Subang – Sebanyak 76 Mahasantri mengikuti Wisuda XI Lembaga Tahfizh dan Ilmu Al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa Tahun 2109 yang digelar di Gelanggang Olahraga As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (27/07/2019).

Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, KH. Abdullah Muadz dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Wisudawan/ti atas pencapaiannya selama masa belajar di LTIQ dan apresiasinya kepada Orangtua/ Wali mahasantri yang telah mempercayakan pendidikan putra/putrinya di LTIQ As-Syifa.

“Teruslah muroja’ah, jangan putus belajar dan asah terus kemampuan, pakai Alqur’an dalam keseharian sehingga setelah ini Mahasantri bisa menjadi Problem Solver dalam pesatnya perkembangan zaman yang demi waktu akan semakin banyak tantangan serta permasalahan”, Ujar beliau dalam lanjutan sambutannya.

Sambutan kedua disampaikan oleh H. Deden Ahmad Nasrullah, Lc, selaku Kepala Bagian Pondok Pesantren di Kementrian Agama Kabupaten Subang. Dalam sambutannya H. Deden Ahmad Nasrulloh menyampaikan bahwa salah satu program dari Kemenag adalah “SADESA” dimana harapannya di Kabupaten Subang setiap satu desa minimal mencetak satu orang penghafal Al-Quran.

Sambutan lainnya disampaikan oleh H. Nana Mulyana selaku Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Subang mewakili Bupati Subang. Nana Mulyana menyampaikan bahwa pemerintah Subang telah menerbitkan salah satu kebijakan melalui Peraturan Bupati (PERBUP) tentang “Subang Mengaji” dimana harapannya setiap jam 6 sore sampai jam 8 malam di masyarakat Subang riuh dengan suara-suara lantunan ayat suci Al-Quran. Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Subang telah menerbitkan kebijakan Gerakan Shalat Dzuhur Berjamaah untuk para pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Subang. “Setiap 10 menit sebelum adzan dzuhur berkumandang di kantor pemerintahan Kabupaten Subang akan berbunyi sirene yang menandakan bahwa seluruh pegawai untuk menghentikan segala aktifitasnya dan segera berangkat ke mesjid.” Ujarnya.

Pada kegiatan wisuda kali ini menghadirkan salah satu Guru Besar di Kementrian Agama Republik Indonesia yaitu Prof. DR. Ahsin Sakho Muhammad, Lc, M.A. Selain guru besar Kemenag RI, beliau juga merupakan Dosen Institut Ilmu Al-Quran Jakarta. Dalam orasinya Prof. DR Ahsin menyampaikan bagaimana mulia dan istimewanya Al-Quran serta istimewanya para penghafal Al-Quran. “Otak seorang penghafal Al-Quran itu akan selalu “hangat” ibarat mesin mobil yang selalu di hangatkan setiap pagi, bagaimana jadinya sebuah mobil yang tidak dihangatkan mesinnya dalam periode tertentu maka akan cepat rusak”, ujarnya.

Kegiatan Wisuda XI ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah KH. Abdullah Muadz, M.Sc, Jajaran Pengurus Yayasan As-Syifa, Perwakilan Pemda Subang, Perwakilan Kemenag Kab. Subang, Kepala Desa Tambakmekar, Ketua MUI Tambakmekar serta tentunya para orang tua/ wali mahasantri Wisudawan/wati.

Kegiatan wisuda di tutup dengan pemberian penghargaan kepada masing-masing 3 orang mahasantri putra dan putri berprestasi, yang dipersembahkan oleh As-Syifa Peduli.

#Assyifa
#LTIQAssyifa
#GenerasiQuran

alshicharity.com, Subang – Sebanyak 58 Mahasantri mengikuti Wisuda X Lembaga Tahfizh dan Ilmu Al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa Tahun 2108 yang di selenggarakan di Gedung Aula Yusuf As-Syifa Al-Khoeriyyah, Subang, Sabtu (08/09/2018).

Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, KH. Abdullah Muadz dalam sambutannya menyampaikan Ucapan Selamat kepada seluruh Wisudawan/ti atas pencapaiannya selama masa belajar di Lembaga Tahfizh dan Ilmu Al-Qur’an dan Ucapan Terima kasih kepada Orangtua/ Wali mahasantri yang sudah mempercayakan pendidikan Putra/putrinya di LTIQ As-Syifa.

“Teruslah muroja’ah, jangan putus belajar dan asah terus kemampuan, pakai Alqur’an dalam keseharian sehingga setelah ini Mahasantri bisa menjadi Problem Solver dalam pesatnya perkembangan zaman yang demi waktu akan semakin banyak tantangan serta permasalahan”, Ujar beliau dalam lanjutan sambutannya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Mohammad Sopiandi, S.Ag, selaku Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Subang menyampaikan ucapan selamat serta rasa bangga kepada setiap Wisudawan/ti dan berpesan agar setiap ilmu yang sudah didapatkan di LTIQ As-Syifa ini bisa menjadi Manfaat dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Dan Beliau juga sedikit mengulas bahwa ketika kita berbicara akan pesantren, suatu tempat pendidikan bisa disebut sebagai pesantren jika memenuhi syarat antara lain Ada Kiyai sebagai tokoh dipesantren, Minimal terdapat 15 santri muqim, terdapat asrama, serta mesjid atau sarana belajar.

Adapun sambutan terakhir disampaikan Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. Sulaeman Omar S. Qush yang menyampaikan juga ucapan terima kasih kepada segenap Orang tua/ wali Mahasantri serta Wisudawan/ti yang sudah selesai menempuh masa belajarnya, beliau mengutarakan Puji Syukur kehadirat Allah karena awal dimulai dari 2003 dengan Mahasantri yang hanya 10 santri, pada saat ini sudah bertambah sampai dengan ratusan.

Pada kesempatan sama, beliau mengutarakan “Insya Allah saat ini kami sedang merencanakan pembangunan Komplek Tahfizh baru yang nantinya bisa menampung lebih banyak lagi Mahasantri Lembaga Tahfizh dan Ilmu Al-Qur’an As-Syifa kedepannya, komplek tersebut kami namakan Komplek Recep Tayyip Erdoğan dan kedepannya minimal pendaftaran bisa menerima 600 santri per angkatannya.

Alhamdulillah kegiatan Wisuda X ini berjalan dengan lancar, dimana dalam prosesi yang berjalan dengan khidmat ini ditutup dengan kegiatan Parade Tasmi Al-Qur’an oleh Ananda Shidiq, Zilmuntzar, dan Harun Rasyid yang membacakan Q.S Al-Mulk ayat 1-selesai  serta pemberian penghargaan kepada Wisudawan/ti berperetasi.

Kegiatan Wisuda X ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Dr. Sulaeman Omar S. Qush, Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeiriyyah KH. Abdullah Muadz, M.Sc, Jajaran Pengurus, Orangtua / Wali Mahasantri, Perwakilan Kemenag Kab. Subang, Perwakilan MUI Kab. Subang, Perwakilan Polsek Jalancagak, Perwakilan Koramil Cijambe, Kepala Desa Tambakmekar, Ketua MUI Tambakmekar, Perwakilan Bank Syariah mandiri, serta Perwakilan Bank Muamalat Indonesia.

alshifacharity.com | Lomba Guru Berprestasi Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh RnD Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah pada pekan kemarin sudah memasuki babak final seleksi.
 
Tahap Final seleksi diikuti 37 peserta meliputi Guru bidang Akademik, Guru TKIT, Guru Tahfizh, dan Wali Asrama dengan tahap akhir seleksi melakukan Real Teaching / Presentasi Langsung dihadapan Peserta didik dan Dewan Juri.
 
Hasil dari perlombaan Guru Berprestasi ini :
a. Untuk Kategori Guru Akademik, juara pertama diraih oleh Ustadzah Tuti Rina Lestari, M.Pd., kemudian juara kedua didapat Ustadzah Nisa Hanifah, S.Pd., kemudian juara ketiga, Ustadzah Nenden Chiarunnisa, S.Si. dan Juara Harapan 1 diraih oleh Ustadz wandianysah, S.Mat.
 
b. Untuk Kategori Guru Tahfizh, Juara pertama diraih oleh Ustadzah Lina Sofiyati, juara kedua didapat Ustadz Dadan Dani Somarna, dan juara ketiga, Ustadzah Aulia Nurul Fadhillah.
c. Untuk Kategori Wali Asrama, Juara pertama diraih oleh Ustadzah Susan Nopianti, juara kedua didapat Ustadzah Susi, S.Hum, dan juara ketiga, Ustadz Dzikril Khakim.

d. Untuk Kategori TKIT, Juara diraih oleh Ustadzah Cucuy Setiasih Murni, dan penghargaan diberikan kepadaat Ustadzah Ika Sartika, S.Pd TK/I, dan Ustadzah Roro Wahyuni, S.Pd TK/I.

Masing-masing juara ini selain menerima setifikat, juga diberikan uang pembinaan dari Panitia Pelaksana dan Sponsor kegiatan yaitu Bagian Investasi Assyifa (SyifaMart).

Jajaran Kepala Sekolah, Bagian Rnd Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dan Segenap panitia berharap, dengan lomba Guru Berpreastasi ini dan dengan diangkat tema “Teachers who Love Teaching, Teach Children to love Learning” selain dapat meningkatkan mutu dan pola berkesinambungan dalam proses Belajar dan Mengajar, juga menjadi pengakuan terhadap guru-guru berprestasi yang mengikuti dan terpilih.(Humas-Assyifa)

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus (dari rahmat Allah Swt). (QS. Al Kautsar : 1-3)

Berqurban adalah sebuah amalan yang sangat diutamakan dalam Islam. Ia nya adalah salah satu Sunnah Muakaddah (sunnah yang diutamakan) dari Sunnah Rosululloh SAW. Bahkan Beliau SAW sering mencontohkan sendiri amalan berqurban ini, sebagaimana sebuah hadits :

“Sesungguhnya Nabi Saw menyembelih dua ekor kambing gemuk berwarna putih kehitaman dan bertanduk, lalu ia membaca basmalah dan bertakbir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Diantara kutamaan berqurban sebagaimana disebutkan dalam hadits ‘Aisyah, adalah menyembelih qurban termasuk amal salih yang paling utama.

Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (qurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim)

Adapun hikmahnya adalah meneladani Nabi Ibrahim dan kepedulian sosial. Sebagaimana disebutkan dalah hadits Rasulullah Saw, sesunguhnya hari ini (Idul Adha) hari jamuan makan-minum dan mengagungkan Allah Swt.

BERQURBAN MELALUI AS SYIFA PEDULI

Assyifa Peduli adalah sebuah lembaga kemanusiaan yang menghimpun berbagai sumber daya untuk melakukan aksi membangun, membina serta melayani sesama yang membutuhkan pertolongan. Bertekad ingin menjadi lembaga yang profesional dan terpercaya dalam menghimpun, menyalurkan serta memberdayakan berbagai sumberdaya, baik sumberdaya manusia, sumberdaya alam maupun sumberdaya finansial.

Salah satu program tahunan yang diselenggarakan oleh Assyifa Peduli adalah program Tebar Qurban Peduli. Program ini memberikan kemudahan bagi kaum muslimin yang hendak berQurban tanpa harus direpotkan dalam pencarian hingga pendistribusian hewan qurban kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Untuk itu As Syifa peduli memberikan penawaran terbaik kepada Anda dalam pelayanan hewan Qurban.

Baliho Wakaf 3x4 meter

Alhamdulillah, Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, Kepercayaan masyarakat terhadapm pendidikan di As Syifa semakin meningkat, sehingga memacu kami untuk mengembangkan As Syifa agar dapat memenuhi harapan masyarakat yang berniat menyekolahkan putra/putrinya di As Syifa.

Sehubungan dengan rencana tersebut, kami membuka peluang kepada Bapak/Ibu Dermawan untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan As Syifa melalui program Wakaf Tunai yang diperuntukan untuk pembangunan dan pengembangan As Syifa II yang berlokasi di Komplek Um Aberiah Cipaku-Subang.

Mari Salurkan Donasi Wakaf terbaik Anda di As Syifa Peduli melalui :
Rekening Bank Syariah Mandiri ( BSM ) KCP Subang di No Rek : 709 5555 93 a.n As Syifa Peduli

Informasi Program Hubungi :
085320595056
08121416569
Konfirmasi Transfer :
081220939996
082318850819

IMG_20160123_101626

 

Hari Sabtu yang lalu (23/01/2016) As Syifa Boarding School kedatangan tamu studi banding dari Pesantren Khaerul Ummah, Airmolek Indragirihulu, Riau. Rombongan yang berjumlah 11 orang tersebut dipimpin oleh Ustadz KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I selaku pimpinan pesantren. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Ketua 1 Yayasan As Syifa Al Khoeriyyah, Ustadz. H. Sudiman, didampingi oleh Mudir Tahfidz (Ust. Sofyan Pujipranata – al hafidz), Staf Ahli Kepesantrenan (Ust. Gozali, Lc), dan Kepala Sekolah SMA IT As Syifa (Ust. Feri Rustandi, S.Pd)

Menurut Ustadz Mursyid, maksud dan tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka menggali informasi terkait beberapa hal, diantaranya :
1. Mengetahui proses pembelajaran Tahfidzul Qur’an
2. Mengetahui peran guru dan karyawan dalam mendukung program tahfidzul qur’an
3. Mengetahui syarat-syarat bagi santri lulusan MA yang ingin melanjutkan studi di LTIQ As Syifa.

Sebelumnya rombongan kunjungan juga berkenan menginap semalam di As Syifa untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan pembelajaran di As Syifa Boarding School, terutama dalam pelaksanaan pembelajaran kepesantrenan.

Kunjungan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan / cenderamata dari Pesantren Khaerul Ummah kepada As Syifa Al Khoeriyyah, dan diakhiri dengan foto bersama. (humas yys)

KUTTAB AL FATIH

Ust. Sofyan di depan murid Kuttab Al Fatih

 

Sejumlah siswa-siswi SD Kuttab Al Fatih Purwakarta melakukan kunjungan ke Lembaga Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an (LTIQ) As Syifa, Kamis (14/01/2016). Dengan menggunakan 1 buah Bus Pariwisata, dan beberapa mobil rombongan sampai di As Syifa pada pukul 09.30 pagi. Kedatangan mereka langsung disambut oleh Mudir Aam LTIQ As Syifa, Ustadz Sofyan Pujipranata (al hafidz).

Selain mendapatkan motivasi al Quran tentang “Menjadi Hafidz sejak Kecil”, siswa siswi juga berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas yang dimiliki oleh LTIQ As Syifa, seperti asrama tahfidz, perpustakaan, lahan perkebunan, masjid, Radio Elshifa, dll.

Di akhir kunjungan siswa siswi diberikan kesempatan untuk berfoto bersama dengan mengambil latar belakang Gedung LTIQ As Syifa, sebagai kenang-kenangan atas kunjungan yang telah dilakukan. (humas yys)

IMG-20150831-WA0000

Tahfidz dan Ilmu Quran (LTIQ) As Syifa Al Khoeriyyah Subang mendapat kunjungan study banding dari Pesantren Tahfidz Quran FIRYAL Pengalengan, Jawa Barat. Kunjungan ini dipimpin oleh Ustadz Anwar Sanusi, selaku Mudir Yayasan Firyal dan didampingi oleh 4 orang Ustadz.

Kunjungan yang dilakukan pada Kamis (26/8/15) ini dimaksudkan untuk menggali informasi seputar sistem manajemen dan kurikulum pembelajaran di LTIQ As Syifa. Ustadz H. Sudiman, menerima langsung rombongan dari Firyal, didampingi oleh Ustadz Sofyan Puji Pranata, Al Hafidz., selaku Mudir LTIQ dan Ustadz. H. Budi Mulia dari Sekretariat Yayasan.

Diskusi berjalan dengan Lembaga sangat akrab dan kekeluargaan dan diakhiri dengan ramah tamah.  (humas yys)