifa selama lebih dari dua dekade.

Beliau menyampaikan bahwa perjalanan As-Syifa yang kini memasuki usia 23 tahun merupakan bukti nyata pertolongan Allah SWT kepada lembaga yang berupaya menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan pendidikan.
“Dalam rangka tahaduts bin ni’mah, lembaga yang saat ini sudah memasuki usia 23 tahun berkembang dari yang awalnya mengontrak hingga kini memiliki beberapa lokasi pendidikan. Dari jumlah pegawai yang hanya beberapa orang, kini sekitar 1.400 pegawai. Dari jumlah murid yang sedikit, kini Alhamdulillah telah mencapai kurang lebih 5.000 murid,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan tersebut tidak dapat dijelaskan hanya melalui aspek manajemen, strategi, atau kerja keras sumber daya manusia semata. Beliau mengungkapkan, ada keberkahan Al-Qur’an yang menjadi faktor penting dalam perjalanan dan pertumbuhan lembaga.
“Kami meyakini bahwa perkembangan ini bukan semata karena kemampuan yang mengelolanya. Ada keberkahan Al-Qur’an yang Allah hadirkan dalam perjalanan lembaga ini,” ungkapnya.
Beliau menjelaskan bahwa sejak awal berdiri, As-Syifa telah menempatkan Al-Qur’an sebagai ruh pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembinaan Al-Qur’an, termasuk keberadaan Lembaga Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa yang secara khusus berfokus mencetak para penghafal Al-Qur’an dan guru tahfidz.
“Alhamdulillah, sampai saat ini sudah lahir ribuan penghafal Al-Qur’an yang menjadi guru tahfidz di berbagai wilayah Indonesia. Ini menjadi salah satu bentuk kontribusi As-Syifa dalam menyiapkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an,” katanya.
Di hadapan para wisudawan dan orang tua, TGH. Lalu Agus Pujiartha juga menegaskan bahwa Al-Qur’an harus senantiasa hadir dalam setiap jenjang pendidikan di lingkungan As-Syifa. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sejauh mana peserta didik memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.
“Kami terus berupaya agar setiap jenjang pendidikan di As-Syifa memiliki keterikatan yang kuat dengan Al-Qur’an. Sebab kami percaya, selama Al-Qur’an hadir dalam kehidupan dan pendidikan kita, keberkahan akan terus menyertai. Namun ketika kita menjauh dari Al-Qur’an, maka keberkahan itu pun akan semakin jauh,” tuturnya.
Beliau juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti pada capaian hafalan yang telah diraih hari ini. Menurutnya, wisuda tahfidz bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengulang, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat kepada para santri yang hari ini diwisuda. Selamat pula kepada para wali santri yang telah mendampingi dan mendoakan ananda selama proses menghafal Al-Qur’an. Semoga capaian ini menjadi keberkahan bagi keluarga, sekolah, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujarnya.
Wisuda Tahfidz Angkatan Pertama Genomic SMPIT As-Syifa Jalancagak 2 Putra menjadi penanda lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki ikatan yang kuat dengan Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar perayaan capaian hafalan, wisuda ini menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an adalah sumber keberkahan, sumber petunjuk, sekaligus fondasi utama dalam membangun pendidikan yang melahirkan generasi unggul. Sebuah nilai yang terus dijaga dan diwariskan oleh As-Syifa kepada setiap generasi yang tumbuh di bawah naungan lembaga tersebut.***



