Home Blog Page 19

Bidik PTN Terbaik, As-Syifa Sagalaherang Borong Informasi di ITB dan Unpad dalam Program Goes To Campus

0

Diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik di Indonesia menjadi impian bagi semua pelajar, tak terkecuali para santri Madrasah Aliyah (MA) As-Syifa Sagalaherang. Setelah sebelumnya ponpes membawa para santri ke salah satu perguruan tinggi tersohor di Timur Tengah; Al-Azhar Kairo, Mesir, kali ini ponpes menggelar Program Goes To Campus ke dua universitas ternama di Jawa Barat, yaitu Universitas Padjajaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Senin (29/10/2024), yang diikuti oleh 121 santri Tholib dan Tholibah kelas XII.

Program Goes To Campus ini sebagai kesempatan yang luas bagi para santri untuk mengeksplorasi berbagai pilihan pendidikan tinggi negeri favorit. Meskipun MA As-Syifa memiliki program khusus untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah, pihak Ponpes juga sangat mendukung para santri yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Kyai Farhan Muhammad, selaku Mudir Ponpes As-Syifa Sagalaherang.

“Bismillah, para santri yang ikut adalah angkatan pertama yang akan lulus di Ponpes As-Syifa Sagalaherang jenjang MA. Sebagai komitmen pondok, kegiatan Goes To Campus ini diantaranya bertujuan agar santri kami mengenal lebih jauh dunia kampus dan tentunya kami berharap lulusan pertama kami ini banyak diterima di PTN Terbaik.” ujar Kyai Farhan.

Pada kesempatan tersebut, para santri disuguhkan dengan banyak informasi tentang masing-masing kampus mulai dari status akreditasi nasional dan internasional, fasilitas, prestasi, hingga jenjang karir dari tingkat Prodi, Fakultas, dan Universitas. Mereka juga sangat antusias mencari informasi tentang kegiatan perkuliahan, jalur masuk dan peluang Beasiswa yang dapat diakses. Mereka pun diberi motivasi agar mempersiapkan diri dengan optimal dari sisi akademik, prestasi dan hal pendukung lainnya yang dapat membantu proses seleksi masuk ke kampus yang dituju.

Selain mendengarkan pemaparan dari pihak kampus, para santri juga berkesempatan berinteraksi dan diajak berkeliling kampus untuk melihat berbagai fasilitas yang ada.

Kemenperin Tunjuk Assyifa Peduli Sebagai Mitra Penyelenggaraan Bimbingan Teknis WUB Pengembangan Serat Alam Nanas

0

Kemenperin Tunjuk Assyifa Peduli Sebagai Mitra Penyelenggaraan Bimbingan Teknis WUB Pengembangan Serat Alam Nanas

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menggelar pelatihan bertajuk “Bimbingan Teknis Wirausaha Baru (WUB) Pengembangan Serat Alam Nanas di Kabupaten Subang”, Senin (28/10) di As-Syifa Jalancagak. Assyifa Peduli sebagai lembaga sosial yang sama-sama memiliki program pemberdayaan ditunjuk sebagai mitra pelaksana.

“Serat nanas yang sangat potensial dijadikan kerajinan dan produk lainnya, menjadi target terciptanya wirausaha baru khususnya di Kabupaten Subang. Kami melihat dan sangat apresiasi Assyifa Peduli memiliki visi yang sama yaitu pemberdayaan masyarakat yang ghirohnya itu berlandaskan nilai-nilai keislaman. Tentunya kami dari pemerintah mendukung berjalannya ekosistem serat alam di Subang ini bisa lebih baik lagi. Sehingga terlaksanakanlah pelatihan selama sepekan ini,” terang Perwakilan Direktur Industri Aneka dan IKM Sandang, Kimia, dan Kerajinan, Kemenperin RI, Dimas Kusumaatmadja, S.ST., M.M.

Dimas kemudian memaparkan bahwa nanas yang melimpah di Kabupaten Subang belum banyak yang memanfaatkan potensi serat alamnya.

“Kenapa relevan dengan wirausaha baru karena tidak banyak yang memanfaatkan potensi serat alam ini. Di mana kalau saya main ke Subang hanya pemanfaatan buahnya saja dan daun nanas digunakan untuk pakan ternak. Padahal, serat nanas ini bisa memiliki penambahan nilai manfaat dalam benuk nilai ekonomis. Artinya, akan menjadi nilai tambah yang sangat bermanfaat dalam hal ini bisa dijadikan unsur sandang,” jelasnya.

Pengolahan serat nanas menjadi benang memang membutuhkan bantuan teknologi yang lebih canggih, sehingga Dimas berharap selain bisa memberikan manfaat dalam rangka pemberdayaan masyarakat bersama Assyifa Peduli, setelah terlaksananya pelatihan ini dapat menggaet investor untuk bekerja sama.

“Memang pengolahan benangnya butuh campur tangan teknologi investasi besar gitu ya, tapi untuk kerajinannya butuh pemberdayaan masyarakat. Sehingga untuk keterampilannya sendiri kami bekerja sama dengan Assyifa Peduli khususnya karena kami yakin Assyifa Peduli berdampak bagi masyarakat Kabupaten Subang,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur LAZ Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim, M.A., berharap dapat tercipta sentra usaha baru setelah terlaksananya pelatihan ini.

“Tentu harapannya bisa terbentuk sentra usaha baru di masyarakat Kabupaten Subang dengan mengoptimalkan potensi serat alam ini. Insyaa Allah setelah terlaksana bimbingan teknis ini, akan ada pendampingan lanjutan sehingga besar harapan kami program pemberdayaan Assyifa Peduli dapat terus menjalin kerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI yang tentunya bisa meluaskan kebermanfaatannya untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Subang,” tutur Ustadz Ahmad.

Pelatihan yang diikuti 35 peserta dari UMKM ini dibuka langsung oleh Pembina Industri Ahli Utama, Kementerian Perindustrian, Dr. Doddy Widodo, M.Si. Selanjutnya para peserta akan diberikan tindak lanjut dan pendampingan serta menjadi kelompok usaha bersama ataupun SK Center dari kepala daerah.

Deklarasi Pokja Transformasi As-Syifa untuk Percepatan Capai Visi Lembaga Terdepan tingkat Nasional

0

Jadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai Momentum Deklarasi Transformasi

Seekor ulat yang berubah menjadi kupu-kupu yang indah mengalami proses metamorphosis yang tidak mudah. Dia mengubah dirinya dulu menjadi kepompong, ada rasa sakit, ada rasa tidak nyaman pada prosesnya. Begitu pula dengan manusia. Kita tidak akan pernah bisa berubah menjadi baik dan lebih baik setiap harinya, jika tidak diawali oleh keinginan diri sendiri untuk bisa berubah semakin baik. Dan proses ini tidak bisa dilakukan oleh pihak ketiga, jika di dalam dirinya pun menolak perubahan.

Demikian motivasi pagi yang disampaikan oleh Sekretaris Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Ustaz Abdurahim Casim dalam momen apel pagi pegawai pada hari Senin (28/10/2024). Hal ini disampaikan terkait dengan cita-cita lembaga untuk menjadi lembaga terdepan tingkat nasional dalam membangun, membina dan melayani masyarakat melalui Pendidikan, Dakwah dan Sosial pada tahun 2026. Oleh karenanya, dalam momen ini manajemen yayasan mengumumkan SK Pokja Transformasi.

Ustaz Casim menyebutkan, Yayasan As-Syifa tentu tidak akan mengubah dirinya menjadi apapun dan tidak akan menjadi apapun kecuali orang-orang di dalamnya juga memiliki visi yang sama untuk memajukan lembaga ini. Dimulai dari yang terkecil, dari yang sedikit, dan dari proses yang kita lakukan.

“Karena Allah tidak akan melihat dari hasil, tapi dari apa yang diusahakan, apa yang kita upayakan. Maka di tanggal 28 Oktober ini, dimana seluruh warga Indonesia mengingatnya sebagai Hari Sumpah Pemuda, maka di tanggal ini pula Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah menetapkan Kelompok Kerja Transformasi untuk melakukan percepatan dalam rangka mencapai tujuan rencana strategis lembaga.” Ungkap beliau dengan penuh semangat.

Beliau mengajak seluruh unsur di Yayasan As-Syifa ini agar memberikan kontribusi terbaiknya untuk bersama membesarkan As-Syifa, untuk memperkenalkan dan menawarkan beragam kebaikan dari program yang ada di As-Syifa kepada masyarakat luas, baik di bidang pendidikan, dakwah maupun sosialnya.

“Maka butuh penataan yang tidak biasa dari semuanya, dibutuhkan kerja-kerja yang luar biasa. Semoga setiap kita bisa terlibat. Ada nama ataupun tidak ada nama yang tercantum dalam SK Pokja Transformasi, semua harus terlibat. Karena ini bukan kerja satu kelompok orang, tapi kerja Bersama. Andaikan (kerja) kita tidak terlihat oleh pimpinan, maka yakinlah bahwa Allah melihat kerja keras dan semua pikiran serta tindakan kita untuk Lembaga ini.” imbuh Ustaz Casim.

Pembentukan Pokja Transformasi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah

Dalam SK Pengurus Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah No. 092/SK/as-syifa/X/2024, ada 18 kelompok kerja transformasi As-Syifa yang dibentuk dalam rangka percepatan pencapaian renstra yayasan dan penyelesaian berbagai persoalan lembaga dan layanan. yakni:

1. Pokja Bisnis
2. Pokja Dakwah
3. Pokja Kesekretariatan
4. Pokja Layanan Makan Murid
5. Pokja Transformasi Digital
6. Pokja Keamanan
7. Pokja Asrama
8. Pokja Penataan SDM
9. Pokja Pendapatan dan Belanja Lembaga
10. Pokja Optimasi Asset (Tangible)
11. Pokja Sarana dan Prasarana
12. Pokja Marketing dan Branding
13. Pokja Sosial Philanthrophy
14. Pokja Layanan Klinik
15. Pokja Komunikasi Transformasi
16. Pokja Budaya Organisasi
17. Pokja Pendidikan
18. Pokja Keyayasanan

Pembentukan pokja ini diharapkan menjadi terobosan dalam tata kelola organisasi yang responsif, efektif dan efisien agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi semua stakeholder yayasan.

Wisuda Tahfizh Quran Angkatan 2 Ponpes As-Syifa Sagalaherang, Jumlah Wisudawan Naik Signifikan

0

256 santri dari jenjang MTs dan MA mengikuti Wisuda Tahfizh Al-Quran Angkatan II Pondok Pesantren As-Syifa Sagalaherang yang digelar penuh haru dan khidmat yang dilaksanakan di GOR Ponpes As-Syifa Sagalaherang hari Sabtu (26/10/2024) untuk sesi tholib dan Ahad (27/10/2024) untuk sesi tholibah.

Dalam wisuda angkatan ke-2 ini, Ponpes As-Syifa Sagalaherang mengambil tema Membangun Generasi Rabbani dengan Akhlak Qurani . Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dr. Suleiman Omar S Qush memberikan pesan untuk seluruh wisudawan bahwa apapun yang disandingkan dengan Al-Qur’an akan selalu menjadi Mulia maka dari itu beliau mengajak untuk seluruh santri untuk menjadikan Al-Qur’an juga sebagai bingkai akhlak dalam kehidupan sehari-hari karena Ahli Qur’an adalah Keluarga Allah SWT.

Dengan penuh syukur, K.H. Farhan Muhammad, Lc. selaku Mudir Ponpes menyebutkan adanya peningkatan jumlah wisudawan tahfizh yang signifikan, dimana tahun sebelumnya hanya 44 orang.

“Alhamdulillah, As-Syifa berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi besar dalam dakwah Al-Quran dimasyarakat sebagaimana visi dr. Sulaeman, As-Syifa harus dapat melahirkan 1000 penghafal Al-Quran setiap tahunnya. Alhamdulillah tahun ini dari As-Syifa Sagalaherang sebanyak 256 santri dan yang telah Ziyadah 30 Juz sebanyak 33 Santri.” Ungkapnya.

Wisuda Tahfizh Landscape scaled

Kyai Farhan juga dengan suara menggema menyerukan dukungan As-Syifa untuk kemerdekaan Palestina dan mengecam aksi G e n o s i d a yang dilakukan z i o n i s di Palestina. Beliau mengajak para santri, orang tua santri serta seluruh sivitas akademika untuk menggalang donasi sebagai bantuan bagi perjuangan rakyat palestina.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kab. Subang, Dr. Badruzzaman, S.Ag., M.Pd. dan sekaligus memberikan apresiasi kepada Ponpes As-Syifa Sagalaherang sebagai lembaga berkualitas yang terbukti saat ini telah melahirkan 256 para penghafal Al-Qur’an dan prestasi akademik yang membanggakan. selain itu turut hadir jajaran pengurus Yayasan As-Syifa, ketua MUI, KUA dan Pengawas MA/MTs Kab. Subang.

As-Syifa Jalin Kolaborasi dengan Media Untuk Kenalkan SMKIT Boarding School

0

bertema “Kolaborasi Strategis dengan Insan Pers dalam optimalisasi branding lembaga di era informasi”, acara Media Gathering menjadi momentum penting bagi As-Syifa untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan pengembangan yang telah dilakukan, salah satunya pengembangan di bidang pendidikan.

Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah pengenalan kampus keempat As-Syifa. Selain jenjang SMPIT, di kampus baru ini juga terdapat jenjang SMKIT dengan fokus pada pengembangan kompetensi di bidang teknologi digital. SMKIT As-Syifa hadir sebagai model pendidikan baru yang menjawab tantangan zaman dengan menawarkan dua jurusan unggulan, yaitu rekayasa perangkat lunak dan gim serta desain komunikasi visual. Rencananya, kampus keempat ini akan diresmikan pada bulan November 2024 mendatang oleh Panglima TNI. Hal ini disampaikan oleh Kepala SMKIT As-Syifa Jalancagak, ustaz Agus Nur Purwano, S.T.

“Kita sudah merencanakan peresmian kampus baru kami insyaa Allah pada bulan November nanti, dan sedang menjalin komunikasi yang intens dengan Mabes TNI untuk dapat mengundang Panglima TNI untuk hadir dan meresmikan secara langsung. Terkait hal ini juga alhamdulillah beberapa waktu lalu antara kami dan Mabes TNI sudah saling mengunjungi ke tempat masing-masing, dan saat ini tengah dalam pemantapan, semoga dapat sesuai harapan.” Jelas ustaz Agus.

Dalam kesempatan ini, para insan media diajak untuk berkeliling kampus 4 As-Syifa, khususnya ke SMKIT As-Syifa. Mereka melihat langsung berbagai fasilitas modern yang mendukung proses pembelajaran, seperti ruang kelas yang dilengkapi dengan teknologi terkini dan lab studio. Saat ini juga tim SMKIT sedang proses pembangunan ruang studio kreatif untuk pengembangan minat dan bakat siswa.

Acara Media Gathering ini menjadi ajang yang efektif bagi As-Syifa untuk memperkuat sinergi dengan media. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan As-Syifa dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas dan semakin banyak orang yang dapat merasakan manfaat dari program-program yang diselenggarakan oleh As-Syifa.

Media Gathering Ajak Pers Ketahui Lebih Banyak Prestasi dan Program Sosial As-Syifa

0

Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah kembali menggelar acara Media Gathering tahun ini pada Kamis (24/10/24) di area Camping Ground As-Syifa, Jalancagak, Kabupaten Subang, yang dihadiri oleh para insan media cetak maupun online. Acara ini menjadi wadah untuk berbagi informasi mengenai berbagai program dan prestasi yang telah dicapai oleh As-Syifa.

Mengusung tema “Kolaborasi Strategis dengan Insan Pers dalam optimalisasi branding lembaga di era informasi”, acara ini menjadi momentum penting bagi As-Syifa untuk memperkenalkan berbagai pengembangan yang telah dilakukan. Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. K.H. Lalu Agus Pujiartha, M.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh As-Syifa.

“As-Syifa sebagai lembaga yang berdiri dari wakaf, berkomitmen untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat. Segala program yang kami jalankan harus sesuai dengan amanah wakaf, yaitu untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, As-Syifa sangat terbuka untuk mendukung beragam program kemasyarakatan dan kerjasama, sepanjang program tersebut sejalan dengan program wakaf dan program sosial yang ada di As-Syifa yang dikelola Badan Wakaf As-Syifa dan As-Syifa Peduli,” tegas Dr. K.H. Lalu Agus Pujiartha.

Ketua yayasan juga menjelaskan diantara program yang dijalankan oleh As-Syifa Peduli, seperti ribuan program pendidikan khususnya bagi yatim dan dhuafa, program kesehatan masyarakat, wakaf produktif, wakaf sarana dan masjid, serta sejumlah program lainnya yang dihimpun dalam Kaleidoskop 2024 As-Syifa.

Selain publikasi dalam bidang dakwah dan sosial, segudang prestasi di bidang pendidikan yang telah diraih As-Syifa mulai dari tingkat regional hingga internasional juga ditampilkan di hadapan media. As-Syifa juga masuk 100 besar dari Top 1000 sekolah terbaik lantaran lulusannya sampai 78% berhasil diterima di perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia dengan jalur undangan hingga seleksi mandiri.

Media Gathering ini menjadi momentum penting bagi As-Syifa untuk memperkuat sinergi dengan media. Melalui kerjasama yang baik, diharapkan informasi mengenai program-program As-Syifa dapat disebarluaskan dengan lebih luas kepada masyarakat.

KALEIDOSKOP D new 2 scaled