Strategis! Bahkan sangat strategis. sebagai yayasan yang terus tumbuh besar di Indonesia, As-Syifa Al-Khoeriyyah aktif melahirkan ide-ide terbarunya. Tanam Ide (kaizen), itulah nama programnya,yang diluncurkan hari ini Senin, 21 September 2020, dan berlaku bagi semua pegawai di lingkungan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah.

Program Tanam Ide As-Syifa dimaksudkan sebagai upaya melakukan perbaikan, pengembangan dan peningkatan kualitas semua lini di Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Selain itu, program tersebut juga merupakan cara manajemen Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah mewujudkan Visi Misi Yayasan.

Menjadi Lembaga Terdepan Tingkat Nasional dalam Membangun, Membina dan Melayani Masyarakat melalui Pendidikan, Dakwah dan Sosial pada Tahun 2025 merupakan visi As-Syifa. Menjadi lembaga terdepan tingkat nasional dimaknai sebagai pelopor dan innovator model pendidikan, dakwah dan sosial di Indonesia.Kepeloporan dan keinovatoran di Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah diwujudkan dalam bentuk Program Tanam Ide. Program tersebut akan diikuti oleh lebih dari 1000 pegawai setiap bulannya. Dahsyat! Keberhasilan program Tanam Ide akan tampak nyata, akan ada 1000 lebih ide baru setiap bulannya, akan ada 1000 cara baru meningkatkan kualitas yayasan.

Launching Program Kaizen (Tanam Ide)

Program Tanam Ide As-Syifa dikelola oleh Komite Manajemen Kualitas Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah. Komite Manajemen Kualitas As-Syifa diisi oleh pegawai-pegawai muda milenial yang fresh, kreatif, inovatif dan visioner. Setiap ide yang masuk Komite Manajemen akan diverifikasi dan dinilai dengan melibatkan unsur terkait, agar setiap ide yang diterapkan membuahkan hasil yang berdampak secara nasional.

“Menjadi terdepan tingkat nasional merupakan kenisyaan bagi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, implementasi visi dan kontribusi seluruh stakeholder adalah kunci, perubahan lahir dari ide/ gagasan untuk menjadi lebih baik” demikian disampaikan Abdurahim Casim, Sekretaris Yayasan pada launching program Tanam Ide As-Syifa.