Home Blog Page 17

56 Santri As-Syifa Berangkat ke Timur Tengah, Gali Ilmu di Mesir dan Kuatkan Iman dengan Umroh

0

Pondok Pesantren As-Syifa Sagalaherang memberangkatkan 56 santri putra dan putri untuk mengikuti program Egypt Overseas dan Umroh. Rombongan berangkat pada 19 Januari 2025 menuju Mesir. Program unggulan Ponpes As-Syifa ini akan berlangsung selama sekitar satu bulan, dan menjadi kesempatan emas bagi para santri untuk memperdalam pengetahuan agama khususnya Al-Qur’an dan bahasa Arab, serta mengenal lebih dekat sejarah peradaban Islam.

Program ini memiliki berbagai kegiatan utama yang dirancang untuk mendalami aspek-aspek penting dalam keislaman. Diantaranya adalah Daurah Tahfizh Al-Qur’an yang intensif, Tahsin Al-Qur’an Bersanad, dan Pendampingan Bahasa Arab Outdoor. Selain itu, para santri juga akan mengikuti program Islamic Character Building untuk membentuk karakter Islami yang kuat, serta Kajian Tajwid dan Makharijul Huruf untuk memperdalam ilmu tajwid. Tak hanya santri, para guru pendamping juga akan mendapatkan pelatihan di bidang Bahasa Arab dan tahsin Al-Qur’an melalui Training Pembelajaran Guru Pendamping.

Salah satu daya tarik program ini adalah kesempatan bagi para santri untuk belajar di Nile Center, sebuah pusat pendidikan terkemuka di Mesir. Di sini, mereka akan mendapatkan pengajaran langsung dari para ustadz yang ahli di bidangnya. Ada juga kegiatan yang paling dinantikan, ialah Napak Tilas Peradaban Islam dan Mesir yang akan membawa para santri menjelajahi berbagai situs sejarah Islam yang terkenal beserta budayanya.

Pada pekan terakhir rangkaian kegiatan, para santri akan melaksanakan Umroh. Diharapkan dapat memperdalam keimanan mereka dan memberikan pengalaman spiritual yang berkesan.

Kyai Farhan, pimpinan Pondok Pesantren As-Syifa Sagalaherang, berharap program ini tidak hanya memperkaya ilmu para santri, tetapi juga membentuk karakter Islami yang kuat. Beliau juga berharap para santri dapat menjadi duta ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat dan membawa dampak positif setelah kembali ke tanah air.

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, program ini diharapkan dapat melahirkan generasi santri yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan global yang luas, siap menghadapi tantangan zaman, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Suara Solidaritas Menggema dari As-Syifa: Dukung Gencatan Senjata Permanen di Palestina!

0

Suasana syukur dan semangat persatuan membara di keempat kampus As-Syifa Boarding School. Para murid, santri dan seluruh civitas akademik menggelar aksi munashoroh Palestina secara serentak di masing-masing kampus pada Sabtu (18/01/2025) sebagai bentuk syukur atas gencatan senjata yang akan berlaku di Gaza mulai besok, Minggu, 19 Januari 2025.

Aksi diisi dengan orasi-orasi inspiratif dari perwakilan murid dan pengurus yayasan. Para orator berhasil membakar semangat seluruh peserta aksi untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Nampak dari saling bersahutannya takbir dan kalimat “Birruh, biddam, nafdika ya Islam” yang merupakan slogan dengan arti “Dengan semangat (jiwa) kami, dengan darah kami, kami akan menebusmu (menjagamu), wahai Islam”, yang diucap lantang oleh Sekretaris Yayasan As-Syifa, Ustaz Abdurahim Casim, dalam orasinya yang disampaikan di Assyifa Jalancagak.

“Kami civitas akademika Assyifa Al-Khoeriyyah, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kami tidak hanya peduli kepada pendidikan akademik, tapi juga isu-isu global yang (mengingkari) asas kemanusiaan dan keadilan.” Ungkap ustaz Casim.

Dalam orasi yang menggebu, beliau mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap istiqomah mendoakan Palestina dan terus mendukung dengan segala bentuk yang kita bisa. Sebagaimana kita ketahui, meskipun gencatan senjata sudah disepakati namun Israel kerap melanggar perjanjian dan terus melakukan agresi militernya memborbardir rakyat Palestina tanpa pandang bulu.

palestine 3 scaled

Meski demikian, Ustaz Casim mengingatkan bahwa gencatan senjata ini merupakan sebuah awal kemenangan bagi pejuang Palestina.

“Ini adalah buah dari perjuangan panjang mereka. 465 hari mereka bertahan, banyak yang syahid, rumah sakit hingga sarana pendidikan hancur. Kalau bukan karena pertolongan Allah, rasanya mustahil, bangsa kecil, daerah kecil mampu melawan arogansi kesombongan pasukan bersenjata, maka kita harus yakin bahwa tentara Allah dan senjata rakyat Palestina datang dari keyakinan kita, takbir kita dan doa kita. Mari kita syukuri kemenangan ini dan terus berjuang bersama Palestina,” Tegas Ustaz Casim.

Di akhir aksi, As-Syifa mengeluarkan pernyataan sikap yang menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan dan gencatan senjata permanen di tanah Palestina. Pernyataan sikap ini menjadi ikrar bersama seluruh civitas akademika untuk terus bersolidaritas dengan rakyat Palestina.

Aksi munashoroh Palestina yang digelar As-Syifa ini membuktikan bahwa semangat solidaritas terhadap Palestina terus menyala dalam diri umat muslim dan kalangan generasi muda Indonesia. Allahu Akbar.

Kunjungan ke As-Syifa

0

Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah terbuka untuk menerima kunjungan dari sekolah, institusi, atau mitra yang ingin melihat dan berinteraksi secara langsung dengan Sivitas Yayasan. Kegiatan kunjungan kampus dikelola oleh Departemen Hubungan Masyarakat (Humas) As-Syifa.

Kegiatan kunjungan dapat dilakukan perseorangan atau kelompok dengan tujuan informasi dapat disesuaikan kebutuhan pengaju baik meliputi kegiatan, administrasi, keuangan, manajeman kepemimpinan, kurikulum, kesiswaan, kehumasan, dan fasilitas sarana prasarana, di lingkup Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyah.

photo 2025 06 28 15 12 29

A. Kunjungan Studi Tour

Kunjungan studi tour dimaksudkan bagi lembaga pendidikan atau instansi tertentu yang membawa sejumlah siswa/peserta didiknya berkunjung ke As-Syifa dengan tujuan ingin mengetahui lebih jauh bagaimana suasana kehidupan akademik di Kampus As-Syifa. Para pengunjung juga dapat memperoleh informasi kegiatan Lingkungan As-Syifa.

B. Kunjungan Studi Banding

Kunjungan Studi Banding dimaksudkan bagi lembaga, institusi, maupun organisasi baik dalam dan luar negeri yang ingin belajar dan berdiskusi bersama dengan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah tentang topik-topik yang relevan dalam pengelolaan pendidikan, dakwah, sosial masyarakat, kesehatan, dan bidang lainnya yang relevan. Melalui kunjungan ini, para pihak juga dapat memperoleh benchmarking bagaimana Yayasan As-Syifa berdiri dan perkembangan sampai saat ini.

C. Kunjungan Kemitraan

Kunjungan Kemitraan terbuka bagi para pihak yang ingin menjalin kemitraan dengan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Mitra potensial dapat mengajukan inisiasi kerja sama dengan As-Syifa berkaitan dengan Pendidikan, Program Dakwah/ Sosial/ Kesehatan, Kerumahtanggaan, Keuangan dan/ atau aktivitas lain yang relevan.

D. Kujungan Lainnya

Kami juga menerima kunjungan lainnya yang tidak masuk dalam jenis kunjungan di atas, baik dari institusi dalam dan luar negeri. Untuk itu, mohon dapat berkoordinasi dengan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) As-Syifa melalui layanan telepon dan surel resmi.

Prosedur Pengajuan Kunjungan

1. Yayasan As-Syifa telah menetapkan hari kunjungan setiap HARI SABTU saat efektif masuk kerja, oleh karenanya kepada pemohon kunjungan diharap maklum dan menyesuaikan.
2. Pemohon kunjungan membuat surat resmi untuk mengajukan kunjungan dan ditujukan kepada : Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah
3. Konten surat permohonan harus mencakup :
- Hari, tanggal, dan waktu kunjungan
- Sasaran kunjungan, meliputi:
a. Target yang ingin dicapai
b. Bidang / Unit yang dituju
c. Segmentasi Peserta Kunjungan
d. Jumlah Peserta
4. Apabila pemohon kunjungan memerlukan peralatan tambahan untuk disediakan oleh pihak As-Syifa, mohon dilampirkan dalam bentuk tabel.
5. Surat permohonan kunjungan dilampirkan pada form ajuan permohonan kunjungan. (File :PDF)
Pemohon kunjungan harus menghubungi Yayasan As-Syifa paling lambat 7 hari (1 minggu) sebelum tanggal kunjungan yang diajukan untuk memastikan kunjungan yang telah disepakati kedua belah pihak.

Kontak Humas As-Syifa – 0853 2010 0607

Murid SMPIT As-Syifa Raih Prestasi Internasional dengan Inovasi Teknologi & Engineering

0

Dalam ajang bergengsi World Innovative Science Project Olympiad (WISPO) 2024, murid SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak 2 berhasil mengharumkan nama sekolah di kancah internasional. Dua tim dari kelas 7 dan kelas 8 ini berhasil meraih medali Perak dan Perunggu atas inovasi yang mereka buat pada kategori Engineering and Technology. Mereka adalah Hilaluddin Yusuf, Air Raihan Wijaya, dan Jun Arvin Maseka. Tim lainnya ada Mhd. Akhtar Arifa Ginting, Abyan Jabbar Prasya, dan Naufal Athala Ramadhan.

Project yang mereka buat, pertama adalah E-Nose Technology. Perangkat inovatif ini dirancang untuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya pada makanan seperti pengawet illegal, dengan memanfaatkan sensor gas yang sensitif. Menurut mereka dalam pemaparan sesi presentasi, inovasi ini dibuat untuk dapat membantu masyarakat memilih makanan yang lebih aman dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk.

Project lainnya yang tidak kalah menarik adalah Memory Game, sebuah permainan berbasis pola. Menurut mereka, inspirasi terciptanya inovasi ini dari pengalaman pribadi mereka sebagai peserta didik di sekolah berbasis asrama yang memiliki akses terbatas terhadap gim. Sehingga, Memory Game diharapkan menjadi sebuah permainan edukatif yang tidak hanya seru, tetapi juga bermanfaat untuk melatih kemampuan kognitif dan kreativitas pemainnya.

Rangkaian proses kreatif di balik kesuksesan kompetisi telah ditempuh oleh mereka sejak November lalu. Dari proses riset dan perancangan prototipe hingga proses seleksi project yang berhasil ditembus dan lolos ke babak final pada 13-16 Desember 2024 lalu, dengan saingan dari berbagai negara di dunia. Seperti Bangladesh, Malaysia, Filipina, Macau, Rumania, Thailand, Vietnam, China, dan Ukraina.

Keberhasilan murid SMPIT As-Syifa dalam WISPO 2024 ini membuktikan bahwa minat dan bakat di bidang sains dan teknologi telah tumbuh sejak usia dini. Dengan dukungan yang tepat, mereka berpotensi menjadi generasi penerus bangsa yang inovatif dan mampu membawa Indonesia semakin maju.

Oleh karenanya, As-Syifa berkomitmen untuk senantiasa memberikan Pendidikan berkualitas yang dapat mendukung serta mengembangkan potensi para peserta didiknya untuk terus bertumbuh menjadi generasi yang membawa manfaat bagi nusa, bangsa dan agama di kemudian hari.

LAZ Assyifa Peduli Kembali Raih Penghargaan Indonesia Fundraising Award 2024

0

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Assyifa Peduli raih penghargaan di ajang bergengsi Indonesia Fundraising Award (IFA) 2024 yang diselenggarakan oleh Fundraising Indonesia (IFI) yang digelar di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/12/2024).

Assyifa Peduli meraih penghargaan dalam kategori Fundraising Infak Sedekah Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik. Penghargaan diterima Head of Digital Marketing, Fatin Alifah Syahir, S.E., mewakili LAZ Assyifa Peduli.

Direktur LAZ Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim, M.A., bersyukur karena penghargaan ini adalah salah satu bukti nyata kepercayaan publik kepada Assyifa Peduli.

“Terima kasih IFI atas penghargaan yang telah diberikan. Alhamdulillah setiap tahunnya LAZ Assyifa Peduli meraih penghargaan, yang artinya ini adalah bukti nyata bahwa kepercayaan publik kepada kami semakin kuat melalui amanah yang mereka titipkan untuk kami kelola. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pendidikan, dakwah, dan sosial, juga berharap dapat memberikan kontribusi positif yang lebih besar ke depannya,” tutur Ustaz Ahmad.

Ustaz Ahmad menambahkan bahwa penghargaan Infak Sedekah Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik ini adalah apresiasi bagi amil LAZ Assyifa Peduli yang telah bekerja ikhlas.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh amil LAZ Assyifa Peduli yang telah bekerja keras dan ikhlas agar peran Assyifa Peduli terus dirasakan oleh masyarakat melalui program-program yang digulirkan. Tentunya penghargaan ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh amil yang telah menyukseskan peran lembaga filantropi di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Beliau berharap penghargaan ini menjadi motivasi LAZ Assyifa Peduli untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, kami berterima kasih kepada seluruh donatur Assyifa Peduli yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada kami untuk mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan amanah kepada para penerima. Insyaa Allah penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus memperkuat komitmen agar lebih banyak dan luas lagi manfaat yang diberikan untuk masyarakat,” ungkap Ustaz Ahmad.

Direktur Institut Fundraising Indonesia, Sri Sugiyanti, S.Sos.I., mengatakan, lembaga-lembaga ini sangat harus diapresiasi keberadaannya karena telah menggerakkan kepercayaan publik untuk terus berbagi terhadap sesama.

Beliau menyebut, penghargaan ini juga diharapkan bisa mendorong lembaga sosial kemanusiaan agar termotivasi melakukan fundraising dengan transparan dan akuntabel.

“Penghargaan ini juga sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa para pegiat filantropi yang kerap bekerja dalam sepi ini memiliki banyak program yang bisa dipertanggungjawabkan, transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Assyifa Peduli Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Sukabumi

0

Assyifa Peduli menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir, longsor, dan pergeseran tanah yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Bantuan kemanusiaan ini didistribusikan langsung oleh tim dan relawan Assyifa Peduli pada Rabu (11/12), salah satunya di Desa Ciemas, Sukabumi.

Penanggung jawab penyaluran, Umar Aziz, mengatakan bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan, “Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, selimut, alat tulis untuk kebutuhan sekolah, sajadah, dan Al-Qur’an. Alhamdulillah pendistribusian dilakukan langsung ke lokasi pengungsian atau rumah-rumah warga yang terdampak.”

Sementara itu Kepala Program Assyifa Peduli, Ikhsan Nuryamin, S.Kom., mengungkapkan bahwa bantuan yang berasal dari donatur ini bertujuan untuk meringankan beban korban terdampak bencana alam yang telah terjadi beberapa waktu lalu di Sukabumi.

“Kegiatan penyaluran bantuan untuk korban bencana alam Sukabumi adalah sebuah inisiatif kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat terdampak bencana Alam. Bantuan yang disalurkan berasal dari sejumlah donatur yang telah menjadi bagian pada Program Peduli Bencana Sukabumi. Alhamdulillah, penyaluran tahap pertama ini terlaksana dengan lancar dan terorganisir, melibatkan tim relawan, organisasi kemasyarakatan, dan pihak-pihak terkait lainnya. Maka, kami atas nama Assyifa Peduli mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari seluruh pihak. Semoga Allah SWT memberikan balasan berlipat ganda. Aamiin,” ungkapnya.

Ikhsan memaparkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan relawan setempat untuk penyaluran bantuan tahap selanjutnya. Ia berharap dengan didistribusikannya bantuan melalui Assyifa Peduli sedikitnya dapat meringankan beban warga terdampak.

“Tentu kepedulian ini merupakan komitmen kemanusiaan kami dan untuk selalu menebarkan manfaat di manapun. Alhamdulillah banyak pihak yang berkenan menjadi relawan sehingga koordinasi terus dilakukan untuk menyaluran bantuan selanjutnya, Insyaa Allah,” paparnya.

Direktur Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim berharap bantuan yang didistribusikan dapat mendorong solidaritas masyarakat untuk bergotong royong membantu sesama.

“Semoga gerakan kebaikan, khususnya pendistribusian untuk warga terdampak bencana alam Sukabumi ini mendorong solidaritas kita untuk terus mengulurkan tangan pada saudara kita yang membutuhkan. Insyaa Allah bantuan sekecil apapun akan meringankan beban mereka dan mendatangkan pahala kebaikan untuk kita. Terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang terlibat, mari terus bergandengan tangan membantu sesama yang sedang kesulitan,” harapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, bencana alam banjir, longsor, dan pergerakan tanah terjadi di Kabupaten Sukabumi pada 2 Desember 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dari 39 kecamatan sebanyak 20.629 warga terdampak dan 3.464 warga mengungsi. Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama satu pekan atau tujuh hari ke depan terhitung dari 11 sampai 17 Desember 2024.