(Kabag Humas memberikan sambutan pembuka)

Kamis pagi (17/7/2019) As-Syifa kembali mendapat kunjungan studi banding. Kali ini, tamu yang datang adalah Yayasan Insan Mulia Pringsewu, Lampung. Kedatangan rombongan ini disambut oleh Bendahara Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, H. Ata Suparta, didampingi sejumlah kabag yakni Kabag Humas Asep Iman Nugraha, Kabag serta Wakabag Investasi Teguh M. Firdaus beserta Alwin Nasai, dan kepala unit usaha yayasan.

Ketua yayasan Insan Mulia, Ust. Heru Novendi menyatakan, kunjungan ini dalam rangka peningkatan mutu di Insan Mulia Boarding School (IMBOS) Pringsewu – Lampung. Bertempat di Ruang Bagian Investasi, pihaknya menyampaikan kedatangannya ke As-Syifa untuk melakukan perbandingan manajemen perekonomian dan unit usaha As-Syifa.

(Observasi ke Syifa Mart)

(Observasi ke TB As-Syifa)

(Observasi ke Konveksi As-Syifa)

(Ketua Yayasan Insan Mulia (kiri) dan Kabag Investasi As-Syifa (kanan) saling bertukar cinderamata)

Diakhir pertemuan kedua institusi bertukar cinderamata dan berfoto bersama, serta observasi ke unit-unit usaha Yayasan As-Syifa.

Rabu (17/7/2019) dini hari, telah terjadi gerhana bulan parsial atau gerhana bulan sebagian. Dilansir dari detiknews, fenomena ini bahkan bisa dilihat langsung mulai pukul 03.01 WIB hingga pukul 05.59 WIB, dengan fase berikut:

penumbra (bayangan kabur) 01:43 WIB
Gerhana bulan parsial (gerhana sebagian) 03:01 WIB
Gerhana bulan puncak 04:30 WIB
Gerhana bulan parsial akhir 05:59 WIB.

(Foto kolase gerhana bulan sebagian dari fase awal (kiri), puncak gerhana sebagian (kedua kanan) dan fase akhir (kanan) yang terpantau dari Denpasar, Bali, Rabu (17/7/2019). Gerhana bulan sebagian dapat terlihat dari seluruh wilayah Indonesia menjelang bulan terbenam. – Foto diambil dari laman Kompas.com)

Oleh karena itu, di sepertiga malam tadi, seluruh warga di lingkup kompleks As-Syifa Boarding School, melaksanakan sholat khusuf. Seperti sabda Rasulullah Shallallahu’alayhi wasallaam:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا، فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu wata’ala. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah hingga selesai fenomena itu.” (HR. Bukhari no. 1043, Muslim no. 915)

(pelaksanaan sholat khusuf di area asrama putri)

Sholat khusuf ini dilaksanakan mulai pukul 03.30 hingga 04.30 di sejumlah lokasi, yakni:
Pelaksanaan Sholat Khusuf di Kompleks As-Syifa Jalancagak:

  • Masjid As-Suwaydi, dengan ust. Isep Nurzaman sebagai Imam dan Ust. Abdullah Muadz sebagai khotib
  • Masjid An-Nur kompleks asrama putra, dengan Ust. Muhammad Najib Shibghatullah sebagai Imam dan K.H. Ahmad Luthfi Syahroni sebagai Khotib
  • Masjid Umar bin Khatab kompleks asrama putra, dengan ust. M. Samsul Fuad sebagai Imam dan Ust. Abdul Maksum sebagai Khotib.
  • Sedangkan khusus akhwat, dilaksanakan di Lapang asrama SMPIT Putri, dengan ust. Dadan Dani Somarna sebagai Imam dan K.H. Ahmad Patoni sebagai Khotib.

Sementara pelaksanaan Sholat Khusuf di Kompleks As-Syifa Wanareja yakni:

  • Masjid LTIQ Umm Abeeriah, dengan Ust. Umar Hamzah sebagai Imam Sholat, serta Ust. Agus Supriatna sebagai Khotib.
  • Masjid An-Najah kompleks asrama SMAIT Putra, dengan Ust. Syukron Makmun sebagai Imam dan Ust. Soleh Aziz sebagai Khotib
  • Masjid Fatimah kompleks asrama SMAIT Putri, dengan Ust. Marhuum Mursyaddad sebagai Imam sekaligus Khotib.
  • Masjid Kholid bin Walid kompleks asrama SMPIT Putra, dengan Ust. Dedin sebagai Imam dan Ust. Ahmad Rifa’I sebagai Khotib
  • Masjid kompleks asrama SMPIT Putri, dengan Ust. Taupik Hidayat sebagai Imam dan Ust. Ari Hasan sebagai Khotib.

(Ust. Taupik saat menyampaikan khutbah)

(Ust. Marhuum Al-Hafidz saat menjadi imam dalam pelaksanaan shalat khusuf)

Makna kita bergegas melakukan shalat saat terjadi gerhana, adalah sebagai bentuk ketaatan dan tunduk kita kepada Allah Subhanahuwata’ala. Selalu menyadarkan kita akan kuasa Allah yang telah mengatur segala sesuatu, termasuk system tata surya. Seperti dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari, “Jika kalian melihat kedua gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan shalat.” 

Sabtu pagi (13/7/2019) Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah mendapat kunjungan dari Nurul Fikri Boarding School Anyer, Serang, Propinsi Banten.  Selain bersilaturrahim dengan As-Syifa, kunjungan lembaga ini sekaligus menjadi kesempatan study banding pihak Nurul Fikri terkait pengembangan penyajian makanan di dapur umum As-Syifa. Pihak Nurul Fikri menyampaikan, study banding ini dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas penyajian makanan di NF.

 

Dalam kesempatan ini, Kepala Dapur Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Mika Sudarmo menjelaskan teknik memasak nasi dengan menggunakan media Rice steamer ala As-Syifa. Seperti diketahui, rice steamer merupakan alat untuk menanak nasi dalam skala lebih besar dari pada alat manual (langseng-red). Dengan menggunakan rice steamer ini, jumlah beras yang dimasak bisa lebih banyak dengan penggunaan waktu yang lebih efisien. Hal ini dirasa sangat cocok untuk diterapkan di lembaga pendidikan khususnya yang berbasis Boarding School yang mengedepankan pelayanan pendidikan yang berkualitas. “Sehingga bisa lebih maksimal dalam pelayanan di asrama serta pegawai” kata ust. Riyadi Nurrohman, Kabid Umum SMP & SMA Islam Nurul Fikri Boarding School.

Sabtu (13/7/2019) Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Program Pengabdian Kepada Masyarakat dari Departemen Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI. Program tersebut berupa Training bagi guru bahasa Arab dan Dai As-Syifa, yang dilaksanakan dalam dua sesi dan tema yang berbeda. Sesi pertama yakni “Pelatihan dan Workshop Penyusunan Evaluasi Berbasis HOTS (High Order Thinking Skill)” untuk guru bahasa Arab. Sementara sesi berikutnya bertema “Upaya Mencegah Paham Radikal dan Intoleransi melalui Workshop Penerjemahan bagi Para Da’i”.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri yang merupakan dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), diantaranya : Dr. H. Mad Ali, M.A, Dr. H. Wagino Hamdani, M.Pd, Dr. H. Zaka Alfarisi, M.Hum, H. Asep Sopian, M.Ag serta ketua MGMP Bahasa Arab Jawa Barat Dra. Maspalah, M.Pd.

Ada tiga puluh orang peserta yang hadir mengikuti training tersebut, terdiri dari para guru di kampus As-Syifa Boarding School dan beberapa Sekolah Islam Terpadu di Subang, bahkan sebagian besar peserta merupakan alumnus dari Departemen Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI. Ketua pelaksana kegiatan Feri Rustandi, S.Pd, M.M, menuturkan, “Kami sangat merasa terhormat dan bersyukur FPBS UPI mengadakan program pengabdian pada masyarakat di As-Syifa, karena disamping ini bisa meningkatkan kompetensi dan skill guru-guru bahasa Arab. Di sisi lain, kerjasama As-Syifa dengan UPI bisa menguatkan lebih lanjut lagi dalam bidang lainnya.”


Dalam sambutannya mewakili pihak UPI, Dr. H. Mad Ali, M.A, pihaknya merasa senang dapat kerjasama dengan As-Syifa, “Karena sebenarnya sudah cukup lama direncanakan, namun qodarullah baru kali ini bisa terlaksana. Program ini bagian dari peran Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian) jadi para dosen harus menunaikan tugas mulia tersebut” Ungkapnya.

Mengawali bulan Juli, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah melalui Unit Investasi merilis produk baru, Syifa Water. Usai apel pagi (Senin, 8/7/2019), produk berupa air mineral ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air minum khususnya warga di lingkup As-Syifa.

Dengan diluncurkannya produk baru ini memberikan optimisme, selain produk unggulan susu murni Syifamilk, bahwa air mineral Syifa Water lebih terjamin kualitasnya dan mampu mengembangkan usaha Yayasan. “Tanah yang kita pijak ini kita yakini insyaa Allah, Allah limpahkan berkah-Nya untuk kita semua. Dibawahnya mengalir mata air. Maka kita berpikir, kenapa tidak kita ambil manfaatnya untuk kita konsumsi. Mari kita jadikan produk asli kita ini sebagai air konsumsi favorit untuk menemani aktivitas kita.” Ungkap Alwin Nasai, S.Ud, Wakil Kepala Bagian Investasi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah.

(Serah terima SK Wakabag Investasi kepada Alwin Nasai)

(Serah terima SK Ketua Pelaksana PMB As-Syifa Boarding School TA. 2020/2021 kepada Heri Sugianto)

(Serah terima SK Plt. Kabag HRD kepada Sri Susanti)

Dalam moment ini, ia juga menghimbau kepada seluruh peserta apel khususnya, dan seluruh warga As-Syifa tentunya untuk sama-sama menyukseskan segala bentuk usaha yayasan, seperti belanja pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang tersedia di Syifa Mart. “Dari kita, oleh kita dan untuk kita. Sehingga kita bisa sama-sama kuatkan pondasi usaha Yayasan ini agar lebih kuat dan mandiri.”

Dalam kesempatan ini diumumkan pula beberapa SDM yang mendapatkan amanah baru ataupun amanah tambahan, diantaranya : Ketua Pelaksana PMB As-Syifa Boarding School TA. 2020/2021 diemban oleh Heri Sugianto, M. Pd, Plt. Kabag HRD oleh Sri Susanti, serta dua rotasi posisi yakni Kepala Bagian Investasi oleh Teguh M. Firdaus, Lc dan Wakil Kepala Bagian Investasi oleh Alwin Nasai, S. Ud.

Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Rabu (26/6/2019) pagi menerima kunjungan tamu study banding perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, di Kampus As-Syifa Boarding School Jalancagak. Kali ini rombongan tamu adalah SMPIT Khoiru Ummah dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang disambut oleh Ketua I Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Ustadz H. Sudiman, S.Pd, Kepala SMPIT As-Syifa Boarding School, Farhan Muhammad, L.c, Kabag Pengembangan Kurikulum Feri Rustandi, S.Pd, M.Pd, Kabag Humas Asep Iman Nugraha, A.Md serta Kepala Asrama SMPIT Putra, Ahmad Lutfi.

Ada sejumlah hal yang dipaparkan oleh pihak As-Syifa dalam agenda kunjungan ini, diantaranya perkenalan kampus, program pendidikan khususnya program unggulan Tahfidz dan keasramaan hingga manajemen perekrutan pegawai dan tenaga pengajar. Pihak SMPIT Khoiru Ummah menyatakan, diharapkan ada point plus dan inspirasi yang bisa diambil dari beragam penerapan system dan manajemen di lingkup As-Syifa, yang bisa diadopsi dan diterapkan oleh pihaknya guna pengembangan kualitas kampus SMPIT Khoiru Ummah Bengkulu di masa mendatang.

Di sesi akhir kunjungan, SMPIT Khoiru Ummah dan As-Syifa saling memberikan cinderamata, dan berkeliling area kampus As-Syifa Boarding School Jalancagak, Subang.

Hari pertama “berkantor” pasca masa libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Jajaran pengurus dan pegawai Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah melaksanakan Apel Akbar sekaligus Halal bi Halal di halaman Gedung SMAIT As-Syifa Boarding School Jalancagak dan Gedung SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, Senin 24 Juni 2019.

Berlaku sebagai pembina apel, Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, K.H. Abdullah Muadz, M.Sc. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa selama Bulan Ramadhan hingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri harus dijadikan moment evaluasi diri bagi seluruh warga As-Syifa khususnya para pegawai. “Ada satu kata kunci yang harus menjadi acuan perubahan, yakni seperti yang disebutkan dalam Qur’an Surat Al-Baqoroh ayat 183, yakni agar menjadikan kita orang yang bertakwa” Katanya.

Ia menambahkan ada tiga point utama yang menjadi penggambar kata kunci tersebut dan harus dimiliki, yakni Perubahan, Perbaikan dan Peningkatan. Tiga point tersebut merupakan bentuk pembeda kualitas diri yang lebih baik dari tahun lalu, baik secara vertical yakni perubahan ibadah yang lebih baik, maupun secara horizontal yang lebih baik dalam bermuamalah. Inilah hal yang harus menjadi spirit untuk mencapai nilai Ketaqwaan dengan merealisasikan tiga point utama tadi dalam sebelas bulan kedepan dan waktu-waktu yang akan datang.

Dalam kegiatan ini juga, bagian HRD Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam hal ini Abdurrahin Casim selaku kepala HRD, sekaligus memberikan apresiasi atas pertasi kinerja terbaik bagi pegawai Yaysan As-Syifa Al-Khoeriyyah dengan kategori Gabungan Unit Terbaik Semester I (satu) Tahun 2019 yang diraih oleh Unit SMP dan SMA Boarding School Wanareja, serta dua unit terbaik lainnya yakni Bagian Keuangan dan Unit As-Syifa Peduli.

HRD juga memperkenalkan ratusan pegawai baru yang berhasil lolos melalui tahapan seleksi Penerimaan Pegawai dan Guru Baru (PPGB) tahun 2019 yang dilaksanakan sejak bulan Februari hingga Mei lalu.

Di Bulan Ramadhan 1440 Hijriyah ini menjadi sejarah lahirnya generasi baru dari kampus peradaban, As-Syifa Boarding School, Subang. Wisudawan Putra angkatan ke-VII (Foresight) dan Putri angkatan ke-VIII (Endeavor) SMAIT As-Syifa telah sukses dilaksanakan pada Sabtu (11/5/2019) dan Ahad (12/5/2019) akhir pekan lalu.

Wisudawan periode 2018/2019 ini berjumlah 259, terdiri dari 127 putra dan 132 putri. Diantara ratusan wisudawan ini terdapat sederet nama yang telah menyumbangkan prestasi selama di sekolahnya, baik di bidang akademik dan non-akademik. Bahkan hingga akhir, mereka masih berjuang mencapai prestasi terbaiknya, diantaranya ada 22 orang hafidz dan hafidzoh. Kemudian ada sejumlah lainnya meraih nilai Ujian Nasional (UN) Sempurna dengan nilai 100, diantaranya 2 orang di mata pelajaran Bahasa Indonesia, 3 orang di mata pelajaran Biologi dan 1 orang di mata pelajaran Fisika.

Ustadz Dwi Widjayanto selaku Wks. Kurikulum SMAIT As-Syifa Boarding School menjelaskan, dengan digelarnya wisuda angkatan ke tujuh dan delapan ini, berarti As-Syifa telah mencetak lebih dari 2000 orang generasi penerus yang telah berkiprah di dunia kerja dalam berbagai bidang, maupun yang meneruskan jenjang pendidikannya di Perguruan Tinggi Favorit di dalam dan luar negeri.

Ketua Umum Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, K.H. Abdullah Muadz menyatakan, ini merupakan pembuktian bahwa generasi baru yang terlahir dari Assyifa merupakan generasi yang mampu berdikari dan berkarakter dan harapan masa depan ummat di masa yang akan datang, ada pada generasi penoreh peradaban ini.

Kampus peradaban SMPIT As-Syifa Boarding School, Subang sukses menggelar Wisuda Angkatan IX dan XI pada hari Sabtu (18/5/2019) bagi wisudawan Putra, dan hari Ahad (19/5/2019) bagi wisudawan Putri, di Gelanggang Olahraga Kampus As-Syifa Boarding School Jalancagak, Subang. Sejumlah tamu undangan dari unsur Muspida, Muspika, Pembina dan Pengawas serta Jajaran Pengurus Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, sejumlah perusahaan dari mitra As-Syifa, turut hadir menyaksikan acara ini.


Bertema “Menyambut Kebangkitan Islam dengan Ilmu, Iman dan Amal”, Kepala Sekolah SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak, Ust. Farhan Muhammad, L.c, memaknainya dengan sebuah penjelasan bahwa wisuda Ghuroba dan Galaxy –julukan angkatan- ini merupakan pembuktian dari lahirnya generasi penerus yang banyak memberi prestasi baik akademik maupun non-akademik. Proses pencapaian berbagai prestasi ini tentu tidak mudah, mengingat pendidikan berbasis boarding memiliki segudang jadwal yang cukup menyita waktu mereka saat masih duduk di bangku sekolah yang menuntut kegigihan dan ketekunan ekstra.

Sebagai wujud apresiasi, As-Syifa memberikan berbagai reward yang dipersembahkan melalui As-Syifa Awards dengan sejumlah kategori, diantaranya reward Umroh bagi siswi atas nama Faizha Shifa Medina.Putri daerah yang berasal dari Jalan Raya Cipeundeuy RT 18 RW 06 Desa/Kec. Cipeundeuy Kabupaten Subang, Jawa Barat ini telah banyak menyumbang sederet prestasi akademik bagi sekolah serta berhasil meraih prestasi tahfidz dengan capaian tertinggi 30 Juz.

Menurut para guru dan teman-temannya, Faizha patut mendapat prestasi dan apresiasi tersebut. Sebab ia dinilai sebagai pribadi yang rajin, pintar, sederhana dan ramah, yang tentu mencerminkan nilai-nilai keteladanan. Ada pula Fakih Aufa Wibowo, wisudawan putra asal Bekasi yang juga meraih capaian Tahfidz 30 Juz.

Pihak As-Syifa berpesan agar para wisudawan senantiasa mengamalkan ilmu dan prestasi yang telah didapat serta menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat. Proses dalam mencapai prestasi ini tujuan utamanya bukanlah capaian juara, tapi justru dakwah dimanapun mereka berada pembuktian bahwa didikan selama di Assyifa dapat diimplementasikan saat mereka menjadi duta prestasi di luar sana. Barakallah.

Selama bulan suci ramadhan ini, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah melalui bidang Dakwah dan Sosial menggelar serangkaian kegiatan Ansyithah Ramadhan 1440 Hijriyah. Selain kegiatan bina iman dan ketaqwaan khususnya warga di lingkup As-Syifa, ada pula sejumlah kegiatan lain di bidang dakwah yang melibatkan warga diluar As-Syifa sebagai peserta, seperti Pesantren Ummahat yang baru dilaksanakan pada Jumat pagi tadi di Aula Yusuf As-Syifa Boarding School Jalancagak.

Pesantren ummahat adalah salah satu kegiatan dakwah yang dikemas dengan bentuk seminar dan pelatihan, serta pesertanya diperuntukkan bagi kaum hawa khususnya ibu rumah tangga. Sesuai tema yang diangkat, yakni Menjadi Ummahat yang Solutif dan Produktif, melalui kegiatan yang rutin digelar tiap tahunnya khusus di bulan Ramadhan ini, ratusan peserta dari sejumlah majelis ta’lim se-Subang Selatan ini diajak untuk mengoptimalkan kemampuan dan kesempatan yang ada disamping tanggung jawabnya sebagai Ibu Rumah Tangga, atau sekadar menjadi bekal persiapan bagi para akhwat singlelillah yang akan menjadi seorang ummahat. Hingga tujuannya, menjadikan para kaum hawa lebih produktif sesuai syariat Islam dan menjadikan keberadaannya sebagai pendukung kesejahteraan keluarga.

Dengan dihadiri sejumlah muspika Jalancagak dan dibuka langsung oleh Ketua II Bidang Dakwah dan Sosial Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Ustadz Lalu Agus Pujiarta, Pesantren Ummahat hari pertama ini alhamdulillah lancar digelar. Dengan mengambil judul Kunci Pembuka Pintu Rezeki yang disampaikan oleh Ustadz Darlis Fajar, ratusan peserta yang hadir nampak antusias menyimak materi, terlihat dari aktifnya peserta dalam sesi tanya jawab.

Sebagai informasi, Pesantren Ummahat ke-XV ini masih akan digelar 2 hari kedepan di lokasi yang sama dan terbuka untuk umum, yakni hari Sabtu 11 Mei 2019 besok, mulai pukul 07.00 s.d 12.00, dan Ahad 12 Mei 2019 mulai pukul 13.00 s.d Selesai dengan agenda materi dari beragam pembicara, pelatihan keterampilan hingga ifthar jama’i. Acara juga dimeriahkan dengan beragam hiburan seperti penampilan Tari Saman dari Siswi SMAIT As-Syifa Boarding School serta pembagian puluhan doorprizes.