Home Blog Page 25

LAZ Assyifa Peduli Bina 5 Kecamatan dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Kemenag RI

0

Kementerian Agama (Kemenag) RI menargetkan penambahan sebanyak 100 titik baru untuk menjadi fokus dalam program Pemberdayaan Ekonomi Umat pada 2024. Dengan pola kolaborasi dan sinergi, Kemenag menggaet stakeholder termasuk Baznas dan LAZ dalam penyelenggaraan program ini.

Assyifa Peduli sebagai LAZ di Kabupaten Subang turut serta dalam pelaksanaan program pemberdayaan ini. Kepala Program LAZ Assyifa Peduli, Ikhsan Nuryamin, S.Kom., mengatakan bahwa LAZ Assyifa Peduli akan membina 5 kecamatan dalam mendukung Program Pemberdayaan Ekonomi Umat pada 2024.

“Program Pemberdayaan Ekonomi Umat merupakan upaya bersama Kemenag RI, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia. Pada tahun ini Kemenag RI menaretkan 100 titik. Alhamdulillah Assyifa Peduli ditunjuk untuk membina 5 kecamatan di Kabupaten Subang, yaitu Kecamatan Jalancagak, Sagalaherang, Subang, Kalijati, dan Pagaden,” jelas Ikhsan.

Ia berharap selanjutnya bisa membina dan menyejahterakan lebih dari 5 kecamatan di Kabupaten Subang.

“Karena kami membina 5 kecamatan di Kabupaten Subang, melalui program ini diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan khususnya di 5 Kecamatan binaan kami ini. Namun, ke depan semoga semakin bertambah wilayah binaan ini, sehingga seluruh masyarakat di Kabupaten Subang terjamin kesejahteraannya. Kami juga mengajak para donatur untuk berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat ini melalui aksipeduli.id. Karena Insyaa Allah dampaknya tidak hanya untuk mereka tapi juga mengalirkan pahala untuk kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Kemenag RI Muhibuddin berharap program ini dapat memperkuat tata kelola dan mengentaskan kemiskinan.

IMG 20240523 WA0003

“Program Pemberdayaan Ekonomi Umat ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola keuangan masyarakat, dan berdampak signifikan dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tuturnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (22/5).

Melalui pembentukan Project Management Unit (PMU) untuk program Zakat dan Wakaf, kata dia, Kemenag berupaya mengakselerasi pelaksanaan program ini pada program tersebut.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur, menegaskan pentingnya fokus dan lokus yang jelas dalam pelaksanaan program ini.

Menurutnya, pendayagunaan zakat harus difokuskan pada sasaran yang jelas, yaitu fakir dan miskin.

“Pendayagunaan zakat itu mesti difokuskan pada lokus dan sasaran yang jelas mustahik-nya, yaitu fakir dan miskin,” ujarnya.

Melalui kolaborasi, kata Waryono, diharapkan zakat dan wakaf dapat dikelola lebih optimal, sehingga dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sesuai dengan Undang-undang No. 23 Tahun 2011.

Asesmen Lapangan Prodi Ilmu Qur’an Dan Tafsir Stiq As-Syifa

0

Sabtu (18/5/2024) dua asesor dari BAN-PT hadir di As-Syifa untuk melakukan asesmen lapangan program studi Ilmu A-Qur’an dan Tafsir STIQ As-Syifa, ialah Dr. H. Ahmad Subakir, M.Ag. dan Dr. H. Abdul Matin bin Salman, Lc., M.Ag. didampingi oleh Dr. Lukman Nugraha, M.Si,.M.Ed selaku Kasubtim Bina Prodi Subdit Pengembangan Akademik.

Para asesor menilai langkah mula yang baik adalah awal mula kemajuan, sehingga kegiatan ini menjadi langkah yang tepat bagi STIQ yang ingin bergerak cepat untuk maju dan mengembangkan lembaganya. Dr. Lukman Nugraha menyatakan apresiasinya terhadap As-Syifa yang fokus dalam mendorong level pendidikan khususnya pendidikan tinggi di Kabupaten Subang dengan adanya STIQ.

“Dan STIQ sudah on the track dalam ajuan akreditasi, proses perubahan itu kan selalu diawali dengan momentun, maka jika kita ingin segera berubah ya harus segera buat momentum, ya seperti saat ini. Kami siap bantu untuk membina prodi ini” ungkapnya.
photo 2024 05 20 13 36 24Dengan begitu, lanjut beliau, dari asesmen ini STIQ akan disadarkan dengan hal-hal yang masih harus diperbaiki demi memenuhi kriteria akreditasi program studi.

Asesor I Dr. H. Ahmad Subakir berpesan kepada As-Syifa untuk dapat memaksimalkan potensi agar dapat mengembangkan lembaga pendidikannya, terlebih As-Syifa punya mimpi untuk membentuk universitas.

“Saya melihat potensi yang luar biasa pada yayasan yang mengelola STIQ, potensi SDM, finansial, acceptance masyarakat itu ada, tinggal maksimalkan itu. Tapi untuk proses asesmen yang disiapkan tadi baik ya, bagus.” jelasnya.

Bekiau menambahkan, “Segala sesuatu yang baik itu insyaa Allah akan dimudahkan, yang terpenting adalah kemauan kita untuk mencari dan melakukan yang terbaik.”

Ponpes As-Syifa Sagalaherang, Menerima Kunjungan Penelitian UIN SGD Bandung tentang Peran Pesantren dalam Moderasi Beragama

0

Wakil Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M. Ag. beserta rombongan berkunjung ke Pondok Pesantren As-Syifa Al-Khoeriyyah Sagalaherang. Rabu, 15/05/2024 dalam agenda Penelitian terkait Kontribusi Pesantren dalam Penguatan Moderasi Beragama.

Adapun rombongan UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini diantaranya Dr. H. Mustofa, M. Ag. (Sekretaris Prodi Ekonomi Islam Pasca Sarjana) dan Prof. M. Taufiq Rahman, Ph.D.(Guru Besar Sosiologi), Mudir Ponpes As-Syifa Sagalaherang KH. Farhan Muhammad, Lc dengan ditemani beberapa pengasuh menerima rombongan UIN SGD Bandung tersebut diruang Mudir Komplek Tholibah.

Peneliti dari UIN SGD Bandung tersebut menggali dengan metode wawancara terkait kegiatan belajar mengajar santri, kitab rujukan, sejarah singkat maupun program unggulan Ponpes As-Syifa Sagalaherang khususnya dalam penguatan moderasi beragama dilingkungan pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, KH Farhan Muhammad, Lc menyampaikan bahwa komitmen Ponpes As-Syifa Sagalaherang dalam Moderasi Beragama diterapkan secara nyata dan mudah dipahami dengan santri diberikan pemahaman tentang keberagaman adalah rahmat.

Maka sebagai implementasi nya Ponpes As-Syifa Sagalaherang melalui program unggulan yang diterapkan yakni Overseas ke Universitas Al Azhar Mesir adalah bertujuan memberikan pengalaman dan pengamalan secara langsung tentang moderasi beragama bagi para santrinya bukan hanya di Indonesia tapi di Dunia.

” Di Ponpes As-Syifa Sagalaherang ada kegiatan Overseas ke Mesir, Kegiatan tersebut setidaknya komitmen kami untuk memberikan studi singkat tentang nilai-nilai Moderasi Beragama dan kami sering sampaikan bahwa keberagaman adalah Rahmat ” Pungkas Kyai Farhan

photo 2024 05 15 14 28 19Dr. H. Mustofa, M.Ag. pun menegaskan bahwa dari hasil pengamatan dan wawancara Ponpes As-Syifa Sagalaherang ini sudah sangat bagus dalam penerapan moderasi beragama dalam hal pemahaman washatiyah yang baik dan juga tidak hanya memadukan pemahaman agama akan tetapi Ilmu Pengetahuan Sains dan Teknologi pun begitu lengkap di padukan.

” Kami rasa sudah sangat bagus pengamalan paham washatiyah atau moderasi di Ponpes As-Syifa Sagalaherang ini, Apalagi As-Syifa sudah menjalin muadalah dengan Al Azhar Kairo Mesir yang kami rasa Al Azhar adalah Perguruan Tinggi yang benar-benar menerapkan pemahaman washatiyah yang baik di Dunia ” Pungkasnya

Selain itu Sekretaris Pasca Sarjana UIN SGD tersebut juga menegaskan bahwa terjawab sudah jika ada yang masih beranggapan miring bahwa Ponpes As-Syifa Sagalaherang ini aliran kanan ekstrim kami pastikan itu salah dan keliru karena dari Kitab Rujukan dan Metode Pembelajaran sangat relevan dengan penguatan moderasi beragama.

Sosialisasi Sertifikasi Halal ke Para Supplier, Langkah As-Syifa Jamin Produk yang Dikonsumsi Halal

0

Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah melalui Divisi Sekretariat, Pengadaan dan Unit Usaha Qatrindo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sertifikasi Halal kepada Para Supplier Dapur maupun Foodcourt. Sabtu (11/05/2024) bertempat di Aula Umar Komplek Pendidikan As-Syifa Jalancagak.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan para supplier sudah memiliki sertifikat halal dari BPJPH Kementerian Agama dan bagi para supplier yang belum memperoleh sertifikat halal dalam tersebut juga diberikan pembekalan dari mulai pembuatan NPWP, NIB dan Akun Si Halal.

Ustadz Abdurahim Casim, M.Pd selaku Sekretaris Yayasan menyampaikan pentingnya para supplier As-Syifa untuk memiliki Sertifikat Halal sebagai komitmen As-Syifa dalam menjamin produk yang dikonsumsi Halal sekaligus As-Syifa juga turut ikut serta mensukseskan program pemerintah.

” Setelah sosialisasi ini, As-Syifa mendorong semua supplier memiliki Sertifikat Halal. Kita ingin menjamin semua produk yang dikonsumsi dilingkungan As-Syifa sudah berstatus Terpercaya Kehalalan nya dari lembaga berwenang yang ditunjuk oleh Pemerintah” Pungkasnya

Para supplier As-Syifa di berikan tenggang waktu sebelum pada 17 Oktober 2024 untuk memproses sertifikat halal sebagaimana PP No. 39 Tahun 2021, adapun konsekuensi bagi para supplier As-Syifa yang tidak memiliki sertifikat halal akan dilarang beredar dilingkungan As-Syifa.

Daurah Qurban, Ikhtiar As-Syifa Membentuk Para Juru Sembelih Yang Terstandardisasi

0

Menjelang bulan Dzulhijjah 1445 Hijriyyah, As-Syifa Peduli bersama Komunitas Juru Sembelih Halal (Juleha) melaksanakan pelatihan Dauroh Sembelih Hewan Qur’ban, di area Camping Ground As-Syifa Jalancagak, Sabtu (11/05).

Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali materi meliputi Fiqih Udhiyah (berqurban), manajemen qurban, teknik handling hewan, pengenalan bilah sembelih, simpul tali-temali dan ditutup dengan praktik penyembelihan domba secara langsung.

Dauroh kali ini diikuti 50 peserta, terdiri dari perwakilan pengurus DKM masjid, pondok pesantren, sekolah dan komunitas yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Subang. Ketua DPD Juleha Kab. Subang, Andi Subastian menyampaikan bahwa Juleha bersama As-Syifa Peduli berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan ini secara rutin setiap tahun.

“Ya, Insya Allah syiar sembelih halal ini akan terus digelar setiap tahunnya dan ini sebagai salah satu ikhtiar As-Syifa dan Juleha Subang untuk terus melahirkan para Juru Sembelih yang terstandardisasi Halal.” Ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, As-Syifa Peduli turut mensosialisasikan program Syiar Dzulhijjah 1445 Hijriyyah As-Syifa dengan tema “Ketika Cinta BerQurban”, serta menjalin kerjasama dengan para peserta dalam peningkatan jumlah pequrban tahun ini.

Kunjungan Study Banding dari Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Ukhuwah

0

Alhamdulillah kali ini As-Syifa dapat bersilaturahmi dalam agenda kunjungan study banding dari Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Ukhuwah. Kunjungan diterima oleh Ketua Yayasan beserta jajaran Divisi Pendidikan dan Pondok Pesantren Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, di Ruang Rapat SMAIT Putri Jalancagak, Jumat pagi (9/5/2024).

Di akhir sesi, KH. Ade Sugianto selaku Ketua YPI Al-Ukhuwah mengatakan silaturahmi manajemen ini sebagai upaya membangun sinergi untuk memperkuat sistem manajemen pendidikan, khususnya di Al-Ukhuwah.

“Di tengah tantangan lembaga pendidikan Islam berbasis pondok seperti saat ini, kita harus saling menguatkan dengan cara membangun silaturahmi dan bekerjasama. Alhamdulillah, kita banyak mendapat inspirasi dari pertemuan ini, semoga menjadi wasilah maju dan berkembangnya lembaga kita.” Ungkapnya.