(0260) 470680

0853 2010 0607

Senin s.d Sabtu. 07.00 - 16.00

Subang, Jawa Barat

Pesantren Ummahat ke-22 Dihadiri 1.594 Peserta, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial di Kabupaten Subang

Share This Post

alshifacharity.com – Pesantren Ummahat yang telah memasuki tahun ke-22 kembali digelar dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ilmu, spiritualitas, serta kepedulian sosial bagi kaum ibu di Kabupaten Subang. Antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun, dan pada pelaksanaan kali ini jumlah kehadiran tercatat mencapai 1.594 peserta dari 170 Majelis Taklim se-Subang Selatan.

Harapan Pengembangan Skala Lebih Besar hingga Subang Kota

Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Ustadz TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas istiqamah penyelenggaraan kegiatan tersebut selama lebih dari dua dekade. Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang ini merupakan bukti komitmen dalam membina kaum ibu melalui penguatan keilmuan dan nilai-nilai keislaman.

Sambutan Ustadz TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA
Sambutan Ustadz TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, MA

“Alhamdulillah, selama 22 tahun Pesantren Ummahat terus berjalan dengan penuh keberkahan. Ini adalah bukti semangat ibu-ibu dalam menuntut ilmu dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan pengajian dan pembinaan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih luas, bahkan suatu saat dapat digelar dalam skala besar dengan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Subang.

“Kita ingin ke depan kegiatan ini semakin besar dan memberikan dampak luas. Mudah-mudahan Allah izinkan suatu saat seluruh ibu-ibu se-Subang bisa berkumpul dalam satu momen besar yang membawa keberkahan bagi Kabupaten Subang,” katanya.

Wakil Bupati Subang Apresiasi Peran As-Syifa Al-Khoeriyyah

Sementara itu, Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi,. S.Si., M.M. menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam pembinaan akhlak dan keagamaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan iman dan karakter.

Sambutan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi,. S.Si., M.M.
Sambutan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi,. S.Si., M.M.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan iman dan akhlak. Program-program keagamaan seperti ini membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Subang yang religius,” tegasnya.

Ia juga mendukung rencana pengembangan kegiatan dalam skala yang lebih besar melihat antusiasme peserta yang terus meningkat.

“Dengan semangat yang luar biasa ini, insyaallah ke depan kegiatan Pesantren Ummahat bisa kita gelar di kawasan Subang Kota atau bahkan di Alun-Alun Subang. Jika ribuan ibu-ibu berkumpul dalam satu majelis besar, ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga simbol kuatnya syiar Islam di ruang publik,” ungkapnya.

Kajian “Tetanggaku, Keluarga Terdekatku” Perkuat Ukhuwah Sosial

Dalam sesi materi, Ustadz T. Munandar Hilmi menyampaikan kajian bertajuk “Tetanggaku, Keluarga Terdekatku”. Ia mengajak peserta untuk memaknai tetangga sebagai keluarga terdekat dalam lingkup sosial setelah keluarga inti. Kepedulian kepada tetangga, menurutnya, harus diwujudkan melalui empati, perhatian, dan sikap saling memahami.

Sesi materi, Ustadz T. Munandar Hilmi menyampaikan kajian bertajuk “Tetanggaku, Keluarga Terdekatku”
Sesi materi, Ustadz T. Munandar Hilmi menyampaikan kajian bertajuk “Tetanggaku, Keluarga Terdekatku”

“Tidak hanya memberi makan, kita juga harus memberi empati dan peduli kepada tetangga. Kita mulai dari yang paling dekat dengan kita sebelum kepada yang jauh,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa bertetangga yang baik berarti menghadirkan kenyamanan, menjaga adab, serta membangun hubungan yang dilandasi rasa saling menghargai. Ketika ukhuwah terjalin dengan kuat, maka dalam kondisi sulit akan hadir dukungan dan pertolongan dari lingkungan sekitar.

“Justru kita harus senang punya tetangga, karena ketika ukhuwah terbangun, saat kita susah akan banyak yang membantu,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan sosial dalam kehidupan. Menurutnya, tetangga dapat menjadi bagian dari social support system yang berpengaruh besar terhadap kesehatan mental dan keberhasilan seseorang.

“Tetangga itu bagian dari social support kita. Bahkan bisa menjadi penopang kesehatan mental kita dalam meraih cita-cita dan keberhasilan,” pungkasnya.

Pesan dan Harapan Peserta untuk Keberlanjutan Kegiatan

Antusiasme dan manfaat kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Ibu Elis, peserta asal Sagalaherang, yang untuk pertama kalinya mengikuti Pesantren Ummahat. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir di tengah majelis ilmu tersebut.

Pesan dan Harapan Peserta, Ibu Elis dari Sagalaherang
Pesan dan Harapan Peserta, Ibu Elis dari Sagalaherang

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa hadir dan menimba ilmu di Pesantren As-Syifa. Banyak sekali ilmu dan wawasan baru yang saya dapatkan dari para pemateri. Materinya sangat bermanfaat, menambah pemahaman keagamaan sekaligus memotivasi kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.

Ibu Elis berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak kaum ibu yang merasakan manfaatnya. “Semoga kita semua tetap istiqamah, semangat dalam menuntut ilmu, dan bisa kembali berkumpul di kegiatan mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Pesantren Ummahat sebagai Ruang Pembinaan Spiritual dan Sosial

Pada hari ketiga pelaksanaan, kegiatan semakin semarak dengan digelarnya aksi munashoroh untuk Palestina sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Selain itu, panitia menghadirkan Bazar UMKM Ramadan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, berbagai promo menarik dari sponsor, serta beragam doorprize yang menambah antusiasme peserta.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga mempererat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesantren Ummahat ke-22 kembali menegaskan perannya sebagai ruang pembinaan yang menghadirkan ilmu, kebersamaan, dan keberkahan bagi umat di Kabupaten Subang. (Red. Official As-Syifa)

Jadwal Adzan Subang

Jadwal Adzan Subang

Subuh-
Dzuhur-
Ashar-
Maghrib-
Isya-
spot_img

Postingan Populer

Study Tour SDIT Al-Kamil Majalengka Ke Ponpes As-Syifa Sagalaherang : Vibesnya Sakinah & Cocok jadi Sekolah Rujukan

Rabu (02/10), Ponpes As-Syifa Sagalaherang menerima rombongan study tour dari SDIT Al-Kamil, Majalengka. Rombongan yang terdiri dari 170 orang yang diikuti siswa jenjang kelas...

Apakah Mengadu Domba ( Namimah ) itu ?

Mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak adalah salah satu faktor yang menyebabkan terputusnya ikatan dan yang menyulut api kebencian serta permusuhan...