Web 1

Subang (21/05) — Seorang pendidik wajib memiliki kompetensi yang harus dipenuhi, kemampuan yang menuntut tanggung jawab yang harus dimiliki guru yang profesional. Terlebih bagi para guru di bawah Sekolah Islam Terpadu, harus dapat berperan sebagai pendidik dan pembimbing yang dapat diteladani muridnya, terutama dalam penanaman prinsip dan nilai keislaman.

Untuk mendukung dan meningkatkan kompetensi Guru dalam hal tersebut, Pusdiklat As-Syifa melaksanakan Workshop bagi Guru Bidang Studi di lingkup As-Syifa Boarding School. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa sampai Rabu (17-18/05) di Kampus As-Syifa Jalancagak, dan di Kampus As-Syifa Wanareja pada Kamis hingga Jumat (19-20/05).

Sebanyak 153 Peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari para guru SMPIT dan SMAIT masing-masing kampus. Narasumber yang dihadirkan adalah Drs. Toto S. Atho’illah, M.Pd., selaku Ketua Departemen Pemberdayaan Lembaga Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia.

Manajer Pusdiklat, Gatot Wijiatno, S.Pd menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat memberi gambaran kepada guru untuk menjadi pendidik yang unggul dan mengetahui lebih dalam tentang JSIT Indonesia.

“Saya harap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman tentang mengapa SIT didirikan, memberikan gambaran untuk seorang guru menjadi seorang pendidik unggul di SIT. Serta memberikan referensi tindakan yang tepat dalam mendidik dan mengembangkan murid, sehingga murid dapat siap menjadi pemimpin muslim di masa depan” Ujarnya.

Leave a Comment