3 Peserta Memenangkan Paket Eduwisata Malaysia dan Thailand dalam Kompetisi ARIA 2018

0
62

Pada 29 dan 31 Desember 2018, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, melalui Bagian Peneltian dan Pengembangan (Litbang) menyelenggarakan kompetisi yang bertajuk As-Syifa Researchers and Inventors Awards 2018 (ARIA 2018). ARIA 2018 merupakan kompetisi antar keluarga besar Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, baik dari murid, guru, karyawan dan juga alumni, dalam bidang penelitian, penemuan, dan business plan.

Masih kompleksnya masalah sosial, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia secara umum, dan secara khusus dalam lingkungan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah sendiri, menjadi latar belakang utama diselenggarakannya ARIA 2018. “Harapannya, Kompetisi ARIA 2018 bisa menjadi salah satu ruang terbuka efektif bagi seluruh keluarga besar Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah dalam menyuarakan ide-ide kreatif untuk memajukan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah,” terang Teguh Adiwijaya, S.Pd.I., M.M, selaku Ketua Penyelenggara ARIA 2018.

Tahun 2018 menjadi tahun pertama diselenggarakannya ARIA. Dalam penyelenggaraan yang pertama ini, Kompetisi ARIA 2018 didukung oleh Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Investasi Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah.

Kompetisi ARIA 2018 mengangkat 3 jenis kompetisi, yakni: Penelitian, Penemuan, dan Business Plan, yang dibagi menjadi 5 sub-tema, yakni: Pekerjaan Sosial, Edukasi dan Rekreasi, Pertanian Terpadu, Go Green dan Teknologi Ramah Lingkungan, serta Kewirausahaan dan Industri Kreatif. Selanjutnya, para peserta dibebaskan memilih jenis dan sub-tema yang akan diangkat di dalam paper penelitian, penemuan, atau business plan mereka.

Setelah dilakukan proses seleksi, terpilihlah 8 karya (paper) dari 8 kelompok yang lolos ke dalam tahap presentasi dari total seluruh karya yang masuk. Mereka adalah:

  1. Syifa Timer, Solusi Hemat Listrik dengan Kendali Jarak Jauh dan Otomatis Perangkat Listrik oleh Enang Sumarna, S.Tr.Kom
  2. Rengginang Bite oleh Hasamuddin Alfaris
  3. Sistem Kelola Sampah di Kampus As-Syifa Wanareja: Green Delivery dan Pengelolaan Sampah Organik oleh Iman Salman, S.Si,
  4. Pembuatan Aplikasi Business Plan Berbasis Android, Windows Desktop dan Web oleh Masitoh Majid, S.Si
  5. The Implementation of Contextual Model Aided Multimedia to Enhance Student’s Concept and Scientific Literacy in The Fluid Material in Class XII SMA IPA oleh Heri Sugianto, S.Pd., M.Pd
  6. Deen (Bimbingan Al-quran Online) oleh Zaenab Nurandini dan Raudhah Nadzifah Luthfiyah
  7. Smart Card Payment (SMARTPAY) (Implementasi Transaksi Uang Saku di Kampus As-Syifa Boarding School Wanareja) oleh Dedi Rahman, S.E dan Jupriyanto, S.Kom
  8. Penanganan Culture Shock pada Santri Baru di SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja Subang oleh Rini Andriani, S.I.Kom dan Susan Susanti, S.Si

Salah satu peserta Kompetisi ARIA 2018 sedang melakukan presentasi hasil karyanya, (29/12/2018). alshifacharity.com/Litbang As-Syifa

Dewan juri dari Kompetisi ARIA 2018 ini terdiri dari, H. Sudiman, S.Pd selaku Ketua 1 Yayasan Bidang Pendidikan, Hj. Lulu Ludiawaty, S.Psi., M.M selaku Ketua 3 Yayasan Bidang Kerumahtanggaan, dan H. Kamsi, ST, M.T selaku Kepala Bagian IT.

Para dewan juri, (dari kiri) H. Sudiman, S.Pd, H.Kamsi, ST, M.T, dan Hj. Lulu Ludiawaty, S.Psi, M.M sedang menyimak presentasi hasil karya dari salah satu peserta ARIA 2018, (29/12/2019). alshifacharity.com/Litbang As-Syifa

Pengumuman Pemenang

Pada 3 Januari 2018, bertepatan dengan rangkaian acara As-Syifa Award 2018, pemenang kompetisi ARIA 2018 diumumkan. Setelah melewati sesi penilaian paper, presentasi dan penilaian dari para dewan juri, terpilihlah masing-masing 1 pemenang dari 3 jenis lomba.

Untuk jenis kompetisi penelitian, dimenangkan oleh Heri Sugianto, S.Pd., M.Pd yang mempresentasikan hasil penelitiannya tentang penerapan model kontekstual multimedia dalam meningkatkan pengusaan konsep dan literasi sains pada siswa IPA.

Enang Sumarna, S.Tr.Kom, yang merancang alat bernama Syifa Timer yang digadang sebagai solusi hemat listrik melalui otomatisasi perangkat listrik berhasil dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori penemuan. Terakhir, ada Husamuddin Alfaris, dengan rencana bisnisnya tentang Rengginang Bite, dengan diferensiasi produk dan visi membawa nilai budaya yang ingin menjadikan produk tradisional rasa milenial ini berhasil menjadi pemenang dalam jenis kompetisi business plan.

Para peserta dan pemenang, didampingi ketua penyelenggara kompetisi ARIA 2018 dan Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, berfoto bersama setelah penyerahan hadiah bertempat di GOR Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, (03/01/2019). alshifacharity.com/Humas As-Syifa

Masing-masing pemenang di tiap jenis kompetisi  berhak memperoleh sertifikat penghargaan, Paket Eduwisata ke Malaysia dan Thailand, dan ditambah uang pembinaan sebesar @Rp1.500.000. [Zulkarnain Akhyar Wicaksana, staff Litbang]

#ARIA2018

#As-SyifaResearchersandInventorsAwards2018

#BankSyariahMandiriKCPSubang

#yayasanas-syifaalhkhoeriyyahsubang

#eduwisatamalaysia&thailand

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*