ANAK KEEMPAT – VISUAL PODCAST
Oleh Mang Salman

Namanya pak Ahmad, CEO Perusahaan otomotif terkenal di Jakarta

Beliau orang yang sangat kaya dan baik hati

Tiga dari 4 anaknya masuk ke sekolah SMP dan SMA favorit di kotanya.

Peristiwa ini menjadi moment paling membahagiakan beliau saat itu

Pak ahmad sangat bangga,

Istrinya begitu bahagia

Semua karyawan dan anak buahnya juga turut senang akan keberhasilan putra putrinya itu

Setahun lalu, sebelum meeting beliau pamerkan ketiga anaknya dihadapan seluruh karyawan dan anak buahnya

Beliau memberikan hadiah istimewa untuk ketiganya,

Gadget dan mobil mewah keluaran terbaru, plus jalan jalan ke singapura selama satu minggu.

Bahkan semua karyawannya mendapatkan tambahan tunjangan selama 3 bulan lebih.

Begitulah pak ahmad, kedermawananya menghantarkan kesuksesan untuk anak anak dan semua karyawannya.

10 tahun berlalu, kini pak ahmad tak lagi sesukses dulu, kondisinya memburuk, sakit yang dideritanya membuatnya harus menjalani sisa hidupnya di kursi roda, perusahaan yang dibangunnya, hancur oleh para karyawan yang dulu dibesarkan olehnya.

Nasibnya semakin memilukan, ketiga anaknya yang dulu dia banggakan pergi meninggalkannya, istri yang setia menemaninya, telah meninggal karena sakit jantung yang diderita.

Tak ada sanak, tak ada saudara tak ada keluarga,

Kini, hanya anak ke empat lah yang menemaninya saat ini.

Namanya Ali

Yah, Nyaris beliau lupa bahwa selama ini dia memiliki empat orang anak.

Anak yang terakhir inilah yang di sisa usianya kini menemani dan merawatnya.

Anak yang dulu dia acuhkan karena tak sepintar kakak kakaknya.

Anak yang dulu ditelantarkan karena tak secerdas saudara saudaranya.

Anak yang akhirnya harus dia sembunyikan setiap kali klien atau partner bisnis mengunjungi rumahnya.

Ali memang tak sepintar dan secerdas kakak kakanya,

Tapi satu hal yang pasti,

Dia sangat penurut

Tak ingat kapan pak ahmad membersamai anak keempatnya ini.

Saat itu, Hidupnya terlalu silau dengan kegemilangan yang diraih oleh ketiga putra pertamanya.

Seingatnya, saat lulus sekolah dasar, pak ahmad minta agar istrinya membawa anak keempatnya pergi meninggalkanya.

Kini, disaat istri dan ketiga putra kebanggaanya justru meninggalkan dirinya.

Ali hadir ! membersamainya setiap saat,

semua kebutuhan Pak Ahmad diurus oleh anak bungsunya saat ini, mulai dari bangun tidur, makan, mandi, sampai buang air.

Ali melakukan semua itu dengan telaten dan penuh kesabaran

Tak pernah sedikitpun terdengar keluhan keluar dari mulutnya

Ali memperlakukan ayahnya dengan lembut dan hati hati.

Biasanya setelah urusan ayahnya selesai, dia akan isi waktu luangnya dengan ibadah sholat.

Saat sholat itulah, pak ahmad sering memandangi putra bungsunya dengan tatapan nanar,

Diamatinya putra terakhirnya dengan mata yang berkaca kaca,

Diseksamainya anak yang selama ini dia sia siakan dengan penuh kemasygulan.

Ada perasaan bangga sekaligus sesal,

Bangga karena dari keempat anaknya dia memiliki satu anak yang berbakti kepadanya.

Sesal, karena justru anak inilah yang selama ini dia sia siakan.

Wajah yang selama ini luput dari pandangan dirinya kini menjelma menjadi pemuda yang sholeh dan baik hati

Wajah yang selama ini dicampakanya kini menjadi orang yang paling peduli.

Tetesan air mata mulai mengalir membasahi pipi pak ahmad.

Dipanggilnya anak bungsunya, pelan namun pasti.

Ali mendekat dengan senyum melekat dibibirnya.

Diambil tangan ayahnya yang renta, lalu dicium dengan penuh rasa hormat.

Pak Ahmad tak mampu menahan haru, kini hanya Ali satu satunya orang yang dia miliki.

Kedua tanganya menggenggam erat jari jemari yang selama ini dia sia siakan,

Air matanya semakin tumpah,

Kini dia tahu, bahwa waktunya telah tiba,

Namun, tetiba muncul sebuah Tanya yang hinggap di kepalanya,

pertanyaan yang seharusnya tak muncul jika selama ini dia membersamainya

pertanyaan yang menjadi alasan keberadaan anaknya saat ini.

Tanya inilah yang menjadi sebab sesal dirinya karena sudah menyia nyiakan anak keempatnya selama in
Penasaran kisah lengkapnya, mari sahabat simak visual lengkap podcast anak keempat Pada video ini.

Selamat menyaksikan sahabat, semoga menjadi pengingat bagi diri kita semua. :)
#anakkeempat #pesantren #boardingschool #assyifa #elshifatv

FOLLOW SOSIAL MEDIA ELSHIFA.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU!

Facebook: https://www.facebook.com/elshifa.tv
Instagram: https://www.instagram.com/elshifatv
Telegram: https://telegram.me/elshifatv
Twitter : https://twitter.com/elshifatv

source